HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Melewatkan Sarapan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 29 Apr 2026 06:50 WIB
Ilustrasi 7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Melewatkan Sarapan/Foto: Getty Images/hxyume
Jakarta -

Ada sebagian orang yang suka melewatkan sarapan atau makan pagi. Kebiasaan ini ternyata bisa menggambarkan ciri