moms-life

5 Masalah Umum di Dapur dan Tips untuk Mengatasinya

Asri Ediyati Senin, 17 Jun 2019 11:01 WIB
5 Masalah Umum di Dapur dan Tips untuk Mengatasinya
Jakarta - Bagi Bunda yang suka masak, dapur serupa dengan ruang kerja. Kenyamanan dan kebersihannya perlu terjaga, apalagi untuk menyajikan makanan yang kelak masuk perut suami dan anak. Sayangnya dalam sehari-hari ada beberapa masalah yang bisa timbul di dapur.

Apa saja masalah umum yang terjadi di dapur? Berikut telah HaiBunda rangkum dari berbagai sumber, lima masalah umum di dapur dan tips untuk mengatasinya.


1. Kulkas berbau


Ini bisa disebabkan oleh makanan yang sudah busuk karena kontrol suhu yang kurang tepat. Untuk itu, jangan lupa sesuaikan suhu interior kulkas ke pengaturan optimal untuk mencegah penumpukan embun beku, pertumbuhan jamur, atau bau. Demikian dikutip dari Spruce.

Kemudian menurut peneliti Jennifer Quinlan, Ph.D, kulkas bisa menimbulkan bau tak sedap jika tidak dibersihkan dengan benar dan isi kulkas bisa menjadi sarang bakteri.

"Jika ini terjadi, pendinginan dalam kulkas bisa berkurang dan bakteri pun jadi tumbuh lebih cepat," tuturnya dikutip detikcom.

2. Wastafel dapur tersumbat

Dilansir Wisebread, Bunda bisa menggunakan beberapa metode. Dua metode efektif di antaranya, memakai kawat hanger, soda kue, dan cuka. Ambil gantungan kawat biasa dan luruskan. Lalu, tekuk salah satu ujung untuk membuat kait kecil. Masukkan dengan melewati penutup saluran dan bersihkan. Caranya ditarik ya, bukan didorong, Bun.

Selanjutnya soda kue dan cuka dapur. Campurkan 1/3 gelas soda kue dengan 1/3 gelas cuka. Tuang ke lubang dan biarkan selama satu jam atau bahkan semalam jika bisa. Siram dengan air panas.
5 Masalah Umum di Dapur dan Tips untuk MengatasinyaFoto: Istock

3. Dapur terlalu sempit

Kosongkan ruang di zona 'kerja' dengan memperluas atau menambahkan kabinet baru. Bunda bisa menggunakannya untuk menyimpan peralatan tambahan yang jarang digunakan. Pertimbangkan juga memanfaatkan ruang di bagian atas tembok dapur untuk memasang lemari.

4. Api kompor gas berwarna merah

Jika warna api sudah kemerahan berarti ada kotoran yang menyumbat aliran api di tungku. Sebaiknya Bunda segera mengeceknya. Demikian juga jika api sudah mulai mengecil, berarti ada aliran gas yang terhambat di dalamnya.

Untuk membersihkan tungku, lepaskan penutup besinya (jika ada), bersihkan dengan lap lembap hingga bersih. Bersihkan juga bagian cerukan tungku dan jika lapisan bergeriginya bisa dilepas, sikatlah perlahan agar bersih dari kotoran yang bisa menyumbat aliran api.
5 Masalah Umum di Dapur dan Tips untuk MengatasinyaIlustrasi kompor gas/ Foto: iStock

5. Adanya hama di rumah


Tikus, kecoa, dan cicak adalah penghuni dapur yang merugikan. Selain membawa kuman, seringkali membuat sampah di dapur berantakan (terutama tikus). Untuk mengatasinya, cara mudahnya adalah berikan pewangi ruangan anti tikus, serangga, dan cicak.

Selain itu, jaga kebersihan dapur dari sampah basah. Bila perlu, sampah basah seperti tulang, sisa potongan sayur, buah, langsung dibuang ke tempat sampah luar rumah. Terakhir, jangan lupa perhatikan jika ada lubang di sudut-sudut dapur. Segera sumbat atau perbaiki ya, Bun.

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi