HaiBunda

MOM'S LIFE

Kapan Mulai Puasa Ramadan 1445 H? Ini Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 13 Feb 2024 17:13 WIB
Kapan Mulai Puasa Ramadan 1445 H? Ini Versi Muhammadiyah dan Pemerintah/Foto: Getty Images/iStockphoto/Forclick Studio
Jakarta -

Ramadan merupakan bulan paling suci yang ada dalam kalender Hijriah. Di bulan suci ini, seluruh umat Muslim dianjurkan untuk menjalani puasa selama satu bulan penuh. Lantas, kapan jadwal puasa Ramadan versi Muhammadiyah dan pemerintah?

Melansir dari laman detikcom, puasa Ramadan merupakan kewajiban seluruh umat Muslim tanpa terkecuali. Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 183.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ١٨٣


Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Jadwal puasa kerap menjadi pertanyaan setiap tahunnya. Umumnya, penetapan dilakukan melalui Kementerian Agama (Kemenag RI) melalui sidang isbat pada hari-hari mendekati Ramadan, yaitu hari-hari terakhir bulan Syaban.

Jadwal Puasa Ramadan 1445 H

Merujuk pada kalender Hijriah Indonesia 2024 susunan Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, prediksi Ramadan 1445 H mulai jatuh pada Kamis, 12 Maret 2024. Sementara Idul Fitri 1445 H bertepatan antara tanggal 10 atau 11 April 2024.

Meski demikian, penanggalan awal Ramadan masih berbeda, hasil pastinya baru akan disampaikan melalui sidang isbat.

Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1445 H pada 11 Maret 2024. Hal ini diumumkan melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 Hijriyah Nomor 1/MLM/I.0/2024 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Metode Penentuan Awal Ramadan

Nabi Muhammad SAW mengajarkan dua cara menentukan awal Ramadan, yaitu rukyatul hilal dan ikmal. Sementara Indonesia sendiri, metode penetapan awal bulan Hijriah dilakukan dengan ikmanur rukyat dan hisab wujudul hilal.

Perlu dipahami bahwa kedua metode tersebut didasarkan dari hadis riwayat Abu Hurairah RA,

“Puasalah dengan melihat bulan dan berfithr (berlebaran) dengan melihat bulan. Bila tidak tampak olehmu, maka sempurnakan hitungan Syaban menjadi 30 hari.” (HR. Bukhari dan Muslim)

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Busui, Kurangi 5 Makanan Khas Lebaran Ini untuk Jaga Produksi ASI

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Dapur Sederhana di Rumah Cinta Laura saat Masak Rawon untuk Sahur

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyoji Anak Ketiga Jennifer Bachdim, Wajah Bule & Matanya Indah

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Negara Paling Aman Jika Terjadi Perang Dunia Ketiga, Indonesia Termasuk?

Mom's Life Nadhifa Fitrina

10 Jurusan Kuliah dengan Gaji Lulusan Paling Rendah, Meski Sudah 5 Tahun Bekerja

Mom's Life Amira Salsabila

Berawal dari Ngidam saat Hamil, Pengusaha Ini Ciptakan Cokelat Viral hingga Mendunia

Kehamilan Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Dapur Sederhana di Rumah Cinta Laura saat Masak Rawon untuk Sahur

7 Film Hollywood Seru untuk Ditonton saat Sahur, Tayang di BLOCKBUSTER SAHUR MOVIES TRANS TV

5 Potret Kiyoji Anak Ketiga Jennifer Bachdim, Wajah Bule & Matanya Indah

Beranda x Samsung Indonesia: Main dan Belajar Paling ManTAB Bersama Kenkulus

10 Jurusan Kuliah dengan Gaji Lulusan Paling Rendah, Meski Sudah 5 Tahun Bekerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK