HaiBunda

MOM'S LIFE

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur di Ruangan Dingin dengan Selimut Menurut Studi Psikologi

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Senin, 23 Feb 2026 15:00 WIB
9 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur di Ruangan Dingin dengan Selimut Menurut Studi Psikologi/Foto: Getty Images/iStockphoto/golubovy
Jakarta -

Bunda, sebagian orang merasa tidak bisa tidur tanpa ruangan yang dingin dan selimut yang menutup rapat tubuhnya. Menariknya, kebiasaan sederhana ini sering dikaitkan dengan ciri kepribadian orang tidur yang mungkin belum banyak disadari.

Bunda mungkin mengira pilihan suhu kamar hanya soal selera atau kebiasaan saja. Padahal, ada temuan psikologi yang menghubungkan hal tersebut dengan ciri kepribadian orang tidur secara lebih mendalam.

Lalu, apa sebenarnya makna di balik kebiasaan tidur di ruangan dingin dengan selimut? Yuk, kita telusuri bersama bagaimana ciri kepribadian orang tidur bisa tercermin dari cara mereka menciptakan kenyamanan saat beristirahat.


9 Ciri kepribadian orang tidur dengan selimut

Dikutip dari laman YourTango, kebiasaan tidur di ruangan dingin dengan selimut tebal ternyata berkaitan dengan karakter seseorang. Berikut ini sembilan ciri kepribadian orang tidur dengan selimut yang menarik untuk Bunda ketahui.

1. Mencari kenyamanan secara sengaja

Salah satu ciri kepribadian orang tidur dengan selimut adalah mereka mencari kenyamanan secara sengaja. Di tengah tekanan pekerjaan maupun urusan hidup, mereka memilih menciptakan ruang istirahat yang benar-benar membuat tubuh dan pikiran terasa aman.

Alih-alih melampiaskan stres dengan aktivitas lain, mereka justru menikmati sensasi ruangan dingin dan selimut tebal sebagai cara menenangkan diri. Menurut seorang ahli neurologi UT Health San Antonio yang berspesialisasi dalam pengobatan tidur, Okeanis Vaou, MD, FAAN, tubuh memang menurunkan suhu alaminya saat bersiap tidur, sehingga pilihan ini mencerminkan ciri kepribadian orang tidur yang peka terhadap kebutuhan relaksasi dan kenyamanan.

2. Memiliki kesadaran diri yang tinggi

Salah satu ciri kepribadian orang tidur dengan selimut lainnya adalah mereka memiliki kesadaran diri yang tinggi. Berdasarkan studi oleh Harvard Business Publishing Corporate Learning yang berfokus pada The Importance of Human-Centered Leadership (HCL), hanya sekitar 15 persen orang yang benar-benar memiliki self-awareness atau kesadaran diri yang kuat.

Bunda, orang dengan kesadaran diri tinggi biasanya lebih peka terhadap pikiran dan emosinya sendiri sehingga sulit benar-benar rileks. Oleh karena itu, mereka cenderung menciptakan kamar yang dingin dan menggunakan selimut tebal agar tubuh dan sistem sarafnya terasa lebih tenang sebelum terlelap.

3. Lebih suka mengikuti jadwal yang dapat diprediksi

Ciri ketiga dari ciri kepribadian orang tidur dengan selimut adalah mereka cenderung menyukai jadwal yang teratur dan mudah diprediksi. Bagi Bunda yang seperti ini, pola tidur yang konsisten terasa jauh lebih menenangkan dibandingkan rutinitas yang selalu berubah-ubah.

Orang dengan ciri kepribadian seperti ini biasanya menjaga suhu kamar tetap stabil dan memakai selimut yang sama karena tidak nyaman dengan perubahan mendadak. 

Sebuah studi terbaru oleh seorang ilmuwan dan peneliti terkemuka di Marcus Institute for Aging Research, Amir Baniassadi, Ph.D., yang diterbitkan dalam jurnal Science of the Total Environment menunjukkan bahwa suhu kamar yang terlalu hangat dapat menurunkan efisiensi tidur hingga 5–10 persen, sehingga preferensi pada ruangan sejuk dan suasana yang konsisten justru membantu kualitas istirahat mereka dalam jangka panjang.

4. Tetap tenang di bawah tekanan

Tetap tenang saat menghadapi tekanan bukan hal mudah, tetapi ini menjadi gambaran kuat dari ciri kepribadian orang tidur di ruangan dingin dengan selimut tebal. Kebiasaan beristirahat dengan nyaman membantu mereka menjaga pikiran tetap jernih dan tidak gegabah ketika situasi memanas.

Seorang penulis dengan gelar sarjana psikologi, Marielisa Reyes, menjelaskan bahwa kualitas tidur yang teratur berpengaruh besar pada kestabilan emosi. Oleh karena itu, orang yang suka tidur di ruangan dingin dengan selimut tebak dan disiplin menjaga pola hidup akan cenderung lebih mampu mengendalikan diri serta tidak mudah larut dalam stres.

5. Memiliki imajinasi yang aktif

Pikiran yang kerap melayang dan dipenuhi berbagai skenario serta imajinasi yang tinggi sering menjadi bagian dari ciri kepribadian orang tidur dengan selimut di ruangan dingin. Mereka cenderung gemar membayangkan banyak hal, bahkan saat sedang duduk santai atau berada di tengah aktivitas harian.

Aktivitas mental yang padat tentu membuat mereka membutuhkan waktu istirahat yang benar-benar berkualitas. Oleh karena itu, orang dengan ciri kepribadian seperti ini biasanya memilih selimut tebal agar tubuh terasa lebih nyaman, sehingga pikiran yang aktif pun bisa perlahan tenang dan fokus untuk terlelap.

6. Bersifat protektif secara alami

Ada orang yang terlihat santai menjalani hidup, tetapi ada pula yang cenderung menjaga diri dan lingkungannya dengan sangat hati-hati atau protektif. Sikap ini kerap menjadi bagian dari ciri kepribadian orang tidur yang memilih ruangan dingin dan selimut tebal sebagai sumber rasa aman.

Bagi seseorang yang protektif, dunia sering terasa penuh risiko sehingga mereka berusaha melindungi energi dan perasaannya sendiri. Marielisa Reyes juga menyatakan bahwa kebutuhan akan kenyamanan fisik saat tidur bisa mencerminkan dorongan emosional untuk merasa lebih terlindungi, itulah sebabnya ciri kepribadian orang tidur seperti ini kerap mencari ketenangan lewat selimut yang membungkus tubuh diri mereka saat tidur. 

7.  Sangat berhati-hati dan waspada

Kehidupan sehari-hari sering kali penuh situasi tak terduga, sehingga kewaspadaan menjadi sangat penting bagi sebagian orang. Dalam konteks ini, ciri kepribadian orang tidur di ruangan dingin dengan selimut tebal kerap menunjukkan sikap alami yang lebih berhati-hati dan penuh pertimbangan.

Menciptakan suasana tidur yang nyaman dapat membantu meredakan rasa cemas yang muncul karena sikap terlalu waspada. Bahkan, studi yang diterbitkan di American Psychological Association menunjukkan bahwa orang yang tidur cukup akan cenderung merasa lebih aman dan lebih bahagia, sehingga kondisi emosinya pun menjadi lebih stabil.

8. Mereka sangat detail

Kepekaan terhadap hal-hal kecil dan detail observasi hal di sekitar menjadi gambaran kuat dari ciri kepribadian orang tidur di ruangan dingin dengan selimut tebal. Mereka terbiasa menangkap perubahan ekspresi, gerak tubuh, hingga suasana sekitar yang sering kali terlewat oleh orang lain.

Seorang mantan agen FBI dan penulis tentang perilaku manusia, membaca orang, dan komunikasi nonverbal, Joe Navarro, MA, dalam laman Psychology Today, menjelaskan bahwa keterampilan observasi membantu seseorang memahami apa yang dipikirkan, dirasakan, atau bahkan direncanakan orang lain. Seseorang yang sangat detail membutuhkan suasana kamar yang sejuk dan selimut tebal agar pikiran lebih tenang dan tubuh dapat beristirahat dengan optimal yang mengakibatkan mereka bisa sangat detail setiap melakukan aktivitas keesokan harinya.

9. Mereka adalah pemikir yang mendalam

Kebiasaan tidur di ruangan dingin dengan selimut tebal juga sering dikaitkan dengan ciri kepribadian orang tidur yang gemar berpikir mendalam. Mereka tidak mudah puas dengan jawaban di awal saja dan cenderung menelaah sesuatu hingga ke akar persoalan.

Namun, kebiasaan menganalisis secara terus-menerus dapat menguras tenaga dan emosi. Dengan demikian, orang yang termasuk pemikir mendalam sangat membutuhkan kualitas istirahat yang baik dan nyaman. Hal ini sejalan dengan penjelasan perawat kesehatan mental, Kim Nokes-Stenz dan Emily Kidd, dalam laman Rogers Behavioral Health, yang menekankan bahwa istirahat berperan penting dalam menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental.

Bunda, itulah rangkaian penjelasan tentang ciri kepribadian orang tidur di ruangan dingin dengan selimut menurut studi psikologi. Semoga penjelasan mengenai ciri kepribadian orang tidur ini bisa menambah wawasan dan membuat Bunda semakin memahami diri sendiri maupun orang terdekat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bunda Wajib Tahu, 7 Makanan dan Minuman Ini Bikin Cepat Haus saat Sahur

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Rumah Super Mewah Senilai Rp744 Miliar Laku Terjual, Pembelinya Punya Nama Besar

Mom's Life Natasha Ardiah

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur di Ruangan Dingin dengan Selimut Menurut Studi Psikologi

Mom's Life Natasha Ardiah

Bunda Wajib Tahu, 7 Makanan dan Minuman Ini Bikin Cepat Haus saat Sahur

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

Studi Ungkap Kemampuan Membaca Anak Menurun, Terungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Parenting Indah Ramadhani

Terganggu karena Batuk saat Puasa? Ini 3 Resep Mengatasinya yang Bisa Dicoba saat Berbuka

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Keren! Film Indonesia 'Jumbo' Masuk 10 Besar Box Office Korea Selatan

Bunda Wajib Tahu, 7 Makanan dan Minuman Ini Bikin Cepat Haus saat Sahur

Studi Ungkap Kemampuan Membaca Anak Menurun, Terungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Terganggu karena Batuk saat Puasa? Ini 3 Resep Mengatasinya yang Bisa Dicoba saat Berbuka

Bayi Sudah MPASI, Berapa Kali Butuh Minum ASI?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK