Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kapan Sidang Isbat 2026, Simak Jadwal, Arti, Sejarah dan Penetapan Awal Lebaran

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 05 Mar 2026 04:50 WIB

Ilustrasi Ramadhan
Ilustrasi Kapan Sidang Isbat 2026, Simak Jadwal, Arti, Sejarah dan Penetapan Awal Lebaran /Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, sebagian besar umat Islam di Indonesia kini tengah menunggu pelaksanaan sidang isbat awal Lebaran 2026 yang akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H sebagai penanda resmi Hari Raya Idul Fitri.

Keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menentukan waktu perayaan. Selain itu, penetapan ini juga mempertimbangkan hasil pemantauan hilal serta perhitungan astronomi sesuai dengan ketentuan syariat.

Lantas, kapan jadwal sidang isbat untuk menentukan awal Lebaran 2026? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Apa itu sidang isbat?

Sidang isbat adalah forum resmi untuk menetapkan awal bulan dalam kalender Hijriah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama pihak terkait, mulai dari perwakilan ormas Islam, duta besar negara sahabat, DPR RI, hingga MUI.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan keputusan yang dihasilkan bersifat komprehensif dan dapat diterima secara luas.

Rangkaian kegiatannya terbagi dalam tiga tahapan. Pertama, pemaparan posisi hilal yang menjadi dasar penentuan momen penting seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Selanjutnya, digelar musyawarah penetapan, lalu diakhiri dengan penyampaian hasil melalui konferensi pers agar masyarakat memperoleh kepastian secara terbuka.

Penentuan ini biasanya menggunakan metode rukyatul hilal yang dilakukan di sejumlah titik pemantauan.

Teknik tersebut mengandalkan observasi langsung terhadap kemunculan bulan sabit pertama setelah konjungsi, yakni ketika matahari, bumi, dan satelit alami berada pada posisi tertentu. Penampakan inilah yang menjadi acuan awal maupun akhir setiap bulan dalam sistem penanggalan Islam.

Sejarah sidang isbat sebagai penetapan 1 Syawal

Tahukah Bunda? Sebelum Indonesia merdeka, penetapan awal bulan Hijriah belum dilakukan melalui sidang isbat.

Setiap organisasi Islam memiliki metode perhitungan masing-masing sehingga kerap terjadi perbedaan dalam menentukan awal Ramadhan maupun Idul Fitri di berbagai daerah.

Kemudian, pada 4 Januari 1946, pemerintah menunjuk Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menetapkan waktu Idul Fitri dan Idul Adha. Namun, keputusan tersebut belum sepenuhnya diikuti seluruh umat Islam.

Untuk menyatukan pedoman, dibentuk Badan Hisab Rukyat (BHR) pada 16 Agustus 1972. Lembaga ini bertugas menentukan tanggal 1 Hijriah serta melakukan kajian terkait hisab rukyat dan pelaksanaan ibadah, termasuk arah kiblat, jadwal salat, hingga fenomena gerhana.

Pada awal Kemerdekaan, acuan yang digunakan adalah wujud hilal, kemudian pada masa Orde Baru beralih ke kriteria imkanur rukyat dengan syarat tertentu terkait posisi dan usia bulan.

Saat pemerintahan Abdurrahman Wahid, BHR sempat diwacanakan untuk dibubarkan. Namun, pada era Susilo Bambang Yudhoyono, perannya diaktifkan kembali dengan melibatkan ahli astronomi agar keputusan lebih kuat secara ilmiah.

Sejak saat itu, sidang isbat juga disiarkan secara luas sehingga masyarakat dapat mengikuti proses penetapan awal Ramadhan dan Syawal secara terbuka, Bunda.

Jadwal sidang isbat penentuan awal Lebaran 2026

Dilansir dari laman resmi Bimas Islam, Kementerian Agama (Kemenag) RI, akan mengelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 H.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad. Ia pun mengatakan penentuan 1 Syawal dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ungkap Abu Rockmad.

