Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

6 Tanda Kolesterol Naik pada Kaki dan Kulit

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 23 Mar 2026 10:30 WIB

Ilustrasi kaki sakit
Ilustrasi tanda kolesterol naik pada kaki dan kulit / Foto: Getty Images/iStockphoto/Boyloso
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, kenaikan kolesterol sering kali tidak menimbulkan gejala khas sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Namun, kondisi ini tetap bisa dikenali melalui perubahan fisik yang muncul pada kaki dan kulit.

Dilansir dari laman CNBC Indonesia, kadar kolesterol yang tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya, misalnya serangan jantung dan stroke. Jika terlalu tinggi, dapat memicu penyakit arteri perifer atau Peripheral Artery Disease (PAD) yang menimbulkan rasa nyeri.

Dengan memperhatikan tanda-tanda tersebut sejak dini, Bunda dapat lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan yang tepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tanda kolesterol naik pada kaki dan kulit

Untuk membantu Bunda, ada beberapa tanda kolesterol naik yang dapat dikenali pada kaki dan kulit. Berikut di antaranya:

1. Kaki dan tungkai dingin

Salah satu tanda yang bisa disadari adalah kaki terasa dingin, bahkan ini terjadi saat cuaca panas. Kondisi ini kemungkinan menjadi indikator Bunda memiliki penyakit arteri perifer.

2. Perubahan warna kulit

Orang yang mengalami kolesterol naik juga mungkin mengalami perubahan warna kulit. Ini terjadi karena sel-sel tidak bisa mendapatkan nutrisi yang tepat akibat berkurangnya aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen.

3. Nyeri kaki

Gejala PAD yang paling umum adalah nyeri kaki. Penyebabnya karena arteri kaki tersumbat, membuat darah yang membawa oksigen tidak mencapai bagian bawah tubuh.

Pada akhirnya, kaki akan terasa berat dan lelah. Sejumlah orang dengan kadar kolesterol tinggi merasakan sakit yang membakar di tungkai bawah.

Rasa sakit ini bisa terjadi di sejumlah kaki, seperti betis, paha, bokong, hingga salah satu atau kedua kaki. Biasanya terjadi setelah aktivitas fisik dilakukan, seperti berjalan kaki, jogging, dan menaiki tangga.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda