sign up SIGN UP search


moms-life

Cerita Pria Purwokerto Koleksi Uang Jadul, Nilai Investasi Capai Rp400 Juta Bun

Tim HaiBunda   |   Haibunda Minggu, 31 Jul 2022 20:25 WIB
Usai antre untuk menukarkan uang, sejumlah warga memamerkan uang rupiah baru. caption
Jakarta -

Terkadang koin jadul tak sengaja ditemukan saat bebersih rumah. Mungkin itu peninggalan zaman kakek nenek masih muda. Bunda juga pernah tak sengaja menemukannya?

Jika menemukannya, jangan buru-buru dibuang, Bunda. Koin jadul alias kuno memang terlihat seperti recehan belaka. Tapi siapa sangka, semakin kuno, recehan ini Bunda bisa dapat cuan sampai ratusan juta Rupiah, lho.

Ada yang membuktikannya. Orang itu adalah Yohanes Dicky, masih berusia 23 tahun tapi punya hobi mengumpulkan uang kuno sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Ketertarikannya terhadap uang kuno berawal tatkala dirinya suka diberi 'angpao' dari keluarga dan koleganya.


Berbeda dari anak kecil yang lain yang biasanya selalu menghabiskan uangnya, Yohanes justru menyimpan sebagian uang yang sudah diperolehnya itu. Sampai sekarang uang itu menjadi bagian dari beberapa koleksinya, Bunda.

Dari semua seri rupiah yang pernah terbit, diakuinya ia sudah memiliki semua serinya. Maka tak heran, dari hobinya itu, investasi untuk mengumpulkan uang kunonya sudah mencapai ratusan juta Rupiah, lho.

"Investasinya mungkin sudah mencapai Rp300 juta sampai Rp400 juta, karena ngumpulinnya dari kecil," kata Yohanes, dikutip dari CNBC Indonesia.

Pria yang kini tinggal di Purwokerto ini mengaku, banyak mendapatkan uang kuno dari antar sesama teman komunitasnya. Atau biasanya, semasa ia pernah tinggal di Yogyakarta ia biasa mencari uang kuno di Pasar Klithikan Yogyakarta.

Berdasarkan pengalamannya, kata Yohanes, uang kuno yang paling banyak dicari di kalangan kolektor adalah uang Gulden zaman penjajahan Belanda. Antara seri tahun 1930-an hingga zaman sebelum Indonesia Merdeka atau di bawah tahun 1945.

Lalu, yang paling banyak dicari juga adalah Rupiah yang sengaja dicetak Bank Sentral saat hari-hari peringatan tertentu. Namun diakuinya, uang-uang peringatan khusus RI zaman dahulu sulit didapatkan.

"Yang paling banyak dicari biasanya dari Zaman Belanda, uang yang terbit pada Tahun 1930-an, uang dalam seri wayang itu benar-benar langka. Jepang juga cukup langka koinnya. Kalau Rupiah yang paling banyak dicari itu uang-uang peringatan," ungkap Yohanes.

Semakin langka barangnya, maka semakin mahal harganya. Per lembar atau koin uang yang langka barangnya, harganya bisa untuk membeli satu buah mobil Toyota atau Honda baru.

"Yang Belanda bisa beli mobil per lembarnya itu, yang seri Wayang. Sekarang masih di harga ratusan juta per lembarnya. Karena memang jarang yang punya, jarang yang keluarin atau bersedia dijual," kata Yohanes.

Ia menambakan, uang Rupiah kertas yang banyak dicari itu gambar Barong Bali yang ada di pecahan Rp10.000. Uang itu cukup susah dicari, harganya bisa jutaan hingga ratusan juta, namun tergantung kondisi.

Jangan salah, ada yang lebih mahal lagi yaitu seri hewan tahun 1970-an, itu pecahan Rp5.000 ada gambar banteng, harganya bisa Rp60 juta sampai Rp70 juta, Bunda.

Lalu, bagaimana uang-uang tahun 1990 seperti Rp500 gambar orangutan? TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!