MOM'S LIFE
Prilly Latuconsina Minta Maaf usai Dapat Kritik Pedas & Dianggap Tone Deaf soal Open to Work
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 04 Feb 2026 11:30 WIBAktris sekaligus pengusaha Prilly Latuconsina, akhirnya muncul usai memicu polemik terkait unggahannya di LinkedIn. Ia menyampaikan permohonan maaf usai menuai kritik dari publik.
Melalui akun Threads dan Instagram pribadinya, Prilly menyampaikan klarifikasi terkait kegaduhan tersebut. Ia memilih berbicara langsung agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berlarut.
Persoalan ini bermula ketika Prilly mengaktifkan fitur Open to Work di profil LinkedIn miliknya. Unggahan itu pun langsung menyita perhatian netizen, Bunda.
Namun, permasalahan ini kian bergulir menjadi bola panas setelah Prilly menerima kerjasama dengan sebuah brand sebagai bagian dari kampanye pemasaran. Banyak kritik pedas yang mampir di akun media sosial miliknya.
Sejumlah pihak menganggap dirinya sebagai tone deaf alias kurang peka di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Kritik pun datang karena unggahan itu dianggap 'sensitif' terhadap kondisi para pencari kerja.
Menanggapi reaksi yang muncul, Prilly mengaku memahami berbagai emosi publik. Ia menyadari unggahannya itu memicu kekecewaan dan kemarahan bagi sebagian orang.
"Hai semuanya. Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," kata Prilly, dikutip dari akun Instagram @prillylatuconsina96.
"Untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi ini dengan baik sebagai bentuk tanggung jawabku dalam berkomunikasi," ujarnya.
Prilly minta maaf usai dapat kritik pedas
Perempuan berusia 29 tahun itu memilih untuk angkat bicara agar tidak terjadi kesalahpahaman berkepanjangan. Permintaan maaf tersebut disampaikan secara terbuka melalui akun Threads miliknya.
Lewat unggahan itu, Prilly mengakui bahwa tindakannya telah memicu kegaduhan. Ia pun menyadari banyak pihak yang merasa tidak nyaman atas unggahan tersebut.
"Aku minta maaf karena sudah menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dan kegaduhan. Aku minta maaf karena sudah membuat ketidaknyamanan dan kesalahpahaman," tulis Prilly.
Dalam penjelasannya, Prilly menyampaikan bahwa sejak awal ia tidak ada niat buruk di balik unggahannya itu. Ia merasa perlu menjelaskan konteks supaya publik paham posisinya.
"Sedikit penjelasan aku, bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang saat ini," tuturnya.
Kekasih Omara Esteghlal ini juga sadar bahwa latar belakang setiap orang berbeda-beda. Ia memahami mengapa unggahannya itu bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak.
"Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," ungkapnya.
Prilly kemudian menjelaskan secara spesifik soal penggunaan fitur Open to Work di LinkedIn. Menurutnya, fitur tersebut digunakan untuk tujuan profesional yang berbeda dari anggapan publik.
"Spesifik mengenai penggunaan fitur Open to Work, aku melakukannya murni sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas network profesionalku. Bukan sama sekali dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun," pungkasnya.
Prilly tegaskan tak ada niat ambil kesempatan orang lain
Prilly Latuconsina kembali melanjutkan klarifikasinya terkait polemik fitur Open to Work. Ia mengatakan bahwa langkah tersebut tidak dilandasi niat yang merugikan siapa pun.
Menurutnya, apa yang dilakukannya merupakan bagian dari proses belajar dalam perjalanan kariernya. Ia juga melihatnya sebagai upaya untuk terus berkembang secara profesional.
Pemain film Budi Pekerti ini ingin meluruskan bahwa tindakannya kerap disalahartikan. Padahal, tujuan utamanya adalah membuka ruang dan pengalaman baru dalam dunia kerja.
"Aku tidak bermaksud mengambil kesempatan siapapun, melainkan sebagai bagian proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Prilly kembali menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Ia juga mengapresiasi masukan yang diberikan kepadanya.
"Sekali lagi, aku benar-benar minta maaf jika situasi ini menimbulkan rasa tidak nyaman bagi siapa pun. Terima kasih atas perhatian, masukan, dan ruang yang diberikan," ujarnya.
Demikianlah ulasan tentang Prilly Latuconsina menyampaikan permintaan maafnya usai mendapat kritik pedas terkait penggunaan fitur Open to Work.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)