MOM'S LIFE
Dokter Forensik Ungkap Kondisi Jenazah yang Meninggal karena Kelaparan
Amira Salsabila | HaiBunda
Selasa, 15 Nov 2022 15:15 WIBTerkait dengan kasus tewasnya satu keluarga di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, yang mengejutkan masyarakat, dokter forensik ungkap ciri-ciri kondisi organ tubuh yang meninggal karena tidak mendapat asupan makanan alias kelaparan.
Belum lama ini, masyarakat DKI Jakarta dikejutkan dengan kabar tewasnya satu keluarga yang diduga meninggal karena tidak mendapat asupan makanan dalam waktu yang lama.
Dugaan tersebut disampaikan oleh pihak kepolisian karena jenazah ditemukan dalam kondisi mengering. Oleh karenanya, mereka menduga penyebab kematian keluarga tersebut adalah tidak mendapatkan asupan makanan dalam waktu yang lama.
Mendengar kasus tersebut, dokter forensik Universitas Indonesia pun ikut memberikan analisis terkait ciri-ciri kondisi jenazah yang meninggal karena kelaparan.
Analisis dokter forensik
Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, dokter forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) menyampaikan bahwa tidak ada waktu yang pasti berapa lama seseorang dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa itu tergantung pada kondisi tubuh setiap orang. Namun, dalam beberapa kasus, orang dapat bertahan tanpa makan dan minum paling lama antara 8 sampai 60 hari.
Ketika merasa lapar, tubuh akan menggunakan cadangan lemak untuk dimetabolisme menjadi energi. Hal inilah yang dapat membuat seseorang kehilangan 18 persen massa tubuhnya, sehingga menyebabkan pingsan, lemas, hingga kurangnya kewaspadaan.
“Biasanya kehilangan massa tubuh sebesar 40 persen dari massa tubuh awalnya akan bersifat fatal dan mengakibatkan kematian,” ujar dr. Ade, dikutip dari detikcom.
Sementara itu, dr. Ade juga menyampaikan bahwa jenazah yang meninggal karena kelaparan biasanya memiliki cadangan lemak dan otot yang sangat sedikit. Diikuti dengan kulit berwarna pucat dan kering, hingga adanya tanda-tanda mal nutrisi.
Tanda tersebut dapat diketahui berdasarkan index massa tubuh yang merupakan fungsi dari berat badan dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter, berada di bawah 18,5.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Saksikan juga video identifikasi jenazah meninggal tidak wajar yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui
150 Kata-kata Penguat Diri saat Kamu Merasa Tidak Baik-baik Saja
Ternyata Menyusui Bisa Turunkan Risiko Hipertensi pada Bunda, Simak Studinya
Ragam Arti dan Makna Mimpi Hamil, Bisa Jadi Pertanda Baik Bun
Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Golongan Darah
REKOMENDASI PRODUK
5 Regulator Gas yang Bagus & Aman untuk Rumah Tangga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Hair Lotion Bayi yang Bagus & Bantu Cepat Menumbuhkan Rambut
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Toner yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Dispenser Galon Bawah Terbaik di Bawah Rp1 Juta
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Toner Pad, Bantu Melembapkan Kulit Wajah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Arti Nama 3 Anak Ayu Dewi & Regi Datau, Aesthetic dan Penuh Makna
Resep Ikan Kembung Suwir Sambal Matah, Pedas Segar Bikin Nagih
Potret Kebersamaan Vino G Bastian dan Marsha Timothy Bersama Putri Semata Wayang
Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui
Ternyata Menyusui Bisa Turunkan Risiko Hipertensi pada Bunda, Simak Studinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Reaksi Richard Lee Sertifikat Mualaf Dicabut Pendakwah Hanny Kristianto
-
Beautynesia
Mengaku Jadi Dokter, Ini Kronologi Kasus Dugaan Malpraktik Eks Finalis Putri Indonesia
-
Female Daily
“The World of Havaianas” Hadir di Jakarta, Rayakan Semangat Musim Panas Khas Brasil di Blok M!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Kompak Maia Estianty & Ibunda Syifa Hadju saat Resepsi Anak di Bali
-
Mommies Daily
16 Tanda Toxic Family yang Sering Tidak Disadari dan Dampaknya pada Anak