Sign Up search


moms-life

Pesinetron Misca Mancung Kini Jualan Gelang Usai Tabungan Ludes Dipakai Ayah

Yuni Ayu Amida Sabtu, 15 Feb 2020 15:17 WIB
Pesinetron Misca Mancung Kini Jualan Gelang Usai Tabungan Ludes Dipakai Ayah Pesinetron Misca Mancung Kini Jualan Gelang Usai Tabungan Ludes Dipakai Ayah/ Foto: instagram
Jakarta - Bunda ingat Misca Mancung? Artis cilik yang terkenal melalui sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah sekarang hidupnya memprihatinkan.

Gadis yang kini berusia 11 tahun ini sudah jarang tampil di layar kaca, ia fokus sekolah. Namun, di sela-sela sekolah Misca menyambi berjualan gelang.


"Iya gelang anak-anak. Beli terus dijual lagi," ujar pemilik nama asli Misca Fortuna, dikutip dari detikcom.


Dari hasil berjualannya, Misca hanya mendapat untung sedikit. Yang kemudian hasil tersebut dibagi dua untuk ibunya.

"Tergantung hasilnya. Kalau Rp 10 ribu, Rp 5 ribu buat aku dan Rp 5 ribu buat mama," tutur gadis yang punya ciri khas rambut dikuncir ke atas ini.

Tak hanya itu, sepulang sekolah Misca juga kerap membantu ibunya bekerja di warteg.

"Mischa pulang sekolah ke warteg," kata ibu Misca Mancung, Jacky Susilowati.

Pesinetron Misca Mancung Kini Jualan Gelang Usai Tabungan Ludes Dipakai AyahPesinetron Misca Mancung Kini Jualan Gelang Usai Tabungan Ludes Dipakai Ayah/ Foto: Instagram Misca Mancung


Melansir dari tayangan YouTube Rumpi, kehidupan Misca berubah drastis sejak almarhum ayahnya memakai seluruh tabungan Misca untuk judi online. Dalam jangka dua bulan, uangnya sebesar Rp100 juta habis.

"Dipakai buat judi online, kalah pastinya soalnya uangnya habis. Dua bulan itu 100 juta, semua tabungannya Misca, habis semuanya," ujar Jacky.

Padahal uang tersebut Misca kumpulkan dari syuting sinetron, dari pagi sampai pagi lagi. Ia juga berencana memakai uang tersebut untuk memberangkatkan ibunya umroh serta untuk uang sekolahnya.

"Sedih, ya aku cuma minta ayah balikin uang aku. (Uang itu) buat berangkatin mama umroh sama buat sekolah aku," katanya.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang-orang yang tak memiliki pendapatan tetap ataupun mengalami banyak pemotongan gaji, kesehatannya bisa terganggu, Bunda.

"Secara keseluruhan, naik turunnya pendapatan dan kondisi sosial ekonomi yang tidak menguntungkan dapat meningkatkan paparan terhadap beberapa faktor risiko kesehatan otak yang buruk," kata Adina Zeki Al Hazzouri, seorang peneliti di Mailman School of Public Health di Columbia University di New York City, dikutip dari Reuters.

Bahkan, para orang dewasa yang mengalami hal ini bisa lebih berisiko kena penyakit kardiovaskular. Kata Zeki Al Hazzouri, depresi atau stres yang dirasakan, pada gilirannya bisa memengaruhi kesehatan kognitif yang buruk.


Simak juga manfaat anak main pasir laut dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi