HaiBunda

MOM'S LIFE

25 Tanaman Obat Keluarga dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 27 Jan 2026 20:40 WIB
Seledri, salah satu tanaman obat keluarga / Foto: Getty Images/Kesinee Bunsom

Bunda punya tanaman obat di rumah? Jika tidak punya maka mungkin tertarik menanam tanaman obat keluarga yang memiliki khasiat menjaga kesehatan tubuh.

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu warisan berharga bangsa Indonesia yang masih relevan hingga saat ini. Sejak dahulu, masyarakat memanfaatkan berbagai jenis tanaman di sekitar rumah untuk menjaga kesehatan dan mengatasi beragam keluhan penyakit.

Pengetahuan tersebut diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus hidup di tengah masyarakat. Mengutip situs resmi Direktorat Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan,  Sejarah mencatat bahwa penggunaan tanaman sebagai obat telah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu.


Bukti tertulis tertua ditemukan pada lempengan tanah liat peninggalan peradaban Sumeria yang mencatat ratusan jenis tanaman berkhasiat. Tradisi ini berkembang di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam.

Sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman herbal. Berbagai tanaman obat tumbuh subur diiklim tropis dan mudah dibudidayakan di pekarangan rumah.

Selain menjadi bahan utama jamu tradisional, tanaman obat keluarga juga menjadi alternatif pendukung gaya hidup sehat yang semakin diminati masyarakat modern. 

Tanaman obat keluarga dan khasiatnya

Dilansir dari BUKU SAKU Tanaman Obat Keluarga (TOGA), mari simak deretan tanaman obat keluarga beserta khasiatnya untuk kesehatan tubuh.

1. Seledri

Seledri tidak hanya dikenal sebagai sayuran pelengkap masakan, tapi juga memiliki manfaat kesehatan yang cukup luas. Kandungan antioksidan dan senyawa aktif di dalam seledri dipercaya mampu membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol jahat, serta menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, seledri juga sering digunakan untuk membantu meredakan peradangan sendi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi frekuensi sakit kepala atau migrain.

2. Sirih

Daun sirih merupakan tanaman yang memiliki nilai budaya dan medis. Dalam pengobatan tradisional, sirih dikenal memiliki sifat antiseptik alami yang kuat.

Manfaat daun sirih, seperti menjaga kebersihan dan kesehatan mulut, mengatasi bau mulut, serta membantu penyembuhan luka ringan. Selain itu, sirih juga sering dimanfaatkan untuk mengatasi masalah pernapasan, meringankan sembelit, hingga membantu menghentikan mimisan.

3. Binahong

Binahong termasuk tanaman obat merambat dengan daun berbentuk hati yang sering ditemukan di pekarangan. Daun binahong dikenal berkhasiat mempercepat proses penyembuhan luka, baik luka luar maupun luka dalam.

Selain itu, tanaman ini juga dimanfaatkan untuk mengatasi sariawan, melancarkan pencernaan, membantu menghentikan pendarahan, serta mendukung perawatan kulit seperti jerawat.

4. Kelor

Kelor dikenal sebagai tanaman superfood karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Daunnya mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik bagi tubuh.

Manfaat kelor, antara lain membantu menstabilkan tekanan darah, mengatasi anemia, meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, serta memperbaiki sistem pencernaan. Kelor juga dipercaya membantu menjaga kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Bayam duri

Bayam duri merupakan tanaman liar yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Kandungan zat besi dan seratnya membantu mencegah anemia dan menjaga kesehatan pencernaan.

Selain itu, bayam duri juga bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat, menjaga berat badan ideal, dam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

6. Belimbing wuluh

Belimbing wuluh dikenal dengan rasa asamnya yang kuat. Dalam pengobatan tradisional, buah dan daunnya dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Selain dikonsumsi, belimbing wuluh juga sering digunakan sebagai obat luar untuk membantu mengatasi jerawat dan masalah kulit. Kandungan asam alaminya dipercaya membantu mengurangi peradangan.

7. Jahe merah

Jahe merah memiliki rasa lebih pedas dibanding jahe biasa dan dikenal sebagai tanaman penghangat tubuh. Rimpangnya berkhasiat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan flu dan batuk, serta membantu mengatasi mual dan muntah.

Selain itu, jahe merah juga sering digunakan untuk meredakan nyeri otot, pegal-pegal, dan sakit sendi.

8. Kencur

Kencur banyak digunakan dalam ramuan jamu tradisional. Tanaman ini bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, meredakan nyeri, serta membantu mengurangi stres dan kelelahan. Kandungan alaminya juga dipercaya mampu menjaga kesehatan gigi dan gusi serta meningkatkan energi tubuh.

9. Kunyit

Kunyit dikenal sebagai tanaman obat yang kaya manfaat. Rimpangnya mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan.

Kunyit sering digunakan untuk meredakan nyeri haid, mengatasi rematik, membantu menetralkan racun dalam tubuh, serta meredakan gangguan lambung seperti maag.

10. Lengkuas

Lengkuas tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, tapi juga sebagai tanaman obat. Kandungan senyawa aktifnya membantu mengurangi peradangan, melindungi tubuh dari infeksi, serta meredakan gangguan pencernaan seperti sakit perut dan perut kembung.

11. Sereh

Sereh atau serai memiliki aroma khas yang menenangkan. Tanaman ini kaya akan antioksidan dan sering dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, meredakan kecemasan, serta membantu proses detoksifikasi tubuh. Air rebusan sereh juga dipercaya membantu meningkatkan kualitas tidur.

12. Lidah buaya

Lidah buaya dikenal luas dalam perawatan kulit dan kesehatan. Gel pada daunnya bermanfaat untuk membantu mengurangi peradangan sendi, menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, lidah buaya juga sering digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kesehatan pencernaan.

13. Cocor bebek

Cocor bebek merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan sering dimanfaatkan sebagai obat luar. Daunnya dipercaya mampu meredakan demam, mempercepat penyembuhan luka, mengatasi gigitan nyamuk, serta membantu mengurangi peradangan jerawat.

14. Kumis kucing

Kumis kucing dikenal sebagai tanaman herbal untuk kesehatan ginjal dan saluran kemih. Daunnya membantu mencegah infeksi saluran kencing, melancarkan buang air kecil, serta membantu meredakan rematik dan tekanan darah tinggi.

15. Brotowali

Brotowali memiliki rasa pahit yang khas, namun kaya manfaat. Tanaman ini dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatasi penyakit kulit, mendukung kesehatan hati, serta menurunkan demam.

16. Alang-alang

Akar alang-alang sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi panas dalam, mimisan, dan gangguan saluran kemih. Selain itu, tanaman ini juga dipercaya membantu meredakan asma dan membantu mengontrol kadar gula darah.

17. Benalu

Benalu yang tumbuh pada pohon tertentu dipercaya memiliki khasiat obat. Daunnya dimanfaatkan untuk membantu mengatasi radang sendi, melancarkan peredaran darah, menormalkan detak jantung, serta berpotensi menghambat pertumbuhan sel abnormal.

18. Jambu biji

Daun jambu biji dikenal sebagai obat tradisional untuk diare. Selain itu, jambu biji juga membantu menurunkan kolesterol dan sering digunakan sebagai pendukung pengobatan demam berdarah karena kandungan nutrisinya.

19. Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman herbal. Khasiatnya bisa membantu membersihkan darah, mengatasi batuk darah, disentri, serta menjaga kesehatan mata.

20. Bakung

Bakung dimanfaatkan sebagai obat luar untuk mengatasi bisul, borok, dan radang kulit bernanah. Tanaman ini juga dikenal memiliki efek analgesik dan anti pembengkakan.

21. Kayu manis

Kayu manis memiliki aroma khas dan rasa hangat. Manfaatnya bisa membantu mengatasi sakit perut, diare, rematik, serta meningkatkan sirkulasi darah.

22. Mimba

Mimba dikenal sebagai tanaman antiseptik alami. Daun, kulit, dan kayunya dimanfaatkan untuk membantu mengatasi demam, diabetes, rematik, serta berbagai masalah kulit seperti eksim.

23. Pinang

Pinang dimanfaatkan secara tradisional untuk mengatasi cacingan, diare, dan batuk. Biji pinang juga dipercaya membantu menguatkan gigi dan meredakan nyeri pinggang.

24. Bunga tasbih

Bunga tasbih bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi hipertensi, gangguan kulit, keputihan, jerawat, serta peradangan pada tubuh.

25. Andong

Daun andong sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi menstruasi tidak lancar, gangguan lambung, wasir, serta masalah saluran kemih.

Mana tanaman obat keluarga yang Bunda punya di rumah?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ini Waktu yang Tepat Menyiram Tanaman Setelah Hujan Deras

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Viral Prilly Latucosina Cari Lowongan Kerja di Medsos, Netizen Heboh Komentar

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Cantiknya Wajah Kayya Anak Kiky Saputri, Sering Disebut Seperti Boneka

Parenting Nadhifa Fitrina

Potret Rumah Budi Doremi di Desa, Tenang Dipenuhi Ornamen Kayu & Dikelilingi Pohon

Mom's Life Annisa Karnesyia

[MALAM] 7 Ciri-ciri Herpes Kelamin Perempuan, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

25 Tanaman Obat Keluarga dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Viral Prilly Latucosina Cari Lowongan Kerja di Medsos, Netizen Heboh Komentar

5 Potret Cantiknya Wajah Kayya Anak Kiky Saputri, Sering Disebut Seperti Boneka

Resmi Menikah, Intip Momen Pemberkatan Ranty Maria dan Rayn Wijaya

25 Tanaman Obat Keluarga dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

7 Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Anak, Ada Kesukaan Si Kecil?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK