HaiBunda

MOM'S LIFE

Ini Alasan Mengapa Semakin Bertambah Usia Kita Semakin Mudah Tak Menyukai Orang

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 12 Apr 2026 11:40 WIB
Ilustrasi Alasan Mengapa Semakin Bertambah Usia Kita Semakin Mudah Tak Menyukai Orang/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Galina Zhigalova
Jakarta -

Seiring bertambahnya usia, cara kita memandang orang lain pun ikut berubah, Bunda. Tanpa disadari, kita sering kali merasa semakin mudah tidak menyukai orang lain.

Pikiran tersebut biasanya muncul begitu saja tanpa diketahui penyebabnya. Bahkan, hal-hal kecil dari kepribadian orang lain yang dulu dapat dimaklumi, kini terasa mengganggu dan mengubah cara pandang kita terhadap orang tersebut.

Menurut penulis buku The Secret Lives of Introverts, Jenn Granneman, kepribadian seseorang memang dapat berubah seiring bertambahnya usia. Orang bisa berubah menjadi sosok yang pendiam dan enggan membuka diri terhadap dunia luar ketika sudah memasuki usia dewasa.


"Secara umum, orang menjadi lebih stabil secara emosional, ramah, dan teliti seiring bertambahnya usia," kata Granneman, dilansir laman Your Tango.

"Mereka juga menjadi lebih pendiam dan tertutup, serta membutuhkan lebih sedikit sosialisasi dan kegembiraan untuk merasa bahagia," sambungnya.

Ilustrasi Tak Menyukai Orang Lain/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Hal yang sama juga diungkapkan Christine Vargo, CDWF, LCSW dalam buku karya Susan Cains, yang berjudul Quiet: The Power of Introverts in a World That Can't Stop Talking. Menurut Vargo 'tugas' seseorang akan berubah seiring bertambahnya usia.

"Jika tugas paruh pertama kehidupan adalah untuk membuka diri, maka tugas paruh kedua adalah untuk memahami dari mana kamu berasal," tulis Vargo.

"Kita belajar memahami kebutuhan kita akan interaksi sosial dan perilaku yang lebih selaras dengan kegiatan di luar rumah, mencari pengalaman baru dan menarik, seiring bertambahnya usia, hal ini berkaitan dengan apa yang disebut psikolog sebagai 'pematangan intrinsik'."

Perubahan pola pikir seiring bertambahnya usia juga dapat memengaruhi cara kita memandang orang lain. Tak jarang cara pandang ini membuat kita merasa membenci orang di sekitar. Lantas, apa penyebabnya ya?

Simak penjelasan lengkap Bubun berikut ini!

Alasan tak menyukai orang seiring bertambahnya usia

Berikut beberapa alasan mengapa Bunda sering kali merasa membenci semua orang seiring bertambahnya usia:

1. Semakin sering dikecewakan orang lain

Saat masih berusia 20 tahun, Bunda mungkin sudah mengalami pukulan besar dari orang-orang yang tidak pernah diduga akan menyakiti kita. Hal itu dapat terakumulasi seiring bertambahnya usia hingga membuat Bunda sangat kecewa, yang akhirnya membuat sering merasa membenci orang lain.

2. Mengalami kelelahan

Mengalami kelelahan atau burnout juga bisa memicu pikiran negatif, Bunda. Salah satu gejala burnout adalah kehilangan minat terhadap apa yang dulu disukai, termasuk hubungan dengan orang lain.

Menurut Vargo, untuk menghindari kelelahan, kita harus menghabiskan waktu dengan orang-orang yang memberi kita kegembiraan dan kesenangan. Selain mencegah burnout, tindakan tersebut juga dapat mencegah kemungkinan hubungan 'toxic' yang menyedot energi dan berkontribusi pada terbentuknya rasa benci.

3. Kita merasa orang yang ditemui membosankan

Seluruh hidup kita sering kali hanya berputar di hal-hal yang tidak penting. Terkadang, kita bahkan bertemu orang yang 'tidak penting' atau membosankan sehingga muncul rasa kebencian ini. Pada satu titik tertentu, kebosanan bisa menjadi alasan kita untuk tidak berbicara dengan orang tersebut.

4. Sifat introvert muncul seiring bertambahnya usia

Seiring bertambahnya usia, Bunda mungkin tidak lagi ingin sering keluar rumah, bertemu banyak orang baru, atau pergi ke pesta. Bunda juga mungkin memiliki perasaan yang lebih negatif tentang bertemu orang baru.

Menurut sebuah studi tahun 2000 yang dipublikasikan di jurnal Assessment, perasaan tersebut adalah hal alami yang terbentuk dari proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, sifat kepribadian ekstrovert memang akan berkurang.

5. Sedang mengalami depresi atau kecemasan sosial

Munculnya perasaan benci pada orang lain juga bisa merupakan gejala dari depresi. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Molecular Psychiatry beberapa waktu lalu menemukan bahwa orang yang depresi lebih cenderung ingin menarik diri dari situasi sosial karena mereka kesulitan menghadapi kebencian dibandingkan orang yang tidak depresi.

Selain depresi, rasa tak suka dengan orang lain juga dapat muncul karena kecemasan sosial. Terkadang, kecemasan sosial mencapai titik di mana seseorang tidak bisa atau tidak ingin bertemu orang atau pergi keluar rumah sama sekali.

Demikian alasan semakin bertambahnya usia, semakin kita sering merasa membenci orang lain. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tanpa Pamer, Ini 7 Ciri Perempuan Berkelas yang Terlihat Elegan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Alasan Mengapa Semakin Bertambah Usia Kita Semakin Mudah Tak Menyukai Orang

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kisah Ibu Hamil Ditolak Operasi Berujung Ditolong Dokter Bedah yang Juga Sedang Hamil

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

11 Tanda Tersembunyi Lawan Bicara Kamu Orang yang Punya IQ Sangat Tinggi

Mom's Life Amira Salsabila

Kenali Cara Menghilangkan Ambeien pada Ibu Hamil yang Aman

Kehamilan Amrikh Palupi

Perkembangan Bayi 10 Bulan, Mulai Berdiri Sendiri & Senang Main Cilukba

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Hindari Ucap "Semua Akan Baik-baik Saja" saat Ingin Menghibur, Ini Kata Psikolog

Zaskia Sungkar Kembali Berkuda usai Sebulan Melahirkan Baby Urwah

Ini Alasan Mengapa Semakin Bertambah Usia Kita Semakin Mudah Tak Menyukai Orang

Perkembangan Bayi 10 Bulan, Mulai Berdiri Sendiri & Senang Main Cilukba

Kenali Cara Menghilangkan Ambeien pada Ibu Hamil yang Aman

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK