MOM'S LIFE
Cerita Diet Perempuan Pangkas 63 Kg dalam 15 Bulan, Menunya Mudah Ditiru Bun!
Arina Yulistara | HaiBunda
Minggu, 01 Dec 2024 03:00 WIBJangan mudah menyerah saat diet turun berat badan. Ini ada inspirasi cerita diet dari seorang perempuan yang mampu turunkan berat badan 63 kg.
Perjalanan menurunkan berat badan memang selalu penuh tantangan. Meski demikian, perjuangan yang konsisten bisa menghasilkan hasil baik. Seperti kisah Jacinta, seorang perempuan 27 tahun yang perjalanan dietnya menjadi inspirasi banyak orang.
Seorang manajer ritel asal Melbourne ini berhasil memangkas berat badannya hingga setengah dari bobot awal hanya dalam waktu 15 bulan, mengandalkan perubahan pola makan dan olahraga rutin. Dari berat badan 128 kilogram, kini ia berada di angka 63 kilogram dengan tubuh ramping ukuran 8.
Jacinta mengakui gaya hidupnya dahulu jauh dari sehat. Ia kerap mengonsumsi porsi besar makanan cepat saji, camilan manis, dan minuman bersoda. Menu sehari-harinya dipenuhi dengan kalori tinggi tanpa aktivitas fisik yang memadai.
"Saya makan siang dan makan malam dalam porsi besar," cerita Jacinta dilansir dari Daily Mail.
Alhasil, berat badannya meningkat drastis hingga menyebabkan nyeri sendi parah di pergelangan kaki yang memengaruhi aktivitas hariannya. Mari simak kisah diet Jacinta, dari pola makan buruk hingga bisa turun berat badan 63 kg dalam waktu kurang lebih satu tahun.
Kisah diet Jacinta: berawal dari kebiasaan buruk ke pola hidup sehat
Rutinitas makan Jacinta sebelumnya memang penuh dengan godaan. Sarapan hanya diisi dengan latte karamel, makan siang nasi goreng porsi besar atau mie teriyaki dengan minuman bersoda, dan makan malam terdiri dari makanan cepat saji seperti burger atau pasta berkeju dengan tambahan minuman bersoda 1,25 liter.
Sebelum tidur, Jacinta sering makan camilan berupa cokelat dan donat. Kebiasaan buruk ini dilakukan setiap hari.
Titik balik terjadi saat ia mulai merasakan nyeri sendi semakin parah, membuatnya sadar akan pentingnya perubahan gaya hidup. Ketika pandemi COVID-19 melanda Melbourne dan kota tersebut mengalami lockdown ketat, Jacinta memanfaatkan waktu di rumah untuk memulai rutinitas sehat, seperti mengubah pola makan sehat dan rutin olahraga.
"Saat itu saya tahu bahwa banyak hal perlu diubah. Jadi, saya memutuskan untuk fokus pada diet dan menghentikan beberapa kebiasaan buruk saya," ujarnya.
Menu diet sehat Jacinta
Dalam menjalani dietnya, Jacinta beralih ke makanan terkontrol kalori. Menu harian yang ia pilih mudah diikuti, dengan asupan antara 1.200 hingga 1.800 kalori per hari.
Contoh menu sehat ala Jacinta:
Sarapan: Sereal rendah gula dengan susu skim atau roti gandum dengan selai kacang.
Makan siang: Sandwich ham dan keju dengan salad.
Makan malam: Ikan panggang dengan kentang berbumbu.
Camilan: Buah segar atau kacang-kacangan dalam porsi kecil.
Jacinta juga secara bertahap mengganti kebiasaan buruknya. Ia mengurangi konsumsi minuman bersoda hingga akhirnya hanya mengonsumsi air putih. Begitu pula dengan camilan manis yang kini digantikan pilihan lebih sehat seperti buah dan kacang.
"Saya mulai mengurangi asupan minuman ringan dengan beralih ke jenis minuman ringan rendah gula dan kemudian akhirnya menghentikannya sama sekali dan hanya minum air putih. Saya juga mulai menurunkan asupan garam dan gula dengan mengurangi jumlah camilan tinggi garam dan gula," papar Jacinta.
Rutinitas olahraga Jacinta
Jacinta memulai dengan berjalan kaki selama satu jam di pagi dan sore hari. "Saya lebih suka berolahraga di pagi hari sebelum bekerja mulai pukul 05.00 atau 05.30. Saya juga mulai dengan kardio selama 15 sampai 30 menit menggunakan sepeda statis atau treadmill," kata Jacinta.
Setelah terbiasa, ia meningkatkan intensitas latihannya dengan menambahkan variasi olahraga lainnya. Berikut beberapa latihan yang dijalani saat diet turun berat badan:
- Kardio harian: Latihan intensitas tinggi seperti HIIT menggunakan treadmill, sepeda statis, atau lompat tali selama 30 sampai 45 menit.
- Latihan beban: Menggunakan dumbbell ringan untuk melatih otot lengan dan bahu.
- Senam atau pilates: Fokus pada gerakan untuk memperkuat otot inti dan memperbaiki postur tubuh.
Jacinta menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian yang tidak bisa ia lewatkan. "Awalnya berat, tapi tubuhku mulai terbiasa. Sekarang aku merasa lebih kuat dan fit," tambahnya.
Hasil diet yang mengubah hidup
Transformasi Jacinta tidak hanya terlihat dari penurunan berat badan tapi juga dari peningkatan kualitas hidupnya. Nyeri sendi yang dulu mengganggu kini hilang, dan ia merasa lebih energik serta percaya diri.
Selain itu, perubahan ini juga berdampak positif pada kesehatan mentalnya.
"Saya merasa lebih bahagia dan percaya diri. Kini saya bisa menikmati hidup dengan cara yang sebelumnya tidak pernah kubayangkan," ujar Jacinta dengan penuh semangat.
Bagi siapa pun yang sedang berjuang menurunkan berat badan, Jacinta menyarankan untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. "Akan ada hari di mana kamu merasa lelah atau ingin menyerah, tapi ingatlah alasan kamu memulai. Setiap usaha kecil akan membawa kamu lebih dekat pada versi terbaik dari dirimu sendiri," tuturnya.
Kisah Jacinta membuktikan bahwa dengan tekad, konsistensi, pola makan sehat, dan olahraga teratur, diet turun berat badan bisa dicapai. Yuk mulai diet, Bunda. Namun sebelumnya konsultasikan diet yang akan Bunda jalani dengan dokter terlebih dahulu ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Kesehatan & Cara Mengonsumsi Cuka Apel untuk Diet
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ingin Turunkan Berat Badan? Coba 12 Cara Diet Alami Ini, Bun
Tips Diet Ala Instruktur Pound Fit, Bisa Susut Hingga 24 Kg
Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Tanpa Konsumsi Pelangsing
7 Langkah Turunkan Berat Badan 10 Kg dalam 2 Bulan, Pakai Aturan 80-20
TERPOPULER
6 Hal yang Bisa Diungkap dari kebiasaan Orang Bicara Sambil Menyentuh Hidung
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
Ternyata Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mudah Cemas dan Ganggu Mentalnya
Kisah Langka Perempuan Perutnya Selalu Tampak Hamil 9 Bulan setiap Usai Makan
Momen Siraman dan Pengajian Syifa Hadju Jelang Nikah, Ayu Berkebaya Hijau Usung Adat Jawa
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Skincare Lokal untuk Ibu Hamil yang Aman & Punya Manfaat Terbaik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Cuci 1 Tabung Bukaan Depan yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kering, Bantu Melembapkan Sepanjang Hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Pompa ASI Handsfree Bagus, Berkualitas, & Anti Ribet Beserta Harganya
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Lanyard ID Card Brand Lokal yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Billy Syahputra dan Vika Kolesnaya Bawa Anak Bertemu Sang Buyut di Belarusia
Bunda Wajib Tahu! 5 Rekomendasi Tas Sekolah Terbaik untuk SD, SMP, hingga SMA
5 Potret Kim Go Eun dan Kim Jae Won dalam Drama Korea 'Yumi's Cells 3'
6 Hal yang Bisa Diungkap dari kebiasaan Orang Bicara Sambil Menyentuh Hidung
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Terpopuler: Meyden Temukan Catatan Terakhir Mendiang Ayah-Rumor Adhisty Zara Hamil
-
Beautynesia
5 Manfaat Manicure untuk Kesehatan Kuku dan Tangan, Nggak Cuma Bikin Kuku Makin Cantik!
-
Female Daily
YSL Libre Berry Crush: Flanker Terbaru yang Juicy dan Cocok untuk Siang Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 25 April: Capricorn Jangan Boros, Aquarius Ada Kabar Gembira
-
Mommies Daily
Kuis: Tipe Transportasi yang Paling Cocok dengan Kepribadianmu