sign up SIGN UP search

moms-life

Mulan Jameela Kritik Kompor Listrik Gratis, Tapi Wajan dan Pancinya Mahal

Tim HaiBunda   |   Haibunda Sabtu, 24 Sep 2022 11:24 WIB
Mulan Jameela caption
Jakarta -

Wacana konversi kompor LPG ke penggunaan kompor listrik banyak menuai kritik. Salah satunya dilontarkan Mulan Jameela yang kini duduk di komisi VII DPR RI, Bunda.

Menurut Mulan, kompor listrik belum tentu cocok digunakan masyarakat Indonesia kebanyakan. Sebab, masakan khas Indonesia biasanya memakan waktu lama untuk mengolahnya.

Tak hanya itu saja, penggunaan kompor listrik dinilai Mulan membutuhkan alat masak khusus. Permukaan yang datar membuat wajan berbentuk cekung kurang pas digunakan.


Apalagi jika ingin memasak dalam kapasitas banyak, tentu membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding jika menggunakan kompor gas biasa. Seperti misalnya memasak rendang atau ketupat yang diketahui membutuhkan tempat masak besar dengan durasi 4-7 jam.

"Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai anggota dewan dan sebagai emak-emak. Kami di rumah aja punya kompor listrik tetap tak bisa lepas dari yang gas, karena masakan Indonesia ya beda bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran gitu aja," ungkap Mulan dalam rapat kerja Komisi VII dengan Ditjen ILMATE Kemenperin, beberapa waktu lalu.

Mulan Jameela juga menyampaikan pertimbangan lainnya nih, Bunda. Termasuk mengenai peralatan masak yang harus ganti ketika kompor listrik mulai digunakan.

"Tadi disampaikan kompor induksi ini harganya aja Rp 1,5 juta. Oke gratis. Apakah sudah termasuk wajan dan panci? Apa tersedia dalam berbagai ukuran? Belum lagi masalahnya kan wajan dan pancinya mahal-mahal," ungkap Mulan.

Selain itu, Mulan Jameela juga menyoroti juga kualitas daya listrik rumahan. Bukan tanpa sebab, istri Ahmad Dhani itu menyebut bahwa berdasarkan pengalamannnya, kompor listrik miliknya rusak karena daya listrik yang naik-turun.

Diceritakan Mulan, kompor listrik yang ada di rumahnya yang di Cisarua tidak terpakai aliran listrik tidak kuat. Akibat daya listrik yang tak stabil, membuat kompor listrik di rumahnya malah rusak ketika coba digunakan, Bunda.

"Jadi saya juga ada pengalaman ini saya punya rumah di Cisarua. Saya punya kompor listrik di sana, karena listrik nggak stabil kayak di kota itu kompornya rusak. Padahal, nggak diapa-apain cuma karena listrik nggak stabil," cerita Mulan.

Lebih jauh, Mulan juga menyinggung soal tagihan listrik yang nantinya akan dibayarkan masyarakat jika kompor listrik jadi digunakan. Ia khawatir bahwa keputusan konversi kompor gas ke listrik ini malah akan memberatkan masyarakat.

"Masyarakat yang kekurangan daya listriknya kan 450 VA, ini kebutuhannya 1.200-1.800 watt, gede sekali," kata Mulan.

Masih ada beberapa pendapat Mulan Jameela terkait konversi kompor gas ke kompor listrik nih, Bunda.

LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga tips membersihkan kompor dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!