HaiBunda

MOM'S LIFE

Cegah Diabetes Tipe 2 Lewat Gaya Hidup Keluarga

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Rabu, 21 Nov 2018 18:29 WIB
Cegah Diabetes Tipe 2, Lewat Gaya Hidup Keluarga/ Foto: shutterstock
Jakarta - Bunda, pasti sudah nggak asing kan mendengar diabetes? Penyakit yang satu ini dianggap sebagai sillent killer, yang banyak merenggut nyawa manusia.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Depok, dr Noerzaanti Lies Karmawati M.Kes, diabetes terjadi karena tingginya kadar gula yang mengganggu metabolisme tubuh. Sehingga produksi hormon insulin sel beta di kelenjar pankreas terhambat, atau sama sekali tak ada.

"Pada diabetes tipe 2, orang tersebut punya insulin tapi reseptor selnya nggak berfungsi dengan baik. Akibatnya gula darah menumpuk di dalam pembuluh darah," kata dr Noerzaanti di Seminar 'Hari Diabetes Sedunia 2018, di Fakultas Ilmu Kesehatan UPN 'Veteran', Jakarta, Rabu (21/11/2018).


Diungkap dr Noerzaanti, diabetes yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah diabetes melitus tipe 2. Menurut laporan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka diabetes melitus di Indonesia tergolong tinggi. Hampir di semua semua provinsi, kecuali Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan diabetes melitus. Tercatat dari 6,9 persen meningkat jadi 8,5 persen dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia.
Cegah Diabetes Tipe 2, Lewat Gaya Hidup Keluarga/ Foto: iStock


Nah, bertepatan dengan peringatan Hari Diabetes Sedunia 2018, sangat penting melakukan pencegahan diabetes. Kuncinya bisa dimulai dari keluarga nih, Bun. Sebab, keluarga merupakan lingkungan yang paling dekat dengan individu.

"Kalau dilihat anak-anak di usia muda banyak gaya hidupnya yang nggak bagus. Belum sekarang semua lebih instan, jadi aktivitas fisik berkurang," ujar dr Noerzaanti.

Di kesempatan yang sama, dr Agus Gozali, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian PTM, Dinkes Kota Depok mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terkena diabetes berasal dari kebiasaan buruk keluarga.

"Diet tidak sehat, kurang aktivitas fisik, merokok dan konsumsi alkohol adalah faktor risiko. Untuk itu, mari bersama-sama kita turunkan angka penyakit tidak menular seperti diabetes di tahun 2030 nanti," tutup dr Agus.

(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Bulan Lahir, Bukan Sekadar Kebetulan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

Parenting Nadhifa Fitrina

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Mom's Life Arina Yulistara

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Perkembangan Bayi 1-3 Bulan, Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK