MOM'S LIFE
Rawat Anak Gangguan Jiwa, Mbah Sukirah Kerja Jadi Tukang Pijat hingga Serabutan
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Selasa, 21 May 2024 20:06 WIBDi desa Mertelu Kulon, Yogyakarta, sebuah rumah kecil menjadi tempat tinggal bagi Mbah Sukirah, seorang lansia yang usianya telah mencapai 82 tahun. Namun semangatnya untuk menjaga anaknya yang menderita gangguan kejiwaan tetap ada. Meskipun kesehatan dan ekonominya terbatas, Mbah Sukirah tetap tegar menghadapi hidupnya.
Kehidupan Mbah Sukirah yang penuh dengan tantangan menjadi cerminan dari kekuatan seorang ibu yang tak kenal lelah. Apalagi Mbah Sukirah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan pendengarannya terganggu hingga tulang keringnya patah, dia tetap berusaha keras untuk menyembuhkan lukanya sendiri.
"Saya ini mau beli gula di warung Uki di situ loh... Lalu ada motor dari barat dan saya dari timur. Anak sekolah itu ke arah timur. Saya udah minggir. Lalu saya ditabrak. Setelah ditabrak saya udah tidak ingat, seperti orang mati. Lalu saya ditolong orang yang sedang di sawah yang sedang menanam padi. Kemudian anak saya di rumah ditelepon, dan mereka langsung teriak-teriak semua." ujar Mbah Sukirah menceritakan kronologi kecelakaannya.
Operasi pemasangan implan pen seharusnya menjadi titik balik dalam perjalanan kesembuhannya. Namun, kisahnya tak semudah itu. Meskipun telah menjalani operasi tersebut, Mbah Sukirah tidak pernah melakukan kontrol ke dokter untuk memantau perkembangan kondisinya.
Meski terlihat mengkhawatirkan, luka dan darah di kaki Mbah Sukirah tidak pernah ditangani dengan obat khusus. Segayung air hangat menjadi satu-satunya pengobatan yang diberikan Mbah Sukirah untuk membersihkan lukanya. Setelah bersih, luka ditutup kembali dengan kapas dan dililit dengan tali seadanya.
"Ya perih... perih-perih gimana gitu. Kalau sudah dibersihkan rasanya enak, nggak ada yang nyut-nyutan gitu. Dipakai jalan ya sakit juga."
Di tengah kondisi yang sulit, Mbah Sukirah juga harus menghadapi tantangan dengan akses jalan yang berbatu dan curam menuju rumahnya. Bahkan sebagian medannya cukup curam dan sulit untuk dilewati. Mbah Sukirah harus melangkah pelan-pelan, sambil tertatih, menginjak titian batu dengan hati-hati. Setiap langkahnya diiringi dengan tangannya yang kuat memegang dinding batu, berusaha mencari keseimbangan agar tidak terjatuh.
Mbah Sukirah tinggal bersama anak sulungnya, Tumiyem, dan cucunya, Desi, sejak suaminya meninggal tujuh tahun lalu. Tumiyem, meskipun menderita gangguan kejiwaan sejak kecil, selalu aktif membantu warga sekitar, bahkan saat musim panen padi tiba. Namun, jasanya tidak selalu diupahi dengan uang, melainkan dengan gabah atau makanan.
Meskipun berusia lanjut dan memiliki keterbatasan fisik, Mbah Sukirah masih berusaha keras bertahan hidup. Salah satunya dengan menawarkan jasa pijat kepada orang-orang di sekitarnya. Meskipun ia hanya datang sesekali dan upahnya seikhlasnya, jasa pijat ini memberinya sedikit penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, Mbah Sukirah juga bekerja sebagai buruh serabutan. Meskipun pekerjaan ini mungkin tidak tetap dan kadang-kadang sulit, Mbah Sukirah berusaha semampunya untuk melakukan pekerjaan tersebut agar bisa mendapatkan penghasilan.
Di usianya yang sudah lanjut, Mbah Sukirah harus mengandalkan kebun sayurannya sebagai sumber makanan utama. Beberapa lembar daun singkong muda atau daun kenikir menjadi sajian yang mengisi perutnya hari demi hari.
"Alhamdulillah rezeki Mbah ya punya kebun bisa ngambil sendiri bisa nanam sendiri bisa mengetik sendiri masak sendiri. Saya ini udah janda, kakinya sakit, ga punya uang, Cuma mengandalkan kebun saya rebus kalau makan." jelas Mbah Sukirah dengan tangisnya.
Meskipun terbatas, Mbah Sukirah bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan kepadanya melalui tanaman di kebunnya. Makanan bukan hanya untuk mengisi perutnya, tapi juga sebagai bentuk syukur akan nikmat yang diberikan Tuhan kepada dirinya dan keluarganya.
Meski hidup dalam keterbatasan, ia tidak pernah menyerah pada keadaan. Ia bahkan bercita-cita sederhana, seperti ingin memperbaiki rumahnya agar lebih nyaman, atau mengobati kakinya yang sakit.
Dengan menyumbangkan sebagian rezeki, #sahabatbaik dapat menjadi pelipur bagi mereka yang tengah berjuang dan menjadi alasan tersenyum bagi mereka yang merasa terpuruk.
Ayo bergabung dalam gerakan kebaikan ini dan bersama-sama kita bentuk masa depan yang lebih baik untuk Mbah Sukirah dan keluarganya dengan Donasi di berbuatbaik.id yang 100% tersalurkan.
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Bagaimana Dampaknya pada Janin?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tragisnya Kehidupan Penderita Kusta di Sumba, Tak Bisa Bekerja hingga Dikucilkan
Guru Ngaji Bertangan Satu Rawat Buah Hati dengan Autis, Buta dan Kelainan Darah
Jatuh dari Pohon, Pak Paekan Terbaring Lemah Ditemani Istri Penjual Tampah
Semangat Kak Ros Hidupi 2 Anak dan Ibu yang Sakit Keras
TERPOPULER
Ibunda Annisa Rahma Nekat Masuk Rumah saat Kebakaran, Hampir Jadi Korban Tabung Gas Meledak
Arti Nama 3 Anak Ayu Dewi & Regi Datau, Aesthetic dan Penuh Makna
Resep Ikan Kembung Suwir Sambal Matah, Pedas Segar Bikin Nagih
150 Kata-kata Penguat Diri saat Kamu Merasa Tidak Baik-baik Saja
Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui
REKOMENDASI PRODUK
5 Regulator Gas yang Bagus & Aman untuk Rumah Tangga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Hair Lotion Bayi yang Bagus & Bantu Cepat Menumbuhkan Rambut
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Toner yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Dispenser Galon Bawah Terbaik di Bawah Rp1 Juta
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Toner Pad, Bantu Melembapkan Kulit Wajah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Romantisnya Syifa Hadju & El Rumi di Resepsi Bali, Berkonsep Fairy Tale dengan View Pantai
Makin Banyak Ibu Melahirkan di Usia Lanjut, Bagaimana Peluang Dapatkan Kehamilan Sehat?
Dorong Penulis Cilik Masa Depan, Gramedia Fasilitasi Anak Terbitkan Karya Melalui CERIA
Ibunda Annisa Rahma Nekat Masuk Rumah saat Kebakaran, Hampir Jadi Korban Tabung Gas Meledak
Arti Nama 3 Anak Ayu Dewi & Regi Datau, Aesthetic dan Penuh Makna
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Namanya Dipakai Aldi Taher untuk Promosi Burger, Dewi Perssik Bilang...
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Gosip
-
Female Daily
Bongkar Detail Look Syifa Hadju yang Memikat saat Resepsi di Bali!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tas Hermes Birkin Kini Bisa Disewa, Biayanya Rp 12,5 Juta Sebulan
-
Mommies Daily
Sedang Mencari Tempat Tes Kesiapan Sekolah untuk Anak? Ini Rekomendasi dan Kisaran Biayanya