MOM'S LIFE
Tangis Mbok Darmi, Alami Stroke dan Tinggal Sendirian di Gubuk Reyot
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Senin, 05 Jun 2023 20:00 WIBSeorang wanita lanjut usia (lansia) di Pemalang kondisinya memprihatinkan. Wanita yang kerap disapa Mbok Darmi (62) ini sakit stroke sehingga sulit berjalan dan bicara. Warga Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampelgading, Pemalang ini tinggal seorang diri di rumahnya. Anaknya merantau di Jakarta dan sudah lama tidak pulang. Beruntung, tetangga di sekitarnya cukup perhatian.
Saat dikunjungi detikJateng, Sabtu (13/5/2023), rumah Mbok Darmi terbilang mudah ditemukan. Sebab, di antara tetangganya yang lain, rumah Mbok Darmi berukuran sekitar 4x6 meter dan berupa bangunan semi permanen, berdinding anyaman bambu atau dikenal dengan gedek.
Miris, anyaman bambu yang menjadi dinding rumah Mbok Darmi sudah cukup renggang dan sudah tidak kokoh lagi. Mbok Darmi tampak sedang duduk di kursi besi warna biru saat detikJateng datang berkunjung ke rumahnya.
Kursi ini diletakkan di dekat pintu rumah dan tempat favorit Mbok Darmi menghabiskan waktunya. Raut wajah Mbok Darmi tampak menunggu kedatangan seseorang.
Awalnya, detikJateng, mencoba untuk komunikasi dengan Mbok Darmi. Namun, Mbok Darmi ternyata mengalami kesulitan untuk berbicara. Bibirnya terlihat bergetar, namun tidak satu kata pun, yang terucap dan hanya menggerang.
Mbok Darmi pun menangis karena gagal mengucapkan kalimat dengan jelas. Beruntung, Carmidi (70) yang juga Ketua RT 28 ini sedang mendatangi Mbok Darmi dan membantu menjelaskan ke detikJateng, terkait kondisi Mbok Darmi.
"Mbok Darmi ini, mulai sakit-sakitan sekitar tahun 2015. Tahun 2016, kena stroke, sampai sekarang. Komunikasi kalau ngobrol seperti sebelumnya sudah tidak bisa," kata Carmidi, mengawali percakapan dengan detikJateng.
Carmidi menyebut Mbok Darmi memiliki seorang anak lelaki, yang saat ini di Jakarta. Namun, anak semata wayangnya itu jarang pulang.
"Punya anak satu, Lebaran kemarin tidak pulang, menjadi tangisan Mbok Darmi. Ia sering duduk di depan dekat pintu, dengan harapan, menanti kedatangan anaknya," katanya.
Menurutnya, Mbok Darmi awalnya juga bekerja di Jakarta sekitar belasan tahun dan kala itu juga jarang pulang. Bahkan, hasil kerja di Jakarta, digunakannya untuk membeli sawah di desa. Namun entah kenapa di tahun 2012, Darmi pulang kampung dan tidak kerja di Jakarta lagi.
"Pulang kampung sendiri sekitar tahun 2012. Sawah dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hingga mengalami sakit-sakitan dan kondisi seperti ini," ungkapnya.
Mbok Darmi juga mempunyai saudara yang juga tetangganya. Beruntung meski tinggal seorang diri, banyak tetangga Mbok Darmi yang perhatian.
"Ya, intinya diperhatikan para tetangga dan saudaranya. Apalagi kondisi seperti ini. Saya sebagai Ketua RT juga hampir tiap hari, pagi siang dan malam, ngecek kondisinya. Kasihan karena sendirian. Rumah saya kebetulan tidak jauh. Apalagi kalau hujan," jelasnya.
"Mantan Kades, Bu Ayu, juga sering kirim makanan ke Mbok Darmi. Rumahnya cukup jauh dari sini. Tetangga lain juga kerap berbagi makanan," ungkapnya.
Bentuk perhatian warga dengan Mbok Darmi, diungkapkan Ketua RT, di antaranya bergotong-royong memperbaiki rumah Mbok Darmi. Termasuk, melapisi lantai rumah yang semula tanah, menjadi paving.
"Sebelum dipasang paving lantainya, kalau hujan ngecembeng, becek. Airnya pada masuk ke rumah," ungkapnya.
Carmidi menyebut Mbok Darmi merupakan salah satu warganya yang dinilai kondisinya kurang mampu.
"Ya, Mbok Darmi, salah satu warga yang kondisinya seperti itu, kurang mampu. Rumahnya mengkhawatirkan," ucapnya.
Sedianya, bantuan sosial juga kerap didapat Mbok Darmi. Bantuan itu diambilkan saudaranya.
"Kalau bantuan-bantuan ya dapat dia. Cuman saya tidak bisa detail menjelaskan untuk apanya. Saya tidak tahu, bantuan sosial berupa uang yang diterimanya, digunakan untuk apa," katanya.
"Kalau bantuan makan, tiap hari apalagi di masa pendemi covid kemarin, sering," ungkapnya.
Dari pihak dinas sosial pun, menurutnya kerap menengok kondisi Mbok Darmi. Demikian juga deri kecamatan dan lebih-lebih pihak desa.
"Lha itu, ada bantuan dari pemerintah untuk rumahnya. Terakhir lalu, digunakan untuk mengganti atap rumah, agar tidak bocor. Kita kerjakan gotong-royong," jelasnya.
Sahabat baik tidak ada yang lebih pedih dari pada hidup sendiri menanggung sengsara. Oleh karena itu, kuatkan hati Mbok Darmi dengan kebaikan kalian.
Caranya sederhana dengan Donasi hanya melalui berbuatbaik.id. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kebiasaan Tidur Turunkan Risiko Stroke & Jantung
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mbah Landep Jual Temulawak dan Makan Tiwul agar Anak Disabilitasnya Hidup Layak
Kisah Sedih dan Gigih Nenek Sarmi Hidupi 4 Cucu Ditelantarkan
Kisah Pencari Cacing Sutera, Berjuang Kerja untuk Menopang Keluarga
Kakek Abbas Hidup Sendirian dari Menambal Panci dengan Satu Mata Sempurna
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cabin Hotel di Pulau Payung Kepulauan Seribu, Tawarkan Aktrasi Wisata Seru
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif