HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Ciri Kepribadian Orang yang Mau Kasih Jalan Mobil Lain saat Macet

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 18 Mar 2026 08:15 WIB
Ilustrasi ciri kepribadian orang yang mau kasih jalan mobil lain saat macet / Foto: Getty Images/iStockphoto/comzeal
Jakarta -

Kondisi jalanan macet sering kali memicu emosi pengendara pribadi. Tapi, ada tipe orang yang justru memilih untuk tetap tenang dan memberi jalan bagi mobil lain lewat saat macet, Bunda.

Sikap tersebut mungkin terlihat sepele, tetapi sebenarnya mencerminkan kepribadian positif. Mereka yang memiliki kepribadian ini tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memahami bahwa setiap orang di jalan punya kepentingan dan tujuan masing-masing.

Orang yang mau kasih jalan mobil lain saat macet memiliki kepribadian yang khas. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!


Ciri kepribadian orang yang mau kasih jalan mobil lain saat macet

Melansir dari laman Your Tango, berikut 7 ciri kepribadian orang-orang yang sabar dan suka memberi jalan mobil lain lewat saat macet:

1. Mereka adalah orang-orang yang taat aturan

Mereka yang suka memberi jalan saat macet bisa jadi adalah orang-orang yang taat akan aturan. Mereka tidak mau menghalangi orang lain lewat atau memotong jalur karena tidak ingin terbawa emosi hingga melanggar hukum.

Orang-orang yang taat aturan mungkin merasa frustrasi karena harus memberi jalan kepada orang lain di jalanan. Tetapi, mereka tetap akan melakukannya demi keselamatan diri sendiri, Bunda.

2. Tidak hidup dalam keadaan terburu-buru

Orang yang sabar dalam berkendara tidak pernah mencoba untuk bersaing dengan semua orang. Ia adalah pribadi yang tidak terburu-buru dalam menyelesaikan tugas.

Orang dengan tipe ini lebih suka menikmati momen-momen tenang dalam kehidupan sehari-hari. Saat sedang terjebak macet, mereka lebih suka memanfaatkan momen tersebut untuk berpikir mendalam atau menikmati musik.

3. Mudah mengatur emosi yang kompleks

Orang-orang yang benar-benar tenang tahu bagaimana mengatur perasaan mereka, terutama mengatur emosi yang kompleks. Mereka dapat memberi ruang dan mengakui perasaan tersebut tanpa membiarkannya meledak menjadi amarah.

Sebuah studi yang diterbitkan di Social and Personality Psychology Compass mengatakan bahwa kurangnya keterampilan pengaturan emosi dapat mendorong seseorang untuk memotong jalur saat berkendara di jalan dan ia cenderung mengalami 'kemarahan di jalanan'.

4. Memiliki rasa empati

Mempersilakan kendaraan lain untuk lewat di jalanan dapat menunjukkan orang tersebut memiliki rasa empati yang tinggi. Orang-orang ini tahu bagaimana menawarkan belas kasih dan kebaikan kepada orang lain.

Dalam banyak kasus, orang-orang ini rela melakukan kebaikan karena mereka dapat menempatkan diri mereka pada posisi orang lain. Singkatnya, mereka tidak mudah marah dengan sesuatu yang dapat diperbaiki dengan sedikit kebaikan.

5. Orang yang percaya diri

Orang yang percaya diri dan yakin pada diri sendiri cenderung mengatasi sesuatu dengan cara yang lebih sehat. Ketika terjebak macet, mereka enggan berdebat dan membiarkan mobil lain lewat.

Mereka tidak memasukkan ke dalam hati perilaku seseorang saat menyalip lalu lintas atau menyalahkan orang lain ketika mereka merasa malu. Hal itu karena mereka memiliki fondasi kepercayaan diri yang kuat untuk melindungi kesejahteraan emosionalnya.

6. Peduli pada orang lain

Orang-orang yang mempersilakan mobil lain lewat merupakan pribadi yang peduli akan orang lain. Bahkan ketika mereka tidak mengenal orang tersebut atau sedang bergelut dengan rasa frustrasi, mereka mau meluangkan waktu untuk mengekspresikan kepedulian ini, Bunda.

Orang yang peduli pada orang lain dikenal sebagai pribadi ramah. Mereka tak mudah terpancing emosi bila terjadi keruwetan lalu lintas.

7. Memiliki sikap dewasa

Orang yang matang secara emosional tahu bagaimana mengelola emosi mereka sendiri, termasuk saat terjebak di situasi macet. Mereka mampu mentoleransi ketidaknyamanan dan menawarkan empati tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

Seseorang yang memiliki sikap dewasa akan membiarkan mobil lain lewat saat macet. Sementara orang yang 'belum dewasa' cenderung menghalangi jalur karena ingin mencoba membuktikan sesuatu hingga mengganggu perjalanan orang lain.

Demikian tujuh ciri kepribadian orang yang mau kasih jalan mobil lain saat macet. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tak Sepenuhnya Introvert atau Ekstrovert, Ini yang Disebut Otrovert

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret BCL Masak Rendang 7 Kg hingga 6 Jam, Tradisi Tiap Tahun Jelang Lebaran

Mom's Life Amira Salsabila

Ide Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Kartu Hampers Lebaran, Tulus dan Penuh Doa

Mom's Life Fauzan Julian Kurnia

Denada Ungkap Rasa Bersalah kepada Sang Putra Ressa Rizky Rossano

Mom's Life Amira Salsabila

7 Ciri Kepribadian Orang yang Mau Kasih Jalan Mobil Lain saat Macet

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bolehkah Ibu Hamil Makan Sajian Lebaran Mengandung Santan? Ini Jawaban Dokter

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Denada Ungkap Rasa Bersalah kepada Sang Putra Ressa Rizky Rossano

Potret BCL Masak Rendang 7 Kg hingga 6 Jam, Tradisi Tiap Tahun Jelang Lebaran

Bolehkah Ibu Hamil Makan Sajian Lebaran Mengandung Santan? Ini Jawaban Dokter

3 Tips dari Psikolog Saat Hadapi Pertanyaan Sensitif Kala Lebaran

Ide Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Kartu Hampers Lebaran, Tulus dan Penuh Doa

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK