MOM'S LIFE
Keluarga Suami Selalu Minta Uang? Ini Cara Menyingkapinya Menurut Pakar
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 03 May 2025 17:00 WIBMeminjamkan uang kepada anggota keluarga dapat menimbulkan ketegangan dalam hubungan jika Bunda tidak berhati-hati. Lantas, bagaimana cara menyikapi keluarga suami yang selalu minta uang?
Berdasarkan Bankrate’s 2024 financial taboos survey, hampir seperempat orang yang meminjamkan uang atau menanggung pengeluaran dengan harapan akan dibayar kembali mengatakan tindakan tersebut berdampak negatif pada hubungan mereka dengan pihak lain.
Dalam keuangan rumah tangga, tentunya masalah ini akan memengaruhi hubungan Bunda dan pasangan. Terlebih lagi ketika suami selalu memberikan pinjaman kepada keluarganya, meskipun hanya ingin membantu.
Sebagai istri, pastinya Bunda merasa bingung dalam menyikapi masalah ini. Pakar keuangan bernama Aja Evans menyarankan untuk menetapkan batasan dan komunikasi yang jelas.
“Putuskan apakah kamu mampu memberi mereka uang dan jika tidak, kamu mungkin tidak benar-benar dalam posisi untuk membantu,” ungkap Evans, dikutip dari laman CNBC Make It, Jumat (2/5/2025).
“Kamu tidak mungkin menenggelamkan kapal sendiri untuk menyelamatkan orang lain, bukan?” sambungnya.
Evans mengatakan bukan berarti membicarakan hal itu mudah. Sering kali, teman dekat atau anggota keluarga mungkin mengetahui hal-hal yang Bunda belanjakan, seperti pakaian atau liburan, dan membuat penilaian tentang apa yang mampu dan tidak mampu Bunda beli.
Namun, penting untuk mengingatkan diri sendiri bahwa tidak ada seorang pun yang lebih memahami keuangan Bunda daripada diri sendiri.
“Hanya karena kamu memilikinya di rekeningmu, bukan berarti kamu dapat memberikannya. Terutama jika kamu tahu akan ada tagihan lain yang harus dibayarkan,” ungkap Evans.
Cara menyikapi keluarga suami yang selalu minta uang
Berikut beberapa contoh batasan sehat dan cara menyikapi yang dapat Bunda lakukan ketika keluarga suami pinjam uang.
1. Diskusi dengan suami
Dilansir dari laman detikcom, tentu saja tidak ada salahnya membantu orang tua atau saudara dari pihak suami. Namun, tentunya dengan kemampuan yang ada.
Jika suami tidak ingin bicara atau sulit menerima, Bunda bisa mempertimbangkan jasa financial planner atau perencana keuangan sebagai penengah yang netral dan bisa memberikan penjelasan secara objektif.
2. Berikan apa yang Bunda bisa
Mengatakan tidak secara langsung saat keluarga pinjam uang mungkin tidak mudah. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan meminjamkan uang sesuai kemampuan, meskipun jumlahnya lebih kecil dari yang diminta.
Meskipun tidak perlu dijelaskan alasannya, akan sangat membantu jika Bunda bicara secara jujur kewajiban keuangan lain yang sedang dikelola.
“Itu batasan yang sehat karena meskipun kamu mungkin tidak dapat memberikan semua yang mereka inginkan, kamu memberikan apa yang kamu bisa tanpa menenggelamkan kapal kamu sendiri,” tutur Evans.
3. Tidak apa-apa untuk merasa bersalah
Merasa bersalah setelah menolak permintaan pinjam uang adalah hal wajar. Untuk mengatasi rasa bersalah, akan sangat membantu jika Bunda menuliskan batasan keuangan dan alasan menetapkannya.
Misalnya, Bunda ingin menambah tabungan darurat dengan mengalokasikan pendapatan tambahan ke rekening tabungan berbunga tinggi.
Saat menuliskan tujuan itu, Bunda dapat dengan mudah merujuknya kembali saat seseorang mencoba membuat Bunda merasa bersalah karena tidak meminjamkan uang kepada mereka.
“Ingatkan diri sendiri apa yang ingin kamu capai dan alasannya. Buat daftar batasan sendiri sehingga saat batasan itu dilanggar, kamu dapat meninjau kembali alasan melakukannya,” ungkap Evans.
Nah, itulah beberapa cara menyikapi keluarga suami yang selalu minta uang. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tanda Pernikahan Butuh Konseling, Jangan Abaikan!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Tanda Pasutri Butuh Konseling Pernikahan, Jangan Ditunda-tunda Bun
7 Tanda Kesepian dalam Pernikahan, Penyebab & Cara Mengatasinya
Mengenal Arti Prioritas dalam Hubungan, Tanda Pasangan Melakukannya & Contohnya
7 Tujuan Menikah dalam Islam yang Perlu Diketahui
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Speaker Karaoke Portable 80W: Cukup Kuat Buat Acara Outdoor?
-
Beautynesia
Trueve Luncurkan Acne Soothe Series, Solusi Baru Atasi Jerawat dengan Teknologi AI
-
Female Daily
no na Tampil Memukau di Head In The Clouds 2026, Intip Fashion Colorful Mereka
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Pesona Nicole Rossi 'Asmara Gen Z', Ini Rahasia Cantiknya
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love