HaiBunda

MOM'S LIFE

10 Kebiasaan Kecil yang Bisa Melatih Otak agar Lebih Bahagia

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Apr 2026 16:10 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Panuwat Dangsungnoen
Jakarta -

Banyak dari Bunda yang mengira bahwa kebahagiaan akan datang dari hal besar dalam hidup. Padahal, sering kali perasaan bahagia justru terbentuk dari kebiasaan bahagia yang sederhana dan dilakukan setiap hari.

Tanpa Bunda sadari, otak manusia bisa dilatih untuk lebih positif melalui rutinitas kecil. Ketika kebiasaan bahagia ini dilakukan secara konsisten, pikiran Bunda akan menjadi lebih tenang dan emosi lebih stabil secara perlahan. 

Lalu, kebiasaan bahagia seperti apa yang mampu melatih otak agar lebih senang dan bahagia? Simak daftar kebiasaan bahagia berikut yang mungkin terlihat sepele, tetapi terbukti memberi dampak besar bagi kesehatan mental Bunda.


10 Kebiasaan kecil yang bisa melatih otak agar lebih bahagia

Bunda, kebahagiaan ternyata tidak selalu datang dari hal besar atau momen istimewa dalam hidup. Dilansir dari laman Real Simple, berikut ini 10 kebiasaan bahagia yang bisa melatih otak menjadi lebih positif:

1. Lakukan perbuatan baik setiap hari

Melakukan perbuatan baik setiap hari dapat menjadi salah satu kebiasaan bahagia yang efektif untuk melatih otak agar lebih positif. Tindakan sederhana seperti membantu orang lain, memberi support, atau berbagi kebaikan kecil bisa meningkatkan rasa puas dan kesejahteraan secara emosional.

Menurut seorang profesor and wakil presiden Departemen Psikiatri di University of California San Francisco serta penulis buku The Stress Prescription: Seven Days to More Joy and Ease, Elissa Epel, PhD., kebiasaan melakukan kebaikan secara konsisten membantu otak membangun pola pikir yang lebih optimis. Inilah sebabnya praktik sederhana ini sering disebut sebagai bagian penting dari kebiasaan bahagia yang mampu meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental.

2. Rasakan keindahan alam setiap hari

Bunda bisa meluangkan waktu sejenak setiap hari untuk keluar rumah dan menikmati lingkungan sekitar. Cahaya matahari, suara alam, serta aroma udara segar dapat membantu Bunda meredakan stres dan menjadi bagian dari kebiasaan bahagia yang menenangkan pikiran.

Menurut Profesor Elissa Epel, berjalan perlahan sambil benar-benar memperhatikan pemandangan di sekitar, seperti pepohonan hijau atau langit terbuka bisa meningkatkan kebahagiaan. Dengan melibatkan seluruh indra secara sadar, kebiasaan bahagia dengan cara sederhana ini dapat membantu Bunda untuk meningkatkan suasana hati dan membuat otak terasa lebih fresh.

3. Mengubah sudut pandang negatif menjadi positif

Hal-hal buruk dalam hidup memang tidak bisa dihindari, wajar jika Bunda suka merasakan sedih, marah, atau kecewa. Namun, menurut Profesor Epel, salah satu kebiasaan bahagia yang penting adalah belajar secara perlahan untuk mengubah sudut pandang negatif menjadi lebih positif.

Jika pikiran terasa terjebak dalam pola pesimis, cobalah mulai dari langkah kecil untuk melatih pola pikir positif. Misalnya dengan melihat sisi positif dari sebuah masalah, menyadari bahwa situasi sulit bisa berlalu, dan menyadari bahwa proses ini adalah bagian dari kebiasaan bahagia yang membantu melatih otak agar lebih tenang.

4. Menemukan sisi humor dalam hidup

Kebiasaan bahagia lainnya yang bisa Bunda latih adalah mencoba menemukan sisi humor dalam kehidupan sehari-hari. Tertawa atau melihat hal lucu bisa membantu otak melepaskan zat kimia yang meningkatkan rasa senang sekaligus menurunkan respons stres dalam tubuh.

Kebiasaan bahagia ini bisa dimulai dengan meluangkan beberapa menit setiap malam untuk menuliskan tiga hal lucu yang Bunda dengar, lihat, atau alami sepanjang hari. Kebiasaan sederhana ini mampu menurunkan perasaan depresi dengan cepat dan bahkan membuat seseorang merasa lebih bahagia hingga berbulan-bulan kemudian.

5. Lepaskan amarah melalui belas kasih

Kebiasaan bahagia juga bisa dimulai dengan belajar melepaskan amarah melalui belas kasih. Saat seseorang menyakiti kita, rasa marah memang wajar muncul sebagai respons emosional alami.

Namun jika terus memikirkan luka tersebut justru membuat pikiran terjebak dalam emosi negatif yang melelahkan. Dengan menggantinya menjadi rasa empati dan belas kasih, seseorang bisa lebih mudah memaafkan sekaligus menjaga hati tetap tenang.

6. Sering-sering bersyukur

Kebiasaan bahagia bisa juga Bunda mulai dari hal sederhana seperti melatih diri untuk sering bersyukur setiap hari. Cobalah untuk membuat daftar hal-hal yang patut disyukuri, baik yang kecil maupun yang besar dalam hidup.

Kebiasaan bahagia ini juga bisa dilakukan sejak pagi hari agar pikiran lebih positif saat memulai aktivitas. Seperti yang disampaikan Profesor Epel, memikirkan atau mengucapkan rasa syukur saat bangun tidur dapat membantu meredakan stres dan membuat hari terasa lebih ringan.

7. Kurangi aktivitas digital

Kebiasaan bahagia juga bisa dilakukan dengan langkah sederhana lainnya, seperti mengurangi aktivitas digital yang sering menyita waktu tanpa Bunda sadari. Cobalah memberi jeda dari ponsel atau perangkat digital lain, setidaknya 30 menit setiap hari agar pikiran jauh lebih tenang.

Kebiasaan bahagia ini bisa membantu Bunda lebih fokus pada hal yang benar-benar bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa membatasi notifikasi, media sosial, atau penggunaan ponsel dan barang digital lainnya dapat meningkatkan rasa bahagia sekaligus menurunkan kecemasan.

8. Tunjukkan kebaikan pada orang lain

Kebiasaan bahagia yang selanjutnya dapat bunda mulai dari tindakan sederhana seperti menunjukkan kebaikan kepada orang lain. Bunda bisa meluangkan waktu untuk benar-benar hadir dan mendengarkan cerita dari orang terdekat dengan penuh perhatian.

Kebiasaan bahagia ini juga berarti memberi ruang bagi orang lain untuk berbagi hal baik yang mereka alami. Seperti disarankan oleh professor Epel, cobalah untuk meminta dan mendengarkan secara aktif kisah-kisah positif dari kehidupan orang lain agar pikiran juga ikut lebih positif.

9. Menegaskan nilai-nilai penting dalam hidup

Kebiasaan bahagia bisa juga dimulai dengan menegaskan kembali nilai-nilai penting yang benar-benar Bunda yakini dalam hidup. Ketika tindakan sehari-hari tidak sejalan dengan nilai tersebut, perasaan tidak puas dan gelisah sering kali muncul tanpa disadari.

Kebiasaan bahagia ini dapat dilakukan dengan menuliskan empat nilai inti yang paling berarti bagi Bunda. Seperti disarankan Profesor Epel, sesekali lihat kembali daftar nilai-nilai itu agar keputusan hidup tetap selaras dengan tujuan dan membawa rasa lebih bermakna untuk Bunda.

10. Luangkan waktu untuk berbelas kasih kepada diri sendiri

Kebiasaan bahagia yang terakhir dapat Bunda lakukan dengan memberi ruang untuk berbelas kasih kepada diri sendiri saat menghadapi tekanan atau kesulitan dalam hidup. Daripada terus menyalahkan diri sendiri, cobalah untuk mengakui bahwa rasa sakit atau stres adalah bagian wajar dari kehidupan manusia.

Kebiasaan bahagia ini juga dapat dilatih dengan menenangkan diri melalui latihan yang dipandu oleh seorang peneliti dan profesor filsafat pendidikan di University of Texas, Kristin Neff. Misalnya dengan menyadari perasaan yang sedang dialami, mengingat bahwa kita tidak sendirian, lalu menenangkan diri dengan kata-kata penuh kebaikan seperti berharap agar diri sendiri tetap kuat dan diperlakukan dengan baik.

Bunda, itulah kebiasaan kecil yang bisa membantu melatih otak agar lebih bahagia, positif, dan penuh rasa syukur. Dengan membiasakan kebiasaan bahagia dalam kehidupan sehari-hari, perlahan pikiran Bunda akan lebih kuat menghadapi stres dan bisa menikmati hidup dengan lebih nyaman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kebiasaan Orang Kurang Menarik yang Terbentuk Sejak Kecil

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini 5 Tipe Pria yang Paling Tak Disukai Perempuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Terbaru Nadia Saphira Pemain Series 'AADC', Kini Sedang Hamil Anak Kedua

Kehamilan Annisa Karnesyia

10 Kebiasaan Kecil yang Bisa Melatih Otak agar Lebih Bahagia

Mom's Life Natasha Ardiah

White Noise Aman untuk Bayi?

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

25 Tanaman Hias Depan Rumah yang Bikin Hunian Makin Cantik dan Asri

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bolehkah Anak-anak Membolos Sekolah untuk Diajak Liburan? Ini Kata Pakar

5 Resep Takoyaki ala Street Food Jepang, Mudah dan Anti Gagal untuk Bekal Anak

Ini 5 Tipe Pria yang Paling Tak Disukai Perempuan

White Noise Aman untuk Bayi?

Potret Terbaru Nadia Saphira Pemain Series 'AADC', Kini Sedang Hamil Anak Kedua

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK