HaiBunda

MOM'S LIFE

5 Ciri Kepribadian Orang yang Rumahnya Selalu Berantakan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 01 May 2026 15:40 WIB
Ilustrasi Rumah Berantakan / Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages
Jakarta -

Bagi sebagian orang, rumah yang rapi menjadi tempat nyaman untuk bekerja dan beristirahat. Tapi bagi orang lain, lingkungan seperti itu bisa terasa membosankan dan tak cocok dijadikan tempat tinggal.

Ya, ada orang yang lebih suka tinggal di lingkungan yang berantakan. Mereka menganggap rumah yang berantakan bisa membantu dalam mencari inspirasi bekerja. Namun, ada juga yang memang suka 'kekacauan' di dalam rumah karena malas untuk membersihkannya.

"Rumah yang berantakan mungkin disebabkan oleh banyak faktor. Jika seseorang tidak membersihkan rumah, itu mungkin berarti dia sibuk dan memiliki sedikit waktu untuk membersihkan. Itu mungkin pertanda bahwa ia memiliki terlalu banyak barang atau mungkin memiliki anak kecil di rumah," kata penulis buku Everything Psychology Book, Kendra Cherry, MSEd, dilansir Very Well Mind.


Tapi perlu diingat, jika rumah memang selalu berantakan, itu juga bisa terkait dengan kondisi kejiwaan. Orang tersebut bisa saja mengalami depresi atau gangguan penimbunan barang (hoarding disorder).

"Rumah yang berantakan bisa menjadi tanda masalah kesehatan mental yang lebih serius. Kondisi ini dapat menandakan adanya sesuatu yang lebih dalam sedang terjadi," ujar Cherry.

Ciri kepribadian orang yang rumahnya selalu berantakan

Melansir dari beberapa sumber, berikut beberapa ciri kepribadian orang yang rumahnya selalu berantakan:

1. Cenderung lebih relaks atau santai

Mereka yang tidak terlalu suka kerapian biasanya memiliki kepribadian yang santai atau relaks. Alih-alih berfokus pada pencapaian kesempurnaan, mereka lebih tertarik pada ide, pengalaman, dan kreativitas.

2. Memiliki kepribadian kreatif

Penelitian mendukung gagasan bahwa 'kekacauan' juga memiliki sisi positif. Dalam sebuah studi lama yang diterbitkan di Psychological Science, peneliti menemukan bahwa bekerja di ruang yang rapi dapat mendorong perilaku seperti kemurahan hati dan makan sehat, sedangkan bekerja di lingkungan yang berantakan justru bisa menciptakan kreativitas yang lebih besar.

3. Suka mencoba hal-hal baru

Sebuah penelitian menemukan bahwa subjek yang berada di ruangan berantakan mampu memecahkan teka-teki dengan lebih cepat dibandingkan mereka yang duduk di ruangan rapi. Ilmuwan Albert Einstein, yang terkenal karena kegeniusan, diketahui memiliki meja kerja yang berantakan.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang di lingkungan yang rapi dan bersih lebih cenderung berpegang pada hal-hal konvensional, sedangkan orang-orang di lingkungan yang lebih berantakan lebih cenderung menyukai hal-hal baru," ungkap Cherry.

4. Memiliki tingkat stres yang tinggi

Kebiasaan berantakan juga memiliki sisi negatif, Bunda. Para peneliti menemukan bahwa rumah yang berantakan terkadang dapat berdampak negatif pada perasaan penghuninya. Mereka yang jarang bersih-bersih mungkin memiliki kualitas hidup yang lebih rendah dan level stres yang cukup tinggi.

5. Suka menganggap remeh sesuatu

Orang yang menyukai ruangan berantakan sering kali menganggap remeh sesuatu, misalnya betapa berharganya waktu. Mereka cenderung melebih-lebihkan banyaknya waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan rumah, sehingga enggan melakukannya dengan lebih sering.

Orang dengan kebiasaan ini sering menganggap tugas kecil sebagai beban yang besar. Mereka tak ingin membuang waktu untuk melakukannya tanpa memperhitungkan akibatnya.

Kapan harus meminta bantuan ke profesional?

Kebiasaan jarang merapikan rumah bisa saja tanda masalah kesehatan mental. Jika Bunda merasa frustrasi, marah, atau kewalahan karena kekacauan dan ketidakrapian, itu adalah tanda jelas bahwa ada sesuatu yang perlu ditangani. Pasalnya, kekacauan terkadang bisa membuat frustrasi.

Nah, bila kita sudah curiga bahwa rumah yang berantakan mungkin merupakan tanda masalah dalam hidup atau akibat depresi, jangan ragu untuk meminta bantuan ya.

"Seorang konselor, terapis, atau praktisi kesehatan dapat membantu dalam memahami akar masalah dan menyusun rencana tindakan untuk mengatasi masalah tersebut," kata Cherry.

Demikian ciri kepribadian orang yang rumahnya selalu berantakan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/ank)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Denda dan Sanksi Jika Pekerja Terlambat Lapor SPT

Mom's Life Arina Yulistara

Potret Gender Reveal Chelsea Islan, Siap Sambut Anak Perempuan Pertama

Kehamilan Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

5 Ciri Kepribadian Orang yang Rumahnya Selalu Berantakan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bintang Film Decision to Leave Tang Wei Umumkan Kehamilan Kedua di Usia 47 Tahun

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Kalimat Orang Tua yang Sering Membuat Anak Sulung Merasa Tertekan

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Warna Favorit Menurut Psikologi

Potret Gender Reveal Chelsea Islan, Siap Sambut Anak Perempuan Pertama

Denda dan Sanksi Jika Pekerja Terlambat Lapor SPT

7 Kalimat Orang Tua yang Sering Membuat Anak Sulung Merasa Tertekan

Bintang Film Decision to Leave Tang Wei Umumkan Kehamilan Kedua di Usia 47 Tahun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK