MOM'S LIFE
Tanpa Kedua Mata, Wanita Pengupas Bawang Jadi Pelita bagi Keluarga
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Senin, 20 Nov 2023 16:25 WIBDi sebuah tempat pengepul bawang, Desa Macege, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, seorang ibu dengan cekatan mengupas bawang. Pemandangan ini menjadi tak biasa karena Suranti atau biasa disapa Yanti ini menggendong balita sembari mengupas bawang. Tak hanya itu, kedua matanya pun tak sempurna karena buta.
Bekerja tanpa melihat saja sudah luar biasa, apalagi ditambah dengan mengasuh si bungsu, Raffa, yang baru berusia 6 bulan. Aura, anak tengahnya, juga setia menemani.
Keterpaksaan membuat Yanti harus membawa Raffa yang masih bayi, sambil mencari nafkah. Suami Yanti, Amir, bekerja sebagai buruh bangunan, sehingga tak ada yang menjaga anaknya di rumah. Dengan keterbatasannya, Yanti tetaplah ibu dan istri sejati. Ia tak mau berpangku tangan dan hanya mengandalkan penghasilan suaminya walau dalam gelap Yanti berusaha melengkapi kebutuhan rumah tangga.
"Yang membuat saya tidak mengeluh hanya untuk anak-anak saja. Kadang orang bilang kamu tidak ingin melihat wajah anakmu kah ingin sekali tapi bagaimana mau di apa" ucap Yanti kepada tim berbuatbaik.id.
Aura yang kini berusia 6 tahun, selalu menjadi mata bagi Yanti, untuk bolak-balik dari rumah ke lokasi kerja yang berjarak 200 meter.
Untuk pekerjaan ini, Yanti hanya diupah Rp 1.000 per kg yang dia kerjakan bahkan hingga jam 9 malam. Yanti begitu bekerja keras padahal tak ada cahaya yang dia andalkan namun anehnya dia mengaku tak sekalipun terluka tersayat pisau.
"Ya Alhamdulillah Selama saya kerja belum pernah kena pisau atau bagaimana nggak pernah.Nah itulah yang jadi pertanyaan kan saya tidak melihat Kenapa bisa saya tidak pernah kena pisau itulah," sambung Yanti.
Setahun belakangan, keluarga ini tinggal di kontrakan sederhana 3x4 meter dengan biaya sewa Tp 200 ribu per bulan. Ruang sempit itu menjadi satu-satunya tempat berteduh bagi keluarga beranggotakan 5 orang ini.
Yanti, ibu tuna netra ini pantas disebut hebat. Ia bangkit dari keterpurukannya di masa lalu. Sejak lahir, mata kanannya memang tak bisa melihat. Namun saraf mata kirinya pun rusak, di usianya yang ke-16. Dunia bagi Yanti tiba-tiba terasa gelap.
Tapi keputusasaan itu tak bertahan lama. 9 tahun yang lalu, Yanti bertemu Amir. Amir menerima kekurangan fisiknya, dan dengan tulus meminang Yanti. Hingga kini mereka dikaruniai 3 orang anak, Dicki, si sulung yang berusia 8 tahun, Aura, dan Raffa. Keluarganya, kini menjadi kekuatan bagi Yanti.
"Iya sempat saya berpikir kan waktu saya masih gadis mana ada laki-laki yang mau sama saya yang seperti ini terus orang bilang nggak usah yang penting jodoh itu diatur sama Tuhan jodoh hidup dan mati Bukan Kita yang menentukan kadang saya tidak menyangka saya bisa bersuami seperti orang-orang yang berkeluarga Alhamdulillah ada orang yang mau mencintai dan menerima saya apa adanya," ungkap Yanti.
Pekerjaan Amir sebagai buruh bangunan tak bisa mendapatkan upah bulanan yang pasti. Jika ada proyek, Amir bisa sedikit bernapas lega. Paling tidak, ia bisa membawa pulang uang Rp 80 ribu per hari, yang dibayar tiap 10 hari sekali.
Sahabat Baik, kisah Yanti adalah gambaran paripurna bahwa kehilangan kedua cahaya mata tak berarti menyerah.
Lewat kesempatan ini, kami mengajak #SahabatBaik untuk jadi bagian dalam kisah mengharukan Yanti. Mari bantu Yanti, ibu Tunanetra tangguh dan keluarga kecilnya dengan Donasi di berbuatbaik.id. Donasi yang kamu berikan akan sampai langsung ke tangan Yanti 100% tanpa potongan biaya apapun.
Yuk mulai berbuat baik hari ini!
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kisah Keluarga Penyadap Nira: Tak Henti Bekerja Guna Rawat Kakak Disabilitas
Adik Berbakti, Nyoman Tetap Setia Sendiri Temani Kakak yang Alami Disabilitas
Sabar Jalani Hidup Tanpa 2 Tangan Sempurna Namun Tegar Mandiri
Disabilitas Tak Lantas Buat Maryani Berputus Asa, Jalani Hidup dari Menambal Ban
TERPOPULER
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Simpel tapi Elegan, Casio LTP-V007L Cocok untuk Berbagai Gaya
-
Beautynesia
4 Manfaat Rutin Membaca Buku 20 Menit Setiap Pagi
-
Female Daily
Coba 6 Menu Spesial Hari Kemerdekaan di Bacha Coffee!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Anak Cindy Crawford & Richard Gere Pemotretan Vogue, Ikuti Ortu 34 Tahun Lalu
-
Mommies Daily
Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya