MOM'S LIFE
Contoh Kalimat yang Sebaiknya Tak Diucapkan kepada Bunda Bekerja, Bisa Kena Mental
Arina Yulistara | HaiBunda
Jumat, 20 Oct 2023 16:55 WIBMenjadi ibu bekerja bukanlah hal yang mudah. Fokus ke urusan kantor dan meninggalkan anak-anak sementara waktu mungkin akan banyak menimbulkan kekhawatiran, terutama bila anak masih bayi. Sebagai pihak luar, tak perlu menambah beban para ibu bekerja dengan komentar-komentar negatif.
Menghadapi tantangan pengasuhan anak bersama dengan tanggung jawab pekerjaan akan berdampak buruk bagi kesehatan mental ibu bekerja. Mengutip dari CNBC International, berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Great Place to Work dan perusahaan rintisan layanan kesehatan Maven berdasarkan surveinya terhadap 440 ribu orangtua bekerja, termasuk 226 ribu adalah seorang ibu, 28% lebih ibu bekerja mengalami kelelahan dibandingkan seorang ayah.
Dalam banyak kasus, kelelahan terjadi karena kurangnya dukungan. Sekitar 42% orang tua yang disurvei oleh UrbanSitter mengatakan bahwa mereka saat ini tidak memiliki penitipan anak.
Sepertiganya, bergantung pada keluarga untuk mengawasi anak-anak saat mereka bekerja. Hanya sekitar 27% yang mampu mempekerjakan pengasuh anak. Bahkan ketika ibu bekerja kini lebih punya akses mudah bekerja dari rumah sambil mengasuh anak.
Hal ini terutama berlaku bagi Bunda yang berusaha menyeimbangkan keluarga dan pekerjaan. Banyak dari Bunda yang harus mengurangi jam kerja dalam upaya mengelola tanggung jawab antara kehidupan karier dan keluarga.
Untuk itu itu, penting memberikan dukungan dan pengertian kepada ibu bekerja. Salah satunya dengan tidak melontarkan beberapa kalimat yang bisa bikin ibu bekerja kena mental atau merasa down.
Kalimat yang bisa membuat ibu bekerja merasa buruk
Dilansir dari Women in Pharma Career, ini dia beberapa kalimat yang sebaiknya tak dilontarkan kepada ibu bekerja.
Tentang pekerjaan
“Apa kamu yakin ini saat yang tepat untuk menyelesaikan pekerjaan? Kamu pasti punya banyak hal yang harus dilakukan dengan si kecil di rumah.”
“Posisi baru ini sangat menarik untuk kami yang punya anak. Sebaiknya kamu bertahan saja di posisi ini karena ini lebih mudah walaupun membosankan.”
“Kenapa kami kembali bekerja (setelah melahirkan) padahal tidak perlu melakukannya?"
Tentang mengasuh anak
“Kamu akan melewatkan pertumbuhan putramu nanti kalau masih terus bekerja.”
“Saya tidak punya anak hanya untuk dimasukkan ke daycare, jadi mengapa kamu bekerja hanya untuk membayar daycare?”
“Siapa yang mengawasi anak-anak? Apa suami kamu tak masalah kalau kamu masih bekerja?”
“Senang sekali ya rasanya kalau suami bisa mengasuh anak saat kamu bekerja!”
“Pasti sangat sulit jika ada orang lain yang membesarkan anakmu di siang hari.”
“Aku tidak pernah bisa meninggalkan anak-anakku dengan orang asing sepanjang hari. Tidak sepertimu.”
“Saya senang kamu tidak malu membawa anak-anak ke daycare!”
“Saya percaya orangtua harus tinggal di rumah bersama bayinya sampai usia dua tahun.”
“Kami beruntung berada dalam situasi di mana istri saya bisa tinggal di rumah bersama anak-anak kami.”
Tentang menyusui
"Kalau kamu tidak sibuk bekerja, anakmu pasti bisa menyusui langsung dari Ibunya"
"Pasti kamu stres bekerja, jadi ASI-mu sedikit"
"Repot, ya, harus bawa alat pumping untuk stok ASIP"
Kalimat-kalimat tersebut bisa membuat ibu bekerja merasa burnout dan tentu tidak bagus untuk kesehatan mentalnya. Bahkan World Health Organization (WHO) menambahkan stres kronis di tempat kerja ke dalam International Classification of Diseases.
“Burnout sebenarnya adalah kondisi yang cukup serius,” kata Dr. Sheryl Ziegler, psikolog dan penulis ‘Mommy Burnout’, mengutip CNBC International.
Bagi Bunda yang mengalami kesulitan karena pengaruh kalimat buruk di tempat kerja, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau mengatasi perasaan tersebut. Bunda harus membiarkan diri sendiri menerima apa yang sedang dihadapi.
“Akui apa yang Anda alami, beri label yang nyata karena jika tidak, Anda akan terus seperti ini sampai benar-benar berhenti dari pekerjaan,atau terkena serangan jantung atau membentak anak-anak” saran Ziegler.
Jika Bunda mendapatkan kalimat ini dari orang lain, tak perlu terlalu dipikirkan ya, Bunda. Sebab Bunda yang paling tahu apa yang terbaik bagi kondisi Bunda dan keluarga saat ini. Sebaliknya, jangan juga mengucapkan kalimat semacam ini kepada Bunda lainnya yang bekerja.
Tetap saling support agar para Bunda di sekitar mendapat energi positif untuk terus berkarya & membersamai pertumbuhan anak-anaknya, ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali Profesi Virtual Assistant, Pekerjaan yang Cocok untuk IRT
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Anti Pusing! Lakukan 7 Hal Ini Kalau ART Resign Tiba-tiba Saat Bunda Harus Bekerja
10 Skill Profesional yang Meningkat Setelah Jadi Ibu, Bisa Bikin Karier Melesat
7 Tips Menyeimbangkan Karier dan Keluarga agar Bahagia dan Bebas Stres
7 Hal yang Perlu Dipersiapkan Bunda Sebelum Kembali Bekerja Usai Melahirkan
TERPOPULER
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Cara Mengenali Anak yang Sedang Mengalami Masalah Emosional & Mungkin Butuh Bantuan
Tips Makeup 5 Menit buat Antar Anak Sekolah
Vote Pilihan Bunda Awards 2026 Yuk? Bunda Bisa Hadiah Menarik
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Tips Makeup 5 Menit buat Antar Anak Sekolah
Vote Pilihan Bunda Awards 2026 Yuk? Bunda Bisa Hadiah Menarik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Rambut Setengah Basah Langsung Ditutup Hijab? Ini Risikonya dan Cara Keringkan
-
Beautynesia
BeauPicks: 5 Rekomendasi Sepatu yang Cocok Buat Dipakai ke Kampus
-
Female Daily
Berlokasi di Plaza Indonesia, Maison Francis Kurkdjian Resmi Buka Butik Pertama di Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ha Young Resmj Digantikan Yein Lovelyz, Bintangi The Trauma Code Season 2
-
Mommies Daily
10 Sosok Single Dad di Drakor yang Bikin Hati Hangat, dari Love Scout hingga Agent Kim Reactivated