mom-life

Curhat Vina Panduwinata Tinggalkan Kebiasaan Buruk Demi Kesehatan

Yuni Ayu Amida Senin, 04 Feb 2019 09:02 WIB
Curhat Vina Panduwinata Tinggalkan Kebiasaan Buruk Demi Kesehatan
Jakarta - Penyanyi senior Vina Panduwinata rupanya pernah jadi perokok aktif, selama lebih dari 40 tahun, Bun. Namun, perempuan yang kerap disapa Mama Ina ini sekarang sudah berhenti merokok, demi pola hidup sehat.

"Mama udah satu setengah tahun ini (berhenti merokok), itu inget banget dua hari sebelum ulang tahun, jadi itu 4 agustus Mama berhenti, berarti kan udah setahun setengah," ujar Mama Ina, dikutip dari Insertlive.


Penyanyi 59 tahun ini mengaku, salah satu alasan berhenti merokok adalah karena dia sudah mulai merasa alergi terhadap rokok. Ia juga merasa bertanggung jawab terhadap profesinya sebagai penyanyi.


"Jadi sebenarnya, Mama udah mulai alergi karena cukup lama kan, 40 tahun lebih Mama merokok, ternyata sudah bereaksi ke tubuh. Jadi, Mama harus stop dulu karena apapun yang terjadi, Mama harus jaga juga ini profesinya Mama ada hubungan di leher ya," tutur pelantun lagu Burung Camar ini.

Selain berhenti merokok, penyanyi kelahiran Bogor ini juga mengaku sudah mulai mengubah pola tidurnya. Meski demikian, bagi Mama Ina, pola hidup sehat adalah memerhatikan apa yang dikonsumsi. Tetapi, tidak usah terlalu takut karena kita pun mesti menikmati hidup.

"Selama masih dalam balancing kewajaran ya nggak masalah. Paling ya itu, sama pola tidur, itu juga salah satu. Dulu, Mama juga waktu itu tidur jam 5 jam 6 pagi, sekarang udah dirubah lagi. Sekarang bisa tidur lebih awal, paling jam 1 jam 2 pagi, atau jam 11 malam," jelas ibu satu anak ini.

Tidak hanya itu, untuk menjaga penampilannya tetap terlihat awet muda, Mama Ina mengaku selalu mengikuti tren make-up dan fashion terkini. Dan yang pasti, dia selalu berpikir positif.

"Kalau kita positif thinking, Insya Allah apa yang keluar dari kita pun akan positif juga," tutur Mama Ina.

Berbicara soal kebiasaan merokok seperti yang pernah Mama Ina lakukan, terutama bagi ibu hamil, dikutip dari Better Health, saat ibu hamil merokok, pasokan oksigen ke bayi yang belum lahir akan berkurang. Bahan kimia pada rokok termasuk karsinogen juga akan mengalir ke janin, Bun.


Efek merokok untuk bayi yang dikandung juga sangat membahayakan, di antaranya mengurangi suplai oksigen akibat masuknya karbon monoksida dan nikotin, serta terhambatnya perkembangan dan pertumbuhan calon bayi.

Selain itu, ada peningkatan risiko bibir sumbing pada calon bayi, menurunkan gerakan janin di rahim minimal satu jam setelah merokok, gangguan perkembangan dan kerja plasenta, serta perubahan pada otak dan paru-paru calon bayi. (yun)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi