MOM'S LIFE
Pekerja Bisa Cuti karena Banjir selama Sebulan Menurut Peraturan Pemerintah, Ini Caranya
Arina Yulistara | HaiBunda
Jumat, 11 Jul 2025 06:00 WIBRumah Bunda banjir? Mungkin bisa ajukan cuti selama sebulan sesuai dengan peraturan pemerintah.
Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek bukan hanya merendam rumah dan jalanan, namun juga menghambat aktivitas masyarakat, termasuk para pekerja. Kabar baiknya, jika Bunda termasuk termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terdampak banjir ternyata bisa mengajukan cuti hingga satu bulan penuh tanpa kehilangan hak gaji pokok.
Ketentuan ini menjadi salah satu bentuk perlindungan pemerintah bagi ASN yang mengalami musibah bencana alam. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menegaskan bahwa banjir termasuk kategori bencana alam yang memungkinkan PNS untuk mengajukan cuti dengan alasan penting.
Hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) No. 24/2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS. Dengan adanya aturan ini, PNS bisa fokus menata kembali kondisi rumah dan keluarganya tanpa khawatir akan ketidakhadiran di kantor.
PNS bisa cuti sebulan jika kena banjir
Berikut aturan cuti karena banjir untuk PNS.
Banjir termasuk alasan cuti penting
Dalam aturan yang berlaku, PNS memiliki beberapa jenis hak cuti, mulai dari cuti tahunan, cuti besar, cuti melahirkan, hingga cuti karena alasan penting. Untuk kondisi banjir atau bencana alam lainnya, cuti yang dapat diajukan adalah cuti karena alasan penting.
PNS yang terdampak banjir hanya perlu melampirkan surat keterangan dari ketua RT setempat sebagai bukti bahwa benar terjadi musibah banjir di lokasi tempat tinggalnya. Kategori cuti karena alasan penting tidak hanya berlaku untuk bencana alam.
Beberapa kondisi lain, seperti anggota keluarga sakit atau meninggal dunia hingga istri yang menjalani operasi caesar juga termasuk dalam kategori ini. Namun untuk musibah banjir, cuti diberikan agar pegawai dapat mengurus keluarga dan rumah yang terdampak serta memulihkan kondisi sebelum kembali bertugas.
Cuti sebulan tanpa potong gaji dan tunjangan
Menariknya, dalam ketentuan Peraturan BKN No. 24/2017 dijelaskan bahwa selama cuti karena alasan penting, PNS masih tetap menerima penghasilan penuh yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan.
Hanya saja, tunjangan kinerja akan mengalami pemotongan selama masa cuti tersebut. Lamanya cuti karena alasan penting untuk bencana banjir dapat diberikan hingga maksimal 1 bulan.
Waktu cuti ini tetap akan dipertimbangkan berdasarkan kebijakan dan kondisi masing-masing instansi. Dengan demikian, PNS memiliki kesempatan untuk fokus memulihkan diri dan keluarga tanpa terbebani dengan pekerjaan yang harus ditinggalkan sementara.
Cara mengajukan cuti karena banjir
Bagi Bunda berprofesi PNS yang rumahnya terdampak banjir dan ingin mengajukan cuti, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
- Mengajukan permohonan tertulis kepada pejabat berwenang yang memberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan minimal dari ketua RT setempat.
- Menggunakan formulir pengajuan cuti sesuai dengan contoh formulir yang berlaku di instansi masing-masing.
- Jika dalam kondisi mendesak sehingga PNS tidak dapat menunggu keputusan dari pejabat berwenang, pejabat tertinggi di tempat Bunda bekerja dapat memberikan izin cuti sementara secara tertulis. Kemudian akan diteruskan kepada pejabat berwenang.
"Dalam hal yang mendesak, sehingga PNS yang bersangkutan tidak dapat menunggu keputusan dari Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti, pejabat yang tertinggi di tempat PNS yang bersangkutan bekerja dapat memberikan izin sementara secara tertulis untuk menggunakan hak atas cuti karena alasan penting," seperti dikutip dari beleid Peraturan BKN Nomor 24 Tahun 2017.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Soft Skill yang Harus Dimiliki Pencari Kerja, Salah Satunya Berempati
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bolehkah Cuti Memotong Gaji Karyawan? Ketahui Aturannya
Kapan THR PNS 2025 Cair? Simak Jadwal, Aturannya & Estimasi Nominalnya
PNS Akan Terapkan Sistem Kerja FWA, Apa Itu? Kenali Aturan & Jadwalnya
4 Bocoran Kebijakan untuk PNS di Tahun 2025, Termasuk Kenaikan Gaji
TERPOPULER
Cerita Sinta 'Keong Racun' Sempat Ikut Suami Tinggal di Prancis, Kini LDR dan Pilih Jadi Desainer
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Menandakan Seseorang Memiliki EQ Rendah
Kenali Materi MPLS SD, SMP, SMA 2026 Sesuai Kemendikdasmen
Sejarah Operasi Caesar dalam Persalinan: Ternyata Pertama Kali Bukan Dilakukan Dokter
Resep Lapis Legit Hemat Telur, Hanya 6 Butir tapi Enak & Lembut
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cerita Sinta 'Keong Racun' Sempat Ikut Suami Tinggal di Prancis, Kini LDR dan Pilih Jadi Desainer
Kenali Materi MPLS SD, SMP, SMA 2026 Sesuai Kemendikdasmen
Resep Lapis Legit Hemat Telur, Hanya 6 Butir tapi Enak & Lembut
Sejarah Operasi Caesar dalam Persalinan: Ternyata Pertama Kali Bukan Dilakukan Dokter
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Menandakan Seseorang Memiliki EQ Rendah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Curhat Adik Korban Penganiayaan, Berharap Segera Kumpul dengan Yuvita
-
Beautynesia
5 Zodiak yang Miliki Love Language Act of Service
-
Female Daily
Ada Sheila Dara hingga Syifa Hadju, Fore Coffee Perkenalkan Brand Ambassador Terbarunya
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Gaya OOTD Gading Marten dan Medina Dina yang Serasi, Cocok untuk Couple
-
Mommies Daily
15 Theme Park Indonesia Terbaik untuk Liburan Sekolah Anak SD–SMA