MOM'S LIFE
Guru Ngaji Bertangan Satu Rawat Buah Hati dengan Autis, Buta dan Kelainan Darah
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Senin, 24 Jun 2024 19:10 WIBUswatun Hasanah harus menjalani hidup penuh cobaan bersama keluarganya. Uswatun yang berprofesi sebagai guru ngaji memiliki keterbatasan fisik karena terlahir dengan hanya satu tangan. Sehari-hari ia mengandalkan tangan kirinya untuk mengajar ngaji, mengurus rumah, dan juga anak-anak.
"Saya itu memang dilahirin udah gini. Jadi tangan saya memang lahirnya agak lemes. Kata ibu sih begini, dulu kan saya lahir di dukun nih, jadi semua organ tubuh ini udah pada keluar ini tangan ketinggalan terus ditarik, katanya gitu. Jadi sarafnya pada putus gitu." ungkapnya.
Dari pekerjaannya sebagai guru ngaji, Uswatun hanya menerima upah Rp 500 ribu sebulan. Itupun tidak tentu karena pekerjaan ini tak selalu ada.
"Karena kita kan sosial yah, cuman kadang-kadang saya bisa dapet Rp 500 ya. Alhamdulillah saya terima. Karena kita kan memang gak nyari materi gitu. Aaya biasanya kalo sore terima privat ngaji, terima privat baca tulis, terus kalo malemnya saya ada majelis taklim. Ya itu juga gak bisa kita prediksi ya, gak menentu gitu," jelas dia.
Tentu jumlah ini tak mencukupi keluarganya apalagi dengan 5 orang anak dan 2 di antaranya sakit. Sementara itu Ikhwan, suami Uswatun, harus menerima keadaan patah tangan akibat terjatuh.
Dulunya ia bekerja sebagai sopir ojek, tapi sekarang semua itu terhenti. Kini ia tak bisa seaktif dulu lagi akibat tangannya yang sudah tak kuat untuk melakukan aktivitas berat. Saat ini Ikhwan menjadi pekerja lepas dari tawaran beberapa rekannya, mayoritas tawarannya adalah sopir antar jemput.
Keduanya bersama fokus untuk membesarkan 5 anak yang 2 di antaranya sakit. Anak sulungnya, Kholil (17), didiagnosa epilepsi sejak 2 minggu terlahir ke dunia. Serangan kejang tanpa panas sering kali terjadi, mengakibatkan perkembangan motoriknya yang lambat.
2 tahun melalui berbagai pengobatan, Kholil ternyata mengalami Delayed Development dan autisme. Bahkan saat ini Kholil juga mengalami kebutaan. Hal itu terjadi karena Kholil yang seringkali tantrum dengan menyakiti dirinya sendiri. Ia membenturkan kepalanya terus menerus sehingga berimbas kepada penglihatannya saat ini.
Dengan beberapa penyakit yang menyerang sang anak sulung, Pak Ikhwan merasa sangat terpukul saat itu. Berharap bisa mencapai kesembuhan, Kholil rupanya harus diterpa berbagai penyakit.
"Dengan diagnosa begitu saya bener-bener terpukul banget 2018 itu. Anak yang tadinya normal harus kehilangan bola mata dua-duanya. Maksudnya saya kan biar punya kekurangan tapi paling enggak dia bisa keluar main ngeliat dunia. Ya saya saat itu down. Apa ya dibilangnya gak bisa menerima kenyataan." ungkap Ikhwan lirih.
Selain Kholil, putra kedua mereka, Kahfi, juga harus hidup berdampingan dengan penyakit Idiopathic Thrombocytopenic Purpura merupakan penyakit kelainan darah yang dipicu oleh virus yang membuat trombosit terganggu. Hal tersebut memaksanya untuk tidak boleh beraktivitas berat hingga kelelahan. Hal ini membuat Ikhwan dan istri perlu menjaga Kahfi dengan ekstra.
"Dia gak boleh capek, gak boleh terluka, gak boleh stress. Nanti kalo udah itu dia mimisan pendarahan gak berhenti-berhenti, kecuali dikasih obat pemberhenti darah." tutur sang ibu menjelaskan.
Jika orantuanya sedang sibuk, Aisyah atau kerap disapa Ica paling sering bertugas menjaga sang kakak sulung. Duduk dibangku kelas 3 SD, Aisyah tak jarang harus banyak mengalah demi mengurus abang tercinta. Izin tak masuk sekolah hingga tak bisa bermain bersama teman-teman sebayanya ia lakukan guna menjaga abangnya yang kini lebih banyak terbaring di atas kasur.
"Pokoknya saya udah ngomong ke anak-anak, kita semuanya harus bisa kerjasama ya. Kan kita ngerti abangnya kayak gitu. Kita harus selalu tolongin. Dan inget ya kak, abang itu udah punya kunci surga loh, kalo kita baik ke abang nanti kita dibantu sama abang masuk surga." pungkas Uswatun.
Menjalani hidup dengan penghasilan yang tak menentu, sering kali membuat mereka cemas. Untuk makan sehari-hari anak agar perut kenyang saja terkadang rasanya sulit, apalagi untuk memenuhi biaya berobat anak-anak spesialnya. Meski hidup penuh tantangan, kasih sayang dan pengorbanan tanpa batas terus mereka berikan demi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak.
Kisah perjuangan Ikhwan dan istri yang tak kenal lelah, bertahan dalam keterbatasan demi cinta kepada buah hati mereka jadi satu pembelajaran bagi semua. Sahabat Baik, mari kita bantu keluarga ini untuk terus menjaga asa dan berjuang dalam hidup mereka dengan Donasi di berbuatbaik.id. Seluruh donasi 100% tersalurkan tanpa potongan dan akan sangat bermanfaat bagi Ikhwan dan keluarga.
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Rahasia Glowing Nol Rupiah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perajin Bambu Disabilitas Berjuang Melampaui Keterbatasan Fisik
Pelita Keluarga Diemban Eman yang Alami Tuna Netra
Getir Hari-hari Ibu Casem: Tidur di Gubuk Reyot Khawatir Tertimpa Atap
Semangat Kak Ros Hidupi 2 Anak dan Ibu yang Sakit Keras
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cuaca Panas Bikin Tenggorokan Nggak Nyaman? Ini Pilihan Minuman Pereda Panas Dalam
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif