Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Kepribadian Orang yang Sering Menjawab "Terserah" jika Ditanya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Kamis, 23 Apr 2026 22:00 WIB

Asian woman angry annoyed and shrugging shoulders standing isolated over blue background.
Ilustrasi / Foto: Getty Images/Jajah-sireenut
Daftar Isi
Jakarta -

Orang yang sering menjawab "terserah" jika ditanya biasanya terlihat santai dan tidak banyak menuntut. Sikap ini kerap terjadi dalam percakapan, mulai dari hal kecil seperti memilih makanan hingga menentukan kegiatan.

Dalam banyak situasi, jawaban "terserah" dianggap sebagai cara paling mudah agar semuanya berjalan tanpa adanya perdebatan. Namun di balik itu, ada kebiasaan tertentu jika dilihat dari sisi kepribadian seseorang.

Banyak orang yang menggunakan kata ini karena ingin menghindari diskusi yang terlalu panjang. Atau terkadang juga karena merasa tidak terlalu penting untuk menentukan pilihan sendiri pada saat itu.

Nah, kalau kita perhatikan lebih jauh, kebiasaan sering menjawab "terserah" ini ternyata bisa menggambarkan beberapa ciri kepribadian seseorang, Bunda. Simak selengkapnya berikut ini.

Ciri kepribadian orang yang sering menjawab, "Terserah" jika ditanya

Terdapat ciri kepribadian orang yang suka menjawab "terserah" jika ditanya seperti dikutip dari laman Personal Growth Magazine dan Zhihu.

1. Cenderung menghindari konflik

Orang yang sering menjawab "terserah" biasanya ingin menjaga suasana tetap tenang. Daripada menyampaikan pilihan yang bisa memicu perbedaan pendapat, mereka memilih untuk mengalah.

Tujuannya simpel, yaitu supaya semua orang merasa nyaman. Namun, jika terlalu sering dilakukan, orang lain bisa melihatnya sebagai sikap yang kurang tegas dalam mengambil keputusan.

2. Tidak bertanggung jawab atas keputusan

Ada kalanya seseorang menjawab "terserah" karena merasa belum siap atau tidak ingin memikul tanggung jawab dari pilihan yang diambil. Akhirnya, keputusan itu pun diserahkan kepada orang lain.

Namun, kondisi ini tak jarang membuat proses jadi lebih lama karena masing-masing orang cenderung saling menunggu keputusan. Maka, tidak ada pilihan yang benar-benar cepat diambil.

Dalam beberapa situasi, orang lain juga bisa saja menjawab hal yang sama, yaitu "Tidak keberatan,". Pada akhirnya, situasi bisa berujung pada keputusan yang tidak benar-benar diinginkan siapa pun.

3. Terlihat kurang tegas

Orang yang suka menjawab "terserah" biasanya terlihat tidak terlalu tertarik dengan pilihan yang ditawarkan, Bunda. Dalam percakapan sehari-hari, jawaban seperti ini bisa membuat orang lain bingung karena tidak ada kejelasan pilihan.

Akhirnya, orang lain yang harus mengambil keputusan sepenuhnya. Padahal, di sisi lain, orang yang bertanya biasanya sudah berusaha memberikan beberapa pilihan.

Namun respons "terserah" ini bisa membuat usaha tersebut terasa kurang dihargai, Bunda.

4. Mudah mengikuti pilihan orang lain

Selanjutnya, seseorang yang sering menjawab "terserah" biasanya akhirnya mengikuti pilihan yang dibuat orang lain. Karena tidak menyampaikan keinginannya, mereka cenderung menerima saja keputusan yang ada.

Dalam banyak situasi, hal ini membuat mereka tidak benar-benar memilih apa yang mereka inginkan sendiri. Akhirnya, keputusan lebih banyak ditentukan oleh orang di sekitarnya.

5. Kurang percaya diri

Orang yang sering menjawab "terserah" seolah seperti tidak punya pendapat yang jelas. Dalam keseharian, jawaban seperti ini bisa memberi kesan bahwa mereka tidak terlalu yakin dengan pilihannya sendiri.

Karena itu, orang lain pun sulit memahami apa yang sebenarnya diinginkan. Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, orang bisa melihatnya sebagai tanda kurang percaya diri.

6. Pribadi yang santai

Kebiasaan menjawab "terserah" bisa berarti seseorang memang benar-benar santai, Bunda. Tapi di sisi lain, bisa juga menjadi cara untuk menghindari percakapan atau keputusan tertentu.

Jika kondisi ini terjadi terus-menerus, orang tersebut menjadi kurang peka terhadap kebutuhan dirinya sendiri. Tanpa disadari, hal ini juga bisa membuat mereka kurang memahami kebutuhan orang lain.

7. Kurang ekspresif

Berikutnya, orang yang suka menjawab "terserah" bisa terlihat kurang ekspresif dalam percakapan. Mereka cenderung tidak menunjukkan pendapat saat sedang berdiskusi.

Jika kebiasaan ini terus dilakukan, orang lain bisa melihatnya sebagai sikap yang kurang menarik dalam interaksi sosial. Karena percakapan jadi terasa datar, Bunda.

Demikian penjelasan tentang ciri kepribadian orang yang sering menjawab "terserah" jika ditanya. Semoga bisa menambah wawasan baru, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda