MOM'S LIFE
Jangan Asal Beli, Ini 4 Cara Membedakan Siomay Ikan Sapu-Sapu & Tenggiri
Natasha Ardiah | HaiBunda
Kamis, 23 Apr 2026 15:50 WIBMaraknya kabar penggunaan ikan sapu-sapu dalam bahan makanan, termasuk olahan siomay, membuat sejumlah Bunda mulai khawatir. Pasalnya, bahan ini kerap disamarkan sehingga sulit dikenali sekilas.
Tidak sedikit penjual nakal yang memanfaatkan ikan sapu-sapu karena harganya jauh lebih murah. Jika tidak teliti, Bunda bisa saja membeli siomay yang kualitasnya jauh dari harapan.
Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk memahami perbedaan siomay berbahan ikan segar dan yang menggunakan ikan sapu-sapu. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini, Bunda.
Mengenal ikan sapu-sapu, spesies invasif yang punya dua sisi
Ikan sapu-sapu belakangan ini ramai diperbincangkan setelah adanya langkah pengendalian di sejumlah perairan Indonesia, khususnya di wilayah Jakarta. Keberadaannya dianggap mengganggu keseimbangan ekosistem sungai yang ada.
Meski dikenal sebagai hama, ikan sapu-sapu ternyata masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Hal ini membuat keberadaannya memiliki dua sisi yang berbeda di masyarakat.
Dilansir dari laman detikcom, ikan sapu-sapu tergolong mudah dijumpai di berbagai wilayah. Tercatat ada setidaknya 22 spesies yang telah berhasil diidentifikasi.
Secara bentuk, ikan ini memiliki karakter unik seperti tubuh dengan sisik keras, kepala yang cenderung pipih, serta mulut penghisap di bagian bawah. Struktur tubuh tersebut memungkinkan ikan sapu-sapu untuk menempel sambil mengisap makanan dari permukaan.
Kemampuan bertahan hidup ikan sapu-sapu juga tergolong tinggi di berbagai kondisi perairan. Ia termasuk spesies eurifagik atau pemakan segala, sehingga mudah berkembang dan beradaptasi di lingkungan baru.
Namun, daya adaptasi yang kuat ini justru menimbulkan dampak serius bagi ekosistem. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif karena memakan telur ikan lain, bahkan jumlah spesies ikan di Sungai Ciliwung disebut turun dari 187 menjadi hanya 20 spesies menurut penjelasan dari buku Yuk Mengenal Ikan Sapu-sapu Sungai Ciliwung karya Dewi Elfidasari.
Bolehkah ikan sapu-sapu dikonsumsi?
Mengacu pada situs resmi Tani dan Nelayan Center IPB University, ikan sapu-sapu sebenarnya aman dikonsumsi dengan syarat ikan tersebut berasal dari perairan yang bersih serta melalui proses budidaya. Sama seperti jenis ikan lain, ikan ini juga memiliki kandungan protein yang tergolong tinggi.
Khusus ikan sapu-sapu yang ditemukan di Sungai Ciliwung, kadar proteinnya tercatat mencapai 50,051 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai gizinya tidak bisa dianggap remeh.
Tak hanya itu, ikan sapu-sapu dari Sungai Ciliwung juga dikenal memiliki kandungan lemak yang sangat rendah, yakni sekitar 1 persen. Secara umum, ikan dengan kadar lemak di bawah 2 persen memang dikategorikan sebagai ikan yang rendah lemak.
Bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu
Meskipun tergolong aman untuk dikonsumsi, Bunda juga perlu waspada jika ingin memakan ikan sapu-sapu atau makanan olahan berbahan dasar ikan tersebut. Pasalnya, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar bisa mengancam kesehatan.
Chef Stefu Santoso menekankan pentingnya memastikan asal ikan sapu-sapu sebelum dikonsumsi. Ia menyarankan untuk tidak memakannya jika ikan tersebut berasal dari perairan yang tercemar atau kotor.
"Karena jenis ikan ini pemakan lumut dan kotoran yang ada di lingkungan perairan. Terbiasa terdapat di sungai jadi biasanya tidak disarankan untuk dikonsumsi," ujar Chef Stefu yang dikutip dari laman CNN Indonesia.
Berikut ini bahaya yang bisa mengintai Bunda apabila mengonsumsi ikan sapu-sapu:
- Berisiko terkena infeksi parasit
- Adanya kontaminasi limbah kimia dan logam berat
- Berpotensi terkena alergi dan keracunan makanan
Perbedaan siomay ikan sapu-sapu dan ikan tenggiri
Kabar ikan sapu-sapu yang semakin meningkat di aliran sungai Ciliwung ini membuat banyak para pedagang nakal yang memasukan jenis ikan ini ke dalam bahan masakannya. Salah satu makanan yang mungkin berbahan dasar ikan sapu-sapu adalah siomay.
Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk selalu hati-hati dalam mengonsumsi makanan apapun, termasuk siomay. Mengutip laman CNN Indonesia, berikut perbedaan siomay yang berbahan dasar ikan sapu-sapu dan ikan tenggiri agar Bunda lebih hati-hati:
1. Warna
Perbedaan paling mudah dikenali antara siomay berbahan ikan sapu-sapu dan ikan tenggiri dapat dilihat dari segi warna. Daging ikan sapu-sapu cenderung lebih kusam, sehingga siomay yang dihasilkan tampak lebih gelap atau keabu-abuan.
Sebaliknya, ikan tenggiri memiliki daging berwarna putih bersih dengan tekstur yang tebal. Siomay berbahan tenggiri pun biasanya terlihat lebih cerah dan tampak segar.
2. Aroma
Aroma juga bisa menjadi petunjuk awal yang cukup jelas saat memilih siomay. Siomay yang dibuat dari ikan sapu-sapu biasanya mengeluarkan bau amis yang terasa lebih kuat dan tajam.
Sebaliknya, siomay berbahan ikan tenggiri memiliki wangi yang lebih sedap dan menggugah selera. Aromanya cenderung gurih tanpa kesan menyengat di hidung.
3. Tekstur dan Rasa
Dilihat dari teksturnya, siomay berbahan ikan sapu-sapu cenderung terasa lebih padat dan alot sehingga sulit dikunyah. Cita rasanya pun kurang gurih alami, bahkan kerap meninggalkan sensasi pahit atau tidak nyaman di lidah.
Sebaliknya, siomay ikan tenggiri memiliki tekstur yang kenyal sekaligus lembut sehingga lebih mudah dinikmati. Rasa gurihnya juga terasa alami dan lebih bersih di lidah.
4. Harga
Selain dari tampilan, patokan harga juga bisa membantu Bunda dalam menilai kualitas siomay. Siomay berbahan ikan tenggiri umumnya dipasarkan dengan harga mulai Rp5 ribu per buah atau bahkan lebih.
Jika menemukan siomay dengan harga yang jauh lebih murah dari kisaran tersebut, sebaiknya Bunda tidak langsung tergiur. Kondisi ini bisa menjadi tanda untuk Bunda agar harus lebih waspada sebelum memutuskan membeli.
Bunda, itulah penjelasan mengenai ikan sapu-sapu dan cara melihat perbedaan siomay yang berbahan dasar ikan sapu-sapu dengan ikan tenggiri. Semoga informasi ini bermanfaat dan Bunda bisa lebih memilih makanan yang sehat untuk Bunda dan keluarga.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Cantik namun Berbahaya, 7 Bunga ini Tak Boleh Ditanam di Rumah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ternyata Ini Nama Orang Terpanjang di Indonesia, Lebih dari 60 Karakter
Keseruan Ibu-ibu Komplek Setrika Bareng Sambil Ngobrol & Ngemil, Listrik Pernah sampai Jeglek
Menarik! Siomay Indonesia Peringkat Satu dalam Rating 100 Dumpling Terbaik Dunia
Kisah Pria Lepas Gaji Rp133 Juta Demi Bantu Ibunda Jualan, Endingnya...
TERPOPULER
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
Diet Telur Rebus ala IU, Disebut Bisa Bikin Kenyang
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Tanggapan Suami Kesha Ratuliu saat Ramai Disebut Sering Liburan padahal Rumahnya Kecil
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Asma Kambuh atau ISPA Memburuk? Langkah Pertama Saat Sesak Napas Mendadak di Rumah
-
Beautynesia
Jangan Salah Pilih Tontonan, Ini 3 Drakor Sageuk yang Cocok untuk Menemani Setiap Mood
-
Female Daily
Caudalie Resveratrol-Lift Hadir dengan Formula Baru, Andalkan Peptida Anggur untuk Kulit Lebih Kencang
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ternyata Kulit Ubi Kaya Nutrisi! Ini 3 Manfaat yang Sayang Dilewatkan
-
Mommies Daily
10 Bubuk Matcha untuk Matcha Latte Enak di Rumah, Gak Pakai Mahal!