moms-life

Produk Kecantikan yang Wajib Dihindari Selama Program Bayi Tabung

Rabu, 20 Mar 2019 07:02 WIB
Produk Kecantikan yang Wajib Dihindari Selama Program Bayi Tabung
Jakarta - Keberhasilan transfer embrio saat program bayi tabung menjadi hal yang patut disyukuri. Untuk menjaga janin tetap sehat hingga kelahiran tiba, Bunda harus melakukan beberapa hal nih. Termasuk menghindari kandungan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil.

Melansir Health Line, Bunda disarankan untuk menghindari produk kecantikan yang dibuat dengan bahan kimia mengandung endoktrin. Sebab, dapat menganggu kesehatan reproduksi dan perkembangan prenatal.

Dr. Eyvazzadeh merekomendasikan untuk mengganti produk kecantikan berbahan alami. Salah satu produk kecantikan yang tidak boleh dikenakan selama hamil bayi tabung adalah cat kuku, karena terindikasi kandungan formaldehida.



Bunda diharapkan untuk teliti melihat bahan-bahan pembuat kosmetik sebelum membeli. Hindari produk yang mengandung paraben, triclosan, dan benzophenone yang biasanya terdapat di kosmetik, pelembab, dan sabun mandi.

Jika Bunda terlalu banyak menggunakan produk kecantikan mengandung paraben dapat berdampak pada kesuburan. Saat hormon tidak seimbang, peluang untuk menciptakan sel telur dan sperma sehat jadi berkurang.

Bahkan, Bunda harus hati-hati pada material pakaian yang akan dipakai, furniture, elektronik dan tikar yoga yang mengandung brominated flame retardants. Selain itu, Bunda juga harus hati-hati mengonsumsi makanan kemasan karena bisa saja bungkusnya mengandung BPA dan fenol lainnya lho.

Produk Kecantikan yang wajib Dihindari Selama Program Bayi TabungSkincare saat hamil bayi tabung/ Foto: iStock

April Jasmine yang pernah dua kali menjalani bayi tabung mengatakan jika program IVF harus dilakukan dengan persiapan matang. Termasuk selektif dalam memilih produk kecantikan.

Istri Ustaz Solmed ini rela untuk tidak memakai kosmetik dan mencium aroma menyengat lainnya, hingga kehamilannya berusia tiga bulan. Hal itu dilakukan April agar program kehamilan bayi tabungnya tidak terganggu.

"Aturannya juga banyak, aturannya misal sampai usia kehamilan tiga bulan enggak boleh pakai lotion, nggak boleh pakai make up, nggak boleh mencium aroma-aroma yang menyengat. Temperatur badan harus normal, kadang minta bantuan asisten untuk mendampingi," kata April saat berbincang dengan HaiBunda, beberapa waktu lalu.

Mengutip Global IVF, Bunda harus mempertimbangkan sabun mandi yang digunakan. Sabun anti bakteri dapat menghalangi peluang untuk hamil, karena mengandung triclosan kimia yang berkaitan dengan endokrin. Sehingga dapat mengacaukan hormon. Zat kimia tersebut dapat mengganggu sistem reproduksi.

Paraben merupakan jenis pengawet yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Biasanya, terdapat pada sabun, sampo dan kondisioner. Para ahli menambahkan bahwa bahan-bahan yang terdapat dalam cat kuku mengandung campuran bahan kimia yang menyebabkan cacat lahir dan merusak kesuburan.

Begitu pula dengan nail remover yang banyak mengandung bahan kimia beracun seperti aseton, metil metakrilat, toluena, dan etil asetat. Dokter naturopati terkemuka Trevor Cates mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa paraben yang biasa terdapat dalam kosmetik bahkan dapat memicu pertumbuhan beberapa jenis sel kanker payudara.


"Apa yang kita kenakan di kulit kita harus sebersih apa yang kita makan. Tetapi bagi kebanyakan orang itu tidak benar. Bahkan dalam jumlah kecil, banyak bahan kimia yang ditemukan dalam kosmetik kita memiliki dampak kesehatan dan hormon luar biasa yang baru kita pahami konsekuensinya," ungkap Cates.

Semoga membantu ya!

Bunda tertarik untuk mengikuti program bayi tabung? Simak yuk, cerita April Jasmine dalam video di bawah ini saat hamil bayi tabung!

[Gambas:Video 20detik]

Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi