Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

10 Ciri Kepribadian Langka Orang yang Suka Beri Makan Kucing di Jalan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 14 Apr 2026 09:50 WIB

Ilustrasi memberi makan kucing
Ilustrasi 10 Ciri Kepribadian Langka Orang yang Suka Memberi Makan Kucing di Jalan / Foto: Getty Images/sanjeri
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda mungkin pernah melihat orang menyisihkan makanan untuk kucing atau hewan terlantar di jalan. Kebiasaan sederhana ini bukan sekadar kepedulian, melainkan mencerminkan juga ciri kepribadian mereka.

Kebiasaan memberi makan hewan lapar menunjukkan cara seseorang memandang dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Sekilas tampak seperti bentuk kasih sayang biasa, tetapi mereka yang melakukannya secara konsisten tanpa pamrih cenderung memperlakukan orang lain, bahkan diri sendiri, dengan cara yang sangat berbeda.

10 Ciri kepribadian orang yang suka memberi makan hewan di jalan

Dilansir dari laman Your Tango, berikut beberapa ciri kepribadian orang yang suka memberi makan hewan di jalan yang dapat Bunda kenali:

1. Punya empati yang mendalam

Orang yang sering meninggalkan makanan untuk kucing atau hewan terlantar di jalan memiliki kemampuan untuk merasakan apa yang dialami orang lain. Mereka memberikan bantuan tanpa menilai penampilan. Empatinya dapat bekerja tanpa pamrih.

Bagi mereka, empati adalah alasan mengapa mereka memiliki hubungan yang baik dengan orang asing, baik manusia maupun hewan.

2. Kecerdasan emosional yang tinggi

Bunda, orang-orang ini biasanya peka terhadap isyarat emosional, mampu merasakan kesulitan yang dialami hewan.

Alih-alih menutup diri, mereka memilih bertindak dan memberikan bantuan. Kecerdasan emosional yang tinggi juga membuat mereka lebih mudah membangun hubungan karena mampu peduli tanpa kehilangan kemampuan mencari solusi terbaik.

3. Sabar

Memperoleh kepercayaan dari hewan liar yang penakut terkadang membutuhkan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Terkadang, bahkan tidak ada jangka waktu pasti kapan hewan tersebut akan benar-benar akrab dengan Bunda. Namun, mereka yang terus memberi makan dan membangun hubungan dengan hewan-hewan terlantar, mampu menjalani proses tersebut tanpa menyerah.

Mereka rela menginvestasikan waktu dan tidak masalah apakah ada imbalan atau tindak. Mereka mampu mempraktikkan kesabaran yang baik dalam banyak aspek kehidupan lainnya.

4. Belas kasih

Tindakan memberi makan kucing atau hewan di jalan yang mereka lihat berasal dari rasa welas asih yang mendalam, Bunda.

Belas kasih terhadap orang lain biasanya memiliki efek positif langsung pada kesejahteraan diri sendiri. Secara khusus, para peneliti menemukan aktivitas area otak yang terkait dengan apresiasi dan emosi positif ketika menunjukkan welas asih.

5. Optimis

Orang yang sering memberi makan hewan di jalan juga memahami bahwa terkadang ada hal-hal yang terjadi di luar kendali.

Namun, itu tidak menghentikan mereka untuk melakukan apa yang mereka bisa. Mereka berada di antara keseimbangan antara menerima kenyataan itu dan tetap memilih untuk memiliki harapan.

6. Tidak mementingkan diri sendiri

Orang yang suka berbagi makanan dengan hewan di jalan tidak mengharapkan imbalan karena kebahagiaan hadir dari memberi.

Waktu, uang, dan tenaga pun diberikan dengan tulus tanpa mengeluh. Sikap ini juga tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, tidak hanya saat merawat hewan terlantar, Bunda.

7. Kompas moral yang kuat

Mereka tidak membutuhkan dorongan dari luar untuk bertindak. Saat melihat hal yang salah, muncul dorongan untuk merespons dan melakukan yang benar.

Prinsip ini membuat orang-orang tersebut dikenal sebagai sosok yang dapat dipercaya dan berhati tulus.

8. Nyaman dalam kesendirian

Terkadang, orang-orang ini juga menemukan kenyamanan dalam waktu sendirian. Namun, bukan berarti kesepian, melainkan kesempatan sempurna bagi mereka untuk merenung dan memproses pikirannya.

9. Tidak menghakimi

Mereka tidak berbuat baik tanpa mempertanyakan kelayakan penerimanya. Sikap ini juga tercermin dalam cara memperlakukan sesama, mengutamakan empati dan pengertian sebelum mengkritik.

10. Rasa tanggung jawab yang mendalam

Bagi mereka, memberi makan hewan terlantar bukan beban, melainkan komitmen yang dijalani secara konsisten.

Mereka pun bangga dapat melakukan hal yang benar, meski sering luput dari perhatian. Hal ini mencerminkan bahwa orang tersebut memiliki rasa tanggung jawab yang mendalam.

Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang sering memberi makan kucing atau hewan di jalan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda