moms-life
PIM 5 Sudah Dibuka, Tapi Kenapa Tidak Ada PIM 4? Ini Fakta Menariknya
HaiBunda
Sabtu, 07 Mar 2026 13:00 WIB
Daftar Isi
Bunda, kabar tentang PIM 5 yang sudah dibuka belakangan ini ramai dibicarakan banyak orang. Namun, muncul pertanyaan menarik, kenapa justru tidak ada PIM 4 sebelum hadirnya PIM 5?
Banyak Bunda mungkin penasaran dengan alasan di balik penamaan PIM 5 tersebut. Apakah ada strategi khusus, atau justru ada cerita unik yang membuat PIM 4 tidak pernah muncul?
Melalui artikel ini, Bunda akan menemukan fakta menarik tentang PIM 5, mulai dari alasan penamaannya hingga informasi yang membuat banyak orang semakin penasaran. Yuk, simak penjelasannya agar Bunda tidak ketinggalan informasi penting seputar PIM 5.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar tenant di PIM 5
Pondok Indah Mall (PIM) merupakan kawasan perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta Selatan dengan perkembangan yang cukup besar. Pusat perbelanjaan ini cukup famous dengan memiliki beberapa bangunan yang posisinya berdekatan, yaitu PIM 1, PIM 2, PIM 3. Dilansir dari situs berita detikcom, Pondok Indah Mall (PIM) akan diperbesar dengan dibangunnya PIM 5.
Bunda, hingga saat ini daftar tenant di PIM 5 memang belum diumumkan secara lengkap kepada publik. Namun, kehadiran PIM 5 sudah ramai dibicarakan di media sosial karena proyek pembangunannya tengah berlangsung di kawasan Jakarta Selatan.
Kabar pembangunan PIM 5 juga telah dikonfirmasi oleh Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Kentjana Tbk, Jeffri Sandra Tanudjaja. Ia menyampaikan bahwa proyek PIM 5 masih berada dalam tahap pembangunan dan dipersiapkan dengan konsep yang berbeda dari mall sebelumnya.
Menariknya, PIM 5 dirancang bukan sekadar pusat belanja biasa, melainkan tempat berkumpul atau hangout yang nyaman untuk berbagai kalangan. Nantinya, kawasan PIM 5 akan diisi oleh berbagai restoran, supermarket, serta area bersantai yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
"Konsepnya totally beda (dari PIM 1-3), ini adalah tempat untuk hangout jadi ada resto-resto lalu ada supermarketnya juga, lalu ada taman terbuka di tengah, lalu ada dog parknya seperti itu," jelas Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Kentjana Tbk, Jeffri Sandra Tanudjaja, yang dikutip dari detikcom.
Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan PIM 5 ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
"Iya kita harapkan bisa ya di 2026, Februari ini," paparnya.
Alasan di balik tidak adanya PIM 4
Ramainya pembahasan tentang PIM 5 membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai urutan penamaannya. Pasalnya, setelah PIM 3 yang mulai beroperasi pada 2021, proyek berikutnya justru langsung dikenal sebagai PIM 5.
Hal ini tentu memunculkan rasa penasaran di kalangan masyarakat, termasuk para Bunda yang mengikuti perkembangan pusat perbelanjaan tersebut. Mengapa angka 4 justru dilewati sebelum hadirnya PIM 5?
Menjawab hal tersebut, Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Kentjana Tbk, Jeffri Sandra Tanudjaja, memberikan penjelasan sederhana terkait keputusan tersebut. Ia menyebut bahwa pihak pengembang memang sengaja tidak menggunakan angka 4 dalam penamaan proyek sebelum PIM 5.
“Oh nggak apa-apa, kita menghindari angka 4 saja,” ujarnya sembari tertawa.
Penjelasan singkat itu sekaligus menjawab rasa penasaran publik terkait urutan nama sebelum hadirnya PIM 5.
Ia juga menambahkan bahwa penamaan proyek tetap berlanjut tanpa menggunakan angka tersebut.
“Jadi kita dari (PIM) 1, 2, 3, 5,” lanjutnya.
Angka 4 menurut kepercayaan China
Dalam budaya China, angka tidak sekadar simbol hitungan, tetapi juga memiliki makna tertentu. Salah satu angka yang sering dianggap kurang membawa keberuntungan adalah angka 4, yang kerap dihindari dalam berbagai hal.
Melansir The Chairman’s Bao, dalam bahasa Mandarin angka 4 dibaca “si” yang pengucapannya hampir sama dengan kata “sǐ” yang berarti kematian. Kesamaan bunyi ini membuat angka 4 sering dikaitkan dengan kesialan dan hal-hal yang berhubungan dengan kemalangan.
Kepercayaan tersebut tidak hanya ditemukan di China, tetapi juga di beberapa negara Asia lainnya. Di Jepang misalnya, angka 4 dibaca “shi”, yang juga memiliki arti kematian sehingga sering dianggap sebagai angka yang kurang baik.
Oleh karena itu, penggunaan angka 4 sering dihindari dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penomoran gedung. Banyak bangunan tinggi bahkan tidak menggunakan lantai 4 dan menggantinya dengan penomoran lain seperti 3A, sementara angka 13 juga dianggap kurang beruntung karena jika dijumlahkan menghasilkan angka 4.
Dikutip dari CNN Indonesia, ketakutan terhadap angka 4 dikenal dengan istilah Tetrafobia dan cukup kuat dipercaya dalam budaya Asia. Kepercayaan ini juga sering menjadi pembahasan menarik di tengah perbincangan publik, termasuk ketika muncul fenomena seperti PIM 5 yang memicu pertanyaan mengapa angka tertentu bisa saja dilewati.
Bunda, itulah penjelasan menarik di balik alasan mengapa tidak ada PIM 4 sebelum hadirnya PIM 5 yang kini sudah dibuka. Semoga informasi tentang PIM 5 ini bisa menambah wawasan Bunda sekaligus menjawab rasa penasaran yang selama ini muncul.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Jo Malone London Hadir di METRO Department Store PIM, Ada Diskon Nih Bun
30 Restoran All You Can Eat Jakarta dari Premium sampai di Bawah Rp100.000, Tempat Bukber Favorit!
Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA, BRI, BNI, BSI, Mandiri dan Lainnya Tahun 2026