MOM'S LIFE
Jangan Lagi Bilang "Terserah Kamu", Pakar Sarankan Kalimat Ini untuk Pasangan
Natasha Ardiah | HaiBunda
Sabtu, 11 Apr 2026 16:10 WIBBanyak pasangan tanpa sadar sering melontarkan kalimat “Terserah kamu” saat sedang berdiskusi. Sekilas memang terdengar netral dan biasa saja, tetapi para pakar hubungan menilai ungkapan ini bisa menyimpan makna yang kurang menyenangkan bagi pasangan.
Bagi sebagian orang, kalimat “Terserah kamu” dapat terasa seperti tanda tidak peduli atau enggan terlibat dalam keputusan bersama. Padahal dalam hubungan, komunikasi yang jelas dan hangat justru sangat dibutuhkan agar kedua pihak merasa dihargai.
Oleh karena itu, pakar menyarankan memilih ungkapan yang lebih terbuka dan menunjukkan perhatian. Lalu, mengapa kalimat “Terserah kamu” sebaiknya tidak lagi sering diucapkan, dan apa saja alternatif kalimat yang lebih baik untuk diucapkan kepada pasangan?
Ketahui selengkapnya di bawah ini, Bunda.
Alih-alih bilang kalimat “Terserah kamu”, ucapkan kalimat ini!
Seorang terapis terakreditasi British Association for Counselling and Psychotherapy (BACP) yang berspesialisasi dalam trauma hubungan, Rebecca Vivash, mengatakan kepada Metro bahwa banyak orang mengira kalimat “Terserah kamu” bisa memberi kebebasan pada pasangan. Padahal kenyataannya, ungkapan tersebut justru bisa menimbulkan tekanan yang tidak disadari, Bun.
Menurut Rebecca Vivash, ketika seseorang mengatakan “Terserah kamu”, tanggung jawab untuk menentukan pilihan akan sepenuhnya berpindah ke pasangan. Situasi ini membuat satu pihak harus memikul beban keputusan sendirian.
"Ketika seseorang mengatakan kalimat 'Terserah kamu', yang sebenarnya terjadi adalah tanggung jawab diserahkan sepenuhnya kepada pasangan,” kata Rebecca Vivash.
Alih-alih akan terasa ringan, kondisi tersebut bisa membuat pasangan merasa terbebani. Terlebih jika mereka sudah menghadapi banyak hal lain yang juga menuntut keputusan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam beberapa situasi, tekanan ini bahkan dapat membuat seseorang kesulitan mengambil keputusan saat itu juga. Perasaan kewalahan juga bisa muncul karena mereka merasa harus menentukan semuanya sendiri.
Rebecca menjelaskan bahwa memberi pilihan sebenarnya bukan hal yang salah dalam hubungan. Namun, keseimbangan tetap diperlukan agar proses mengambil keputusan terasa adil bagi kedua belah pihak.
Pendekatan yang lebih sehat adalah dengan berbagi tanggung jawab dalam menentukan pilihan. Salah satunya dengan menawarkan dua atau beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan bersama.
Misalnya, alih-alih mengatakan kalimat “Terserah kamu”, Bunda bisa bertanya untuk memberikan opsi dengan kalimat seperti “Kamu lebih suka melakukan A atau B?”
Cara lainnya, Bunda juga bisa mengajak pasangan melihat berbagai kemungkinan keputusan secara bersama-sama. Bunda bisa bertanya untuk memberikan opsi dengan kalimat seperti “Bagaimana kalau kita melihat pilihan-pilihan lainnya bersama-sama?”
"Dengan mengatakan kalimat-kalimat seperti itu, pengambilan keputusan akan terasa saling mendukung dan bukan menambah beban lain,” kata Rebecca Vivash.
Seorang terapis pasangan dan pelatih hubungan, Graham Johnston, juga sependapat dengan pendekatan yang dijelaskan Rebecca tersebut. Ia menambahkan bahwa jika kita sebenarnya memiliki keinginan tertentu, sebaiknya sampaikan dengan jujur agar pasangan tidak harus menebak-nebak keinginan kita.
Bunda, itulah alasan mengapa sebaiknya kita mulai mengganti kalimat “Terserah kamu” dengan ungkapan yang lebih jelas dan penuh perhatian agar pasangan merasa dihargai. Semoga dengan memilih kata yang lebih tepat dan hangat, komunikasi Bunda dengan pasangan selalu menjadi lebih sehat, saling memahami, dan hubungan pun semakin harmonis.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Wajib Tahu! 7 Sifat Suami Berhati Baik Menurut Psikolog
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
50 Kata-Kata Bahasa Inggris Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Instagram
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Perempuan yang Terlalu Sering Ucapkan Maaf Menurut Psikologi
Bukan Gaji, Pertanyaan Gen Z saat Interview Kerja Ini Justru Bikin HRD Terdiam
Haid Cuma 3 Hari, Apakah Normal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tak Cuma dari Buah, Ini 7 Jenis Sayuran Mengandung Vitamin C untuk Anak
Orang dengan Tulisan Tangan Rapi Cenderung Punya Kebiasaan Produktif Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Jahit untuk Pemula yang Bagus & Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Vitamin E untuk Promil Beserta Manfaatnya
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Nasal Aspirator yang Aman Digunakan untuk Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Rekomendasi Alat Rajut Otomatis yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Rambut, Menutrisi dari Akar hingga Cegah Rontok
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Perempuan yang Terlalu Sering Ucapkan Maaf Menurut Psikologi
Haid Cuma 3 Hari, Apakah Normal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tak Cuma dari Buah, Ini 7 Jenis Sayuran Mengandung Vitamin C untuk Anak
Bukan Gaji, Pertanyaan Gen Z saat Interview Kerja Ini Justru Bikin HRD Terdiam
Women's Active Living Festival 2026, Ada Lebih dari 20 Kelas Wellness & Lifestyle untuk Perempuan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ranjang Pasien Elektrik di Rumah, Beneran Bikin Rawat Lansia Lebih Mudah?
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Terbuka hingga Dewasa, Menurut Pakar Pengasuhan
-
Female Daily
Fresh Flawless dan Natural, Intip Makeup Athina di Prosesi Mitoni Anak Pertamanya!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Intip Rumah Mewah Pevita Pearce, Konsep Open Space dengan Pink Powder Room
-
Mommies Daily
7 Gaya Bercinta Favorit Pasangan Setelah 10 Tahun Menikah