Adapun prediksi beberapa titik penentuan hilal yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI saat menentukan awal 1 Ramadhan 1447 H. Berikut di antaranya:

Aceh

1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga

Sumatera Utara

2. Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara

Sumatera Barat

3. Pasaman Barat, Lantai 3 Gedung DPRD Pasaman Barat, Padang Tujuh Kec. Pasaman
4. Kota Payakumbuh, Bukit Nganang Kab. Lima Puluh Kota
5. Pesisir Selatan, Puncak Langkisau Carocok Painan
6. Kota Bukittinggi, Balcone Hotel Jl Raya Bukittinggi Medan KM 7 Padang Hijau Kec. Tilatang Kamang Kabupaten Agam
7. Kabupaten Solok, Panorama 2 Situnjau Laut Padang
8. Solok Selatan, Halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Solok Selatan
9. Tanah Datar, Jorong Sikaladi Nagari Pariangan Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar
10. Kota Pariaman, Salter Pantai Gamdoriah
11. Sawahlunto, Dusun Simpang, Desa Kolok Mudiak, Kecamatan Barangin
12. Kabupaten Pasaman, Puncak Tonang, Kecamatan Lubuk Sikapig
13. Agam, Pasir Tiku Nagari Tiku Selatan Kec. Tanjung Mutiara
14. Kabupaten Sijunjung, Hotel Bukik Gadang Muaro Sijunjung
15. Kabupaten Padang Pariaman, Pantai Ketaping Kecamatan Batang Anai
16. Kabupaten Lima Puluh Kota, Wisko Kuaro Taeh Bukik Kecamatan Payakumbuh
17. Padang, Bukit Gado Gado, Jl. Baru Pantai Air Manis Padang

Riau

18. Rooftop Hotel Sonaview Kota Dumai

Kepulauan Riau

19. Pantai Tanjung Setumu, Kota Tanjungpinang
20. Masjid Sultan Riayat Syah, Kota Batam
21. Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun
22. Arung Hijau, Kabupaten Kepulauan Anambas
23. Tugu Khatulistiwa, Tanjung Teludas, Kabupaten Lingga

Jambi

24. Rooftop Bank Jambi Lt.14 Telanaipura Kota Jambi

Sumatera Selatan

25. Helipad Hotel Aryaduta Palembang

Bangka Belitung

26. Pantai Tanjung Raya Penagan Kabupaten Bangka
27. Pantai Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat
28. Pantai Tanjung Tinggi Tanjungpandan Kab. Belitung

Bengkulu

29. Pantai Pasir Putih, Jalan Pariwisata No. 1 Kelurahan Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu

Lampung

30. POB Bukit Gelumpai, Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan

DKI Jakarta

31. Kanwil Kemenag DKI
32. Masjid Raya Hasyim Asyari Jakbar
33. Masjid Musariin Pesantren Alhidayah Basmol Jakbar
34. Pulau Karya/Pramuka (tentative)
35. Rumah Falak
36. Monas

Jawa Barat

37. Yayasan Pusat Observasi Bulan Astha Hannas Subang

Banten

38. Pantai Anyer Serang

Jawa Tengah

39. Planetarium dan Observatorium KH. Zubair Umar Al-Jailani, UIN Walisongo Semarang
40. Pasujudan Sunan Bonang, Lasem, Kab. Rembang
41. Assalaam Observatory, PPMI Assalaam, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo
42. Laboratorium Asy-Syira, Gedung Jenderal Soedirman, Kota Surakarta
43. Pantai Padelan, Kec. Ayah, Kab. Kebumen
44. Rooftop Hotel Aston Inn Cilacap, Kab. Cilacap
45. Pantai Kartini, Kec. Jepara, Kab. Jepara
46. Menara Masjid Agung Nurul Kalam, Kab. Pemalang
47. Pantai Alam Indah, Kota Tegal
48. MAN 2 Kudus, Kab. Kudus
49. Rooftop Gd. Fakultas Syariah UIN KH. Abdurrahman Wahid, Kajen, Kab. Pekalongan
50. MTs Abadiyah, Desa Mojolawaran, Kec. Gabus, Kab. Pati
51. Menara Pandang Teratai, Purwokerto, Kab. Banyumas
52. Lantai 6 Kantor Pemerintahan Terpadu Kab. Brebes
53. Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Kota Pekalongan

DI Yogyakarta

54. POB Syekh Belabelu Kretek Bantul
55. Griya Antariksa Soropadan Concat Depok Sleman
56. Bukit Brambang Gunungkidul
57. Bandara YIA

Jawa Timur

58. Lantai 9 Hotel Santika Kota Blitar
59. Puncak Bukit Banjarsari Wonotirto, Kab. Blitar
60. Pantai Srau Desa Candi Kecamatan Pringkuku Kab. Pacitan
61. Menara Mercusuar Kecamatan Puger Kabupaten Jember
62. Pantai Pancur Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi
63. Pantai Duta Kab. Probolinggo
64. Ds. Banyuurip Kec. Senori, Kab. Tuban
65. Pondok Pesantren Al Basyariyyah Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun
66. Aula dan Rooftop PT. BPR Bank Jombang

Kalimantan Barat

67. Pantai Indah Kakap, Kab. Kubu Raya

Kalimantan Tengah

68. Menara Masjid Raya Darussalam Palangka Raya

Kalimantan Timur

69. Menara Asmaul Husna Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda
70. Masjid IKN, Otorita IKN

Kalimantan Selatan

71. Rooftop Rumah Sakit Medical Center Amanah Banjarmasin

Kalimantan Utara

72. Satuan Radar AU (SATRAD) 225 Tarakan

Bali

73. Pantai Sekeh, Patra Jasa, Kuta Selatan, Badung, Bali

NTB

74. POB di Desa Teniga Kec. Tanjung Kabupaten Lombok Utara

NTT

75. Gedung Pelayanan BMKG Kupang, Kota Kupang, NTT
76. Teluk Gurita, Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kab. Belu, NTT

Sulawesi Selatan

77. Unismuh Makassar
78. Kemenag Kota Parepare

Sulawesi Barat

79. Pantai Soreang, Banggae Kab. Majene
80. Bukit Mercusuar Pasangkayu
81. Tanjung Mercusuar Sumare Mamuju

Sulawesi Tenggara

82. Pantai Watubangga Kec. Tanggetada Kab. Kolaka

Sulawesi Utara

83. Area Parkir MTC Megamas Lantai R1 Kota Manado

Gorontalo

84. Rooftop IAIN SAG, Kec. Kota Timur Kota Gorontalo

Sulawesi Tengah

85. POB BMKG Desa Marana, Kec. Sindue, Kab. Donggala

Maluku

86. Karpan Ambon
87. Latuhalat Ambon
88. Lantai 2 Kantor BMKG Kabupaten Kepulauan Tanimbar
89. Desa Ngilngof Kec. Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Propinsi Maluku
90. Puncak Kalipassa Desa Eti Kec. Seram Bagian Barat Kab. SBB
91. Dusun Misa Desa Haya Kec. Tehoru Kab. Maluku Tengah
92. Gunung Salabung Desa Waplauw Kab. Buru

Maluku Utara

93. Pantai Ropu Tengah Balu, Kec. Sahu Kab. Halmahera Barat
94. Pantai Afe Taduma, Kec. Pulau Ternate, Kota Ternate

Papua

95. Pantai Lampu Satu Merauke

Papua Barat

96. Pantai Masni Manokwari

Kapan 1 Syawal 1447 H/2026?

Pemerintah Indonesia belum menentukan secara pasti kapan 1 Syawal 1447 H, mengingat sidang isbat baru akan digelar pada Kamis, 19 Maret 2026 mendatang.

Meski begitu, pemerintah sebelumnya telah memprediksi Lebaran 2026 melalui kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kemenag RI. Pada kalender tersebut tercantum Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Sementara itu, PP Muhammadiyah telah menentukan Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, Bunda.

Nah, itulah jadwal lengkap sidang isbat penentu awal Lebaran 2026 yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda