HaiBunda

MOM'S LIFE

Siap-siap Tak Bisa Nonton Ikatan Cinta Lagi di TV Analog Bun, Ini Alasannya

Annisa Afani   |   HaiBunda

Rabu, 28 Jul 2021 13:10 WIB
Ilustrasi/ Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Demi mengikuti perkembangan teknologi, kini Indonesia mulai menggelar migrasi siaran televisi analog ke digital atau program Analog Switch Off (ASO), Bunda. Diketahui, rencananya program ini akan diselesaikan pada 2 November 2022 mendatang, lho.

Dengan demikian, Bunda tak bisa lagi menonton sinetron Ikatan Cinta di televisi analog. Perlu untuk Bunda pahami, program ini bukan berarti masyarakat diminta untuk mengganti televisi. Melainkan hanya perlu menambahkan set top box tv digital.

Bunda enggak perlu ragu dan khawatir, karena harga set top box tersebut dijual dengan harga terjangkau. Enggak hanya itu, Bunda juga bisa mendapatkannya di beberapa e-commerce dimulai dengan harga Rp200.000 per unit.


Tak sampai di sana, pemerintah juga akan membagikan set top box gratis bagi masyarakat miskin. Karena sejauh ini, masih terdapat sebanyak 44,6 juta pesawat TV analog yang masih bekerja di Indonesia.

Migrasi tv analog ke digital juga bukan berarti masyarakat harus berlangganan secara berbayar untuk menonton siaran televisi ya, Bunda. Masyarakat masih dapat menonton dengan gratis untuk menyaksikan siaran di beberapa stasiun televisi.

Sebagai informasi tambahan, ASO memiliki sejumlah keuntungan di masa depan. Misalnya, membuat masyarakat menerima siaran TV lebih bersih dan berkualitas lebih baik.

"Tentunya pertama masyarakat akan bisa menikmati siaran yang lebih bersih, canggih dan juga lebih berkualitas," kata Ahmad Ramli selaku Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, dikutip dari CNBC Indonesia pada Selasa (27/7/2021).

ASO juga memberikan keuntungan lain dari segi internet, Bunda. Setelah migrasi dilakukan, masyarakat Indonesia bisa merasakan internet cepat serta pemerataan.

Oleh sebab itu dalam program ini pemerintah melakukan dua hal, yakni migrasi analog ke digital secara paralel begitu juga pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ramli menyebut bahwa yang menjadi hambatan Indonesia belum merasakan internet cepat salah satunya adalah ketidakadaan frekuensi. Ini karena frekuensi yang digunakan sekarang untuk tv analog saja, dan itu pun menguras dengan amat boros.

"Karena frekuensinya dipakai dengan sangat boros oleh penyiaran analog, sehingga kalau penyiaran analog beralih ke digital akan dihemat sejumlah frekuensi yang kita namakan digital dividen. Dan itu bisa digunakan untuk kepentingan internet," papar Ramli.

Televisi analog ini akan dimatikan secara bertahap, Bunda. Simak jadwal lengkapnya sebagai berikut, ya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

(AFN/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Drama Korea Terbaru di Bulan Juni, Siap-siap Tisu Bun!

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK