sign up SIGN UP search

moms-life

Semangati Icha dan Cerebral Palsy Lainnya untuk Tegar Hidup Mandiri

Tim berbuatbaik.id   |   Haibunda Senin, 03 Oct 2022 22:45 WIB
Aisyah Cahyu Cintya caption
Jakarta -

Cobaan besar bagi para orang tua ketika mengetahui sang buah hati didiagnosis Cerebral Palsy atau lumpuh otak. Ini yang juga dirasakan Yoyok dan Tuti, ibu dari Aisyah Cahyu Cintya atau Icha. Saat Icha lahir, ia tidak menangis dan kulit tubuhnya berwarna kuning yang membuat suster langsung menempatkannya di dalam inkubator.

Perkembangan yang dialami sangat berbeda dengan anak lainnya, mulai mata Icha terlihat juling, tidak bisa tengkurap, badan terlihat lemas dan panas, kejang sehingga sering dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan cerebral palsy.

Kendati pengetahuan mengenai lumpuh otak atau Cerebral Palsy masih terbatas, orang tua Icha terus berusaha membuat kondisi Icha lebih baik dengan memberikan pengobatan medis hingga alternatif. Berbagai terapi pun ditempuh Icha mulai terapi fisik hingga wicara.


Aisyah Cahyu CintyaAisyah Cahyu Cintya/ Foto: berbuatbaik.id

Dalam kurun waktu tersebut, Icha mengalami berbagai hal yang membuatnya sempat berputus asa. Situasi ekonomi keluarga yang menghimpit dan persepsi negatif dari orang-orang membuatnya sedih. Hingga di satu waktu, dia mencoba untuk mandiri.

"Ini gelar dari tuhan mau tidak mau aku harus menerimanya dan aku bersyukur kepada tuhan" kata Icha

Icha mulai belajar membantu ibunya memasak, mencuci pakaian, dan yang terpenting Icha mulai menabung untuk menjalani terapi lanjutan. Hingga salah satu dokter menyarankan Icha untuk menjalani operasi yang hasilnya Icha bisa berjalan perlahan-lahan.

Walaupun mengalami kemajuan fisik yang signifikan, terkadang Icha merasa down karena diketahui Cerebral Palsy tidak bisa sembuh. Beruntung, Dalam bukunya "Say Hello to My World", Icha menemukan penyemangat untuk dirinya dari grup di media sosial yang anggotanya merupakan penyandang Cerebral Palsy. Dari situ, dia mendapatkan suntikan semangat dan saling mendukung satu sama lain.

Dari interaksi ini juga lah, Icha menegaskan diri kalau penyandang celebral palsy bisa mandiri. Icha pun mulai membentuk komunitas celebral palsy yang dia beri nama Jendela Cerebral Palsy yang fokus mengedukasi masyarakat untuk mempunyai pandangan positif tentang Cerebral Palsy sekaligus memba ntu para penyandang untuk bisa hidup mandiri.

Icha pun berharap gerakan ini semakin massif dengan adanya kampanye #kawancerebralpalsy yang akan digelar di Kawasan Sudirman pada 5 Oktober 2022 nanti. Dalam perhelatan itu, kawan-kawan Icha yang juga penyandang Cerebral Palsy akan berkumpul mendorong masyarakat untuk peduli dan bersama-sama mengedukasi bahwa para penyadang Cerebral Palsy bisa mandiri.

Sahabat Baik, gerakan ini butuh dukungan kalian. Caranya dengan berikan Donasi sekarang juga dan jangan lupa datang langsung ke Terowongan Kendal Sudirman, Jakarta Pusat pada pukul 18.30 WIB.

Ayo datang dan ramaikan perhelatan ini, semangati para penyandang celebral palsy dengan membubuhkan tanda tanganmu di kanvas putih yang disediakan serta bantu edukasi masyarakat soal Cerebral Palsy juga ya.

Penting diingat, donasi di berbuatbaik.id itu 100% tersalurkan loh. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.
Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

#SamakanPandanganmu #KawanCerebralPalsy #CerebralPalsyDay2022 #CerebralPalsySedunia2022

(mul/ziz)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!