HaiBunda

MOM'S LIFE

Apa Itu Fenomena Bediding? Suhu Udara Lebih Dingin yang Terjadi di Jatim

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 03 Jul 2024 15:30 WIB
Ilustrasi Apa Itu Fenomena Bediding? Suhu Udara Lebih Dingin yang Terjadi di Jatim/Foto: Getty Images/MTStock Studio
Jakarta -

Belakangan ini cuaca sebagian wilayah Indonesia mendadak terasa dingin. Hal ini disebabkan oleh adanya fenomena bediding. Saat fenomena ini datang, cuaca akan terasa sangat dingin bahkan saat musim kemarau tiba.

Melansir dari laman BEAUTYNESIA, fenomena bediding diumumkan tengah terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Hal tersebut diketahui dari postingan resmi Instagram@jatimpemprov. Dalam postingan tersebut, terdapat peringatan kepada warga Jawa Timur dan sekitarnya untuk bersiap menghadapi fenomena yang rutin terjadi setiap tahun ini.

Selain itu, fenomena ini juga berpotensi akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Lantas, apa yang dimaksud dengan fenomena bediding?


Apa itu bediding?

Bediding sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Jawa, bedhiding. Dalam bahasa Jawa, bedhiding berarti cuaca dingin yang terjadi menjelang musim kemarau panjang. Kata ini kemudian diserap menjadi bediding dengan pengertian yang sama, Bunda.

Singkatnya, bediding adalah sebuah fenomena alam dimana suhu udara akan terasa sangat dingin, terutama di malam hari. Biasanya, keadaan ini adalah pertanda akan terjadinya peralihan musim dari penghujan ke kemarau.

Fenomena ini pada umumnya terjadi di sebagian besar wilayah Jawa. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bediding juga bisa meluas hingga ke Nusa Tenggara dan beberapa wilayah yang ada di selatan garis khatulistiwa lainnya.

Kapan fenomena bediding terjadi?

Fenomena bediding umumnya terjadi pada awal musim kemarau, yaitu sekitar bulan Juli hingga September. Sebagai informasi, pada bulan-bulan tersebut, posisi matahari berada pada titik terjauh. Tepatnya di sebelah utara garis khatulistiwa. Kondisi inilah yang membuat belahan bumi utara menjadi panas, sementara belahan bumi selatan menjadi dingin.

Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara letaknya berada di selatan garis khatulistiwa. Inilah yang menyebabkan daerah tersebut cenderung lebih dingin daripada daerah lainnya. Fenomena bediding ini pun biasanya akan berlangsung sampai beberapa bulan. Selanjutnya, suhu udara pun akan berangsur kembali normal.

Penyebab fenomena bediding

Fenomena ini ditandai dengan adanya pergerakan angin dari arah timur (Benua Australia). Saat itu, Benua Australia tengah dalam musim dingin. Tekanan udara tinggi inilah yang akan membawa hawa dingin bergerak sampai ke Indonesia.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Waspada 5 Jenis Penyakit Anak di Musim Hujan, Salah Satunya Infeksi Saluran Cerna

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu

Parenting Nadhifa Fitrina

Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas

Kehamilan Annisa Karnesyia

Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan

15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu

Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK