HaiBunda

MOM'S LIFE

Ramai soal LPDP, Tasya Kamila Laporkan Kontribusi ke Indonesia Usai Terima Beasiswa

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 24 Feb 2026 12:55 WIB
Tasya Kamila/ Foto: Instagram @tasyakamila
Jakarta -

Program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah menjadi sorotan publik. Hal ini dipicu pernyataan kontroversial alumni penerima beasiswa berinisial DS terkait kewarganegaraan anaknya.

Dalam video yang diunggah di Instagram, DS melontarkan ucapan, 'cukup saya yang WNI, anak jangan'. Ucapan tersebut menimbulkan polemik di kalangan masyarakat dan viral di media sosial.

Perlu diketahui, LPDP merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Indonesia kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan studi di dalam atau luar negeri. Dilansir detikcom, seorang penerima beasiswa LPDP wajib mengabdi sebanyak dua kali masa studi di Indonesia.


Banyak anak bangsa menerima beasiswa LPDP untuk melanjutkan studinya. Beberapa di antaranya adalah artis atau figur publik terkenal Tanah Air, Bunda.

Salah satu penerima beasiswa LPDP yang dikenal publik adalah mantan penyanyi cilik, Tasya Kamila. Bunda dua anak ini pernah mendapatkan beasiswa LPDP untuk menempuh pendidikan S2 di Columbia University, Amerika Serikat.

"Terima kasih @lpdp_ri atas kepercayaannya. Alhamdulillah telah selesai masa bakti. Bismillah, jangan lelah mencintai negeri. Kita semua punya tempat untuk berkontribusi," tulis Tasya di Instagram @tasyakamila. 

Kontribusi Tasya usai terima beasiswa

Polemik soal beasiswa LPDP membuat Tasya Kamila buka suara. Sebagai penerima beasiswa ini, Tasya menjawab pertanyaan sejumlah netizen tentang kontribusinya ke Indonesia usai menerima beasiswa.

Dalam unggahan di Instagram, perempuan 33 tahun ini mengungkap alasannya bicara ke publik. Tasya menganggap publik berhak tahu tentang kontribusinya usai mendapatkan beasiswa lantaran biaya pendidikannya dibiayai oleh negara.

"Buatku, kalian berhak bertanya soal ini! Sebagai sesama rakyat yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau "investasi" kita semua melalui APBN dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia menghasilkan output yang baik buat bangsa. Untuk itu, izinkan aku melaporkan apa saya yang sudah ku lakukan selama periode masa bakti LPDP dalam berkontribusi pada bangsa," tulisnya.

Tasya menjalani masa kuliah S2 di jurusan Public Administration in Energy and Enviromental Policy di Columbia University selama periode 2016-2018. Tasya memilih jurusan tersebut lantaran memiliki ketertarikan di bidang lingkungan hidup dan perumusan kebijakan publik. Ia juga pernah terpilih sebagai Duta Lingkungan Hidup pada tahun 2005.

Selama masa perkuliahan, Tasya aktif di organisasi pemuda internasional di bawah naungan PBB. Ia juga pernah menjadi bendahara organisasi Mahasiswa Asia Tenggara di kampus dan magang di Kementerain ESDM.

Bentuk tanggung jawab Tasya selama masa bakti LPDP

Setelah lulus kuliah, Tasya kembali ke Indonesia dan menjalani masa bakti dari tahun 2018 sampai 2023. Dalam keterangannya, Tasya menjelaskan bahwa LPDP tidak menuliskan secara eksplisit bentuk 'kontribusi untuk Indonesia' selama Masa Bakti.

"Menurutku, LPDP percaya bahwa Awardee-nya memiliki cara dan kapasitas masing-masing untuk berkontribusi," kata Tasya.

Lantas, apa saja bentuk tanggung jawab dan kontribusi Tasya selama masa bakti LPDP?

Di masa bakti ini, Tasya mengaku dirinya menjadi jembatan antara pemerintah dan publik dalam kapasitas sebagai figur publik. Setelah lulus, Tasya juga tetap aktif menjadi Duta Lingkungan Hidup dan bekerjasama dengan berbagai kementerian serta lembaga untuk sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait program pemerintah.

Tasya pernah melakukan gerakan akar rumput dengan yayasan lingkungan. Ia juga sempat memperdayakan pemuda Indonesia melalui talkshow hingga workshop di bidang pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan.

Selama masa baktinya, Tasya sempat menjadi pengajar untuk sebuah platform pendidikan online. Ia mengajar geografi/ lingkungan dan Bahasa Inggris untuk tingkat SMA, Bunda

Di dunia musik, Tasya juga menjalani perannya selama masa bakti LPDP. Perempuan kelahiran Jakarta ini berperan aktif dalam industri kreatif Indonesia dan ikut melestarikan lagu anak Indonesia.

Terakhir, Tasya memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk berbagi informasi seputar parenting, tumbuh kembang anak, dan kesehatan. Hal tersebut dilakukan Tasya untuk mendukung salah satu program pemerintah, yakni menciptakan Generasi Emas Indonesia.

Dalam unggahan ini, Tasya juga mengunggah foto-foto aktivitasnya selama menjalani masa bakti LPDP, Bunda. Menurut Tasya, kontribusinya kepada negara seharusnya tidak berhenti setelah menyelesaikan masa bakti.

"Namun buatku, kontribusi kepada negeri tidak berhenti di masa bakti. Ini merupakan perjalanan dan komitmen seumur hidup untuk terus mencintai negeri, menghargai rakyat, dan membangun Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan," tulisnya.

"Di zaman sekarang, aku rasa ada banyak cara dan kesempatan bagi kita untuk berkontribusi kepada negeri. Baik itu secara konvensional (seperti bekerja di kantor), maupun secara modern (seperti menjadi influencer yang bisa menggerakkan semangat hingga suatu aksi bisa menjadi policy, and vice versa. Siapa pun kita, memiliki tempat untuk berkontribusi, asal kita mengusahakannya. Termasuk kami, para Ibu Rumah Tangga," lanjutnya.

Itulah isi curahan hati Tasya Kamila untuk menjawab pertanyaan publik terkait kontribusinya usai menerima beasiswa LPDP.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Bunda Seleb yang Rajin Bacakan Buku untuk Anak, Ada Nikita Willy hingga Tasya Kamila

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Begini Cara Penukaran Uang Rupiah di PINTAR BI

Mom's Life Amira Salsabila

Ramai soal LPDP, Tasya Kamila Laporkan Kontribusi ke Indonesia Usai Terima Beasiswa

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Potret Ameena Anak Aurel & Atta Ultah, Keluarga Halilintar hingga KD Kompak Hadir

Parenting Nadhifa Fitrina

Alami Kontraksi Terus-menerus, Zaskia Sungkar Ungkap Penyebab Melahirkan Prematur

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Daun Alami yang Bisa Membantu Menurunkan Demam Anak

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Rekomendasi Kurma Non Israel yang Bisa Dibeli Online, Aman & Tidak Diharamkan MUI

Begini Cara Penukaran Uang Rupiah di PINTAR BI

5 Potret Ameena Anak Aurel & Atta Ultah, Keluarga Halilintar hingga KD Kompak Hadir

Viral Soal Punch Si Bayi Monyet yang 'Diasuh' Boneka, Netizen Ramai Mau Bantu Adopsi

7 Daun Alami yang Bisa Membantu Menurunkan Demam Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK