HaiBunda

MOM'S LIFE

Setop Makan Gula dan Tepung 24 Jam, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 30 Mar 2026 10:30 WIB
Ilustrasi setop makan gula dan tepung 24 jam, ini yang terjadi pada tubuh / Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis
Jakarta -

Makanan mengandung gula dan tepung banyak dijumpai di menu makan sehari-hari, Bunda. Padahal, makanan yang tinggi gula dan tepung sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

Perlu diketahui, mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah dan memicu penyakit diabetes. Tak hanya itu, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014 di JAMA Internal Medicine menemukan hubungan antara diet tinggi gula dengan peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Bahaya kesehatan juga mengintai Bunda yang sering mengonsumsi tepung olahan. Konsumsi olahan dalam jumlah tinggi dikaitkan dengan obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga peradangan kronis. Tepung olahan juga sering dikaitkan dengan kondisi tubuh yang kehilangan serat dan nutrisi, sehingga menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, peningkatan rasa lapar, dan penambahan berat badan.


Perubahan tubuh saat setop makan gula dan tepung

Masalah kesehatan yang muncul akibat mengonsumsi gula dan tepung dapat dicegah dengan membatasi asupannya, Bunda. Dilansir India Times, berikut lima perubahan yang dialami tubuh bila setop makan gula dan tepung selama 24 jam:

1. Gula darah mulai stabil

Berhenti mengonsumsi gula dan tepung, seperti pada makanan manis, soda, dan kue, dapat mengurangi lonjakan gula darah dengan cepat. Makanan tinggi karbohidrat sederhana seperti gula dan tepung mudah dipecah menjadi glukosa, sehingga bisa meningkatkan gula darah secara tajam.

Perubahan tersebut dapat memicu pankreas melepaskan insulin dan memasukkan glukosa ke dalam sel sebagai energi atau cadangan. Bila kondisi tersebut sering terjadi, lonjakan bisa memicu retensi insulin, dan berpotensi menyebabkan diabetes tipe 2.

2. Peradangan berkurang

Gula dan tepung dapat memicu peradangan dengan meningkatkan kadar gula darah dan memberi 'makan' bakteri usus yang tidak baik. Saat menghentikan konsumsi gula dan tepung dalam 24 jam, peradangan bisa mulai mereda seiring stabilnya gula darah dan menurunnya stres oksidatif.

Dalam waktu tersebut, organ hati dan ginjal juga membantu membersihkan zat-zat pemicu peradangan, sehingga perut kembung dan 'brain fog' bisa berkurang.

Selain kedua perubahan di atas, masih ada tiga perubahan yang dapat Bunda alami ketika menghentikan konsumsi gula dan tepung dalam waktu 24 jam. Apa saja perubahan ini?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Putra Hengky Kurniawan Menang Lomba Matematika

Mom's Life Amira Salsabila

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Putra Hengky Kurniawan Menang Lomba Matematika

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK