sign up SIGN UP search


moms-life

7 Hal Penting dalam Membuat Taman Depan Rumah Minimalis

Yuni Ayu Amida Senin, 23 Nov 2020 04:02 WIB
3d render miniature garden, blacony concept. caption
Jakarta -

Taman depan rumah minimalis bisa menjadi ruang yang menarik perhatian. Sebab, taman adalah hal pertama yang biasanya dilihat sebelum rumah itu sendiri.

Hanya saja, kadang kita sering kesulitan untuk menata taman depan rumah minimalis dengan halaman sempit. Padahal sebenarnya, skala yang lebih kecil ini tidak berarti taman tersebut sulit dihias dengan bunga.

Daripada terlalu fokus untuk membuat taman kecil tampak lebih besar, lebih baik eksplor saja pesona unik taman tersebut.


"Taman harusnya menjadi ruang yang nyaman dan bisa digunakan untuk mencerminkan kebutuhan dan selera Anda," ujar Adam Frost, presenter Gardeners' World BBC TV yang juga pendiri konsultan desain taman internasional.

Nah, berikut ini 7 hal penting yang harus Bunda perhatikan saat membuat taman depan rumah minimalis, dikutip dari The Spruce.

1. Mulai dari hal kecil dan pribadi

Taman depan rumah minimalis meskipun kecil, adalah hal pertama yang biasanya orang perhatikan tentang rumah. Jadi cobalah buat sesederhana mungkin.

Taman ini membuat orang yang lewat memperhatikan dan tersenyum. Tidak harus taman depan rumah minimalis yang megah, namun berilah sentuhan agar terlihat menawan.

Misalnya, hadirkan bunga-bunga dengan semburan warna yang ceria. Manfaatkan dinding rumah untuk dihiasi tanaman merambat. Bisa juga hadirkan properti kecil yang bisa melengkapi kehangatan di taman.

2. Tentukan tujuan

Taman kecil pun dapat menggunakan sebagian besar elemen desain yang umum, seperti pada ruang yang lebih besar. Desain taman yang baik akan menciptakan titik fokus, tujuan bagi mata dan orang yang berjalan di taman.

Halaman polos dapat dibuat menarik meski tetap sederhana. Bunda bisa memilih beberapa tanaman yang bagus, yang warnanya menyatu satu sama lain.

Kita juga bisa memanfaatkan pemandangan yang dipinjam dari hutan yang bersebelahan dengan halaman, jika ada. Sekalipun tidak ada jalan setapak yang menuju ke hamparan bunga di taman, orang yang melihat masih akan tertarik dengan hamparan pemandangan tersebut.

3. Gabungkan taman dan rumah

Jika memiliki rumah minimalis kecil, Bunda mungkin berpikir bahwa tidak memiliki ruang untuk membuat taman. Padahal jendela di sisi atap rumah minimalis bisa jadi elemen arsitektur yang indah.

Taman kecil perlu memanfaatkan setiap fitur yang tersedia. Dalam hal ini, arsitektur rumah minimalis yang menarik.

Tanaman seperti mawar, clematis, dan lavender membantu menciptakan kesan itu. Pohon kecil dan lilac yang tumbuh luar rumah minimalis juga bisa berfungsi sebagai latar belakang batas taman kecil dan membuat ruang lebih intim.

4. Beri batas taman

Pada lahan yang relatif kecil, ruang rumput yang digunakan bisa terbatas. Jika ingin memiliki taman sekaligus ruang rumput sebagai tempat untuk bermain dan hiburan, maka bisa tempatkan area taman di sepanjang tepi properti, serta dekat dengan pondasi rumah minimalis.

Teknik tradisional ini sering digunakan untuk memaksimalkan ruang pekarangan. Melingkupi pekarangan dengan tanaman hias dapat menciptakan suasana seperti taman yang asri.

Teknik ini juga menciptakan daya tarik visual yang cukup besar. Secara total, lanskap yang dirancang sederhana ini jauh lebih menarik daripada kebanyakan properti skala kecil.

Simak juga soal tanaman hias dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi