HaiBunda

MOM'S LIFE

Dokter Forensik Ungkap Kondisi Jenazah yang Meninggal karena Kelaparan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 15 Nov 2022 15:15 WIB
Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/aijohn784
Jakarta -

Terkait dengan kasus tewasnya satu keluarga di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, yang mengejutkan masyarakat, dokter forensik ungkap ciri-ciri kondisi organ tubuh yang meninggal karena tidak mendapat asupan makanan alias kelaparan.

Belum lama ini, masyarakat DKI Jakarta dikejutkan dengan kabar tewasnya satu keluarga yang diduga meninggal karena tidak mendapat asupan makanan dalam waktu yang lama.

Dugaan tersebut disampaikan oleh pihak kepolisian karena jenazah ditemukan dalam kondisi mengering. Oleh karenanya, mereka menduga penyebab kematian keluarga tersebut adalah tidak mendapatkan asupan makanan dalam waktu yang lama.


Mendengar kasus tersebut, dokter forensik Universitas Indonesia pun ikut memberikan analisis terkait ciri-ciri kondisi jenazah yang meninggal karena kelaparan.

Analisis dokter forensik

Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, dokter forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) menyampaikan bahwa tidak ada waktu yang pasti berapa lama seseorang dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa itu tergantung pada kondisi tubuh setiap orang. Namun, dalam beberapa kasus, orang dapat bertahan tanpa makan dan minum paling lama antara 8 sampai 60 hari.

Ketika merasa lapar, tubuh akan menggunakan cadangan lemak untuk dimetabolisme menjadi energi. Hal inilah yang dapat membuat seseorang kehilangan 18 persen massa tubuhnya, sehingga menyebabkan pingsan, lemas, hingga kurangnya kewaspadaan.

“Biasanya kehilangan massa tubuh sebesar 40 persen dari massa tubuh awalnya akan bersifat fatal dan mengakibatkan kematian,” ujar dr. Ade, dikutip dari detikcom.

Sementara itu, dr. Ade juga menyampaikan bahwa jenazah yang meninggal karena kelaparan biasanya memiliki cadangan lemak dan otot yang sangat sedikit. Diikuti dengan kulit berwarna pucat dan kering, hingga adanya tanda-tanda mal nutrisi.

Tanda tersebut dapat diketahui berdasarkan index massa tubuh yang merupakan fungsi dari berat badan dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter, berada di bawah 18,5.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video identifikasi jenazah meninggal tidak wajar yang ada di bawah ini, ya, Bunda.

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Suami Maissy Akhirnya Muncul, Ungkap Sudah Pisah Tempat Tinggal

Mom's Life Amira Salsabila

Babymoon Tiba-tiba Jadi Tren di Korea Selatan, Ini Alasan di Baliknya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Remaja yang Hanya Bisa Makan Makanan Serba Kuning dan Kering

Parenting Kinan

Momen BCL Masak Rendang 7 Kg Jelang Lebaran, Habiskan Waktu hingga 6 Jam

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Apakah THR Wajib Dizakati? Ini Hukumnya dalam Islam

Mengenal Gerakan Antivax, dari Sejarah hingga Dampaknya pada Kasus Campak

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

Cerita Remaja yang Hanya Bisa Makan Makanan Serba Kuning dan Kering

Babymoon Tiba-tiba Jadi Tren di Korea Selatan, Ini Alasan di Baliknya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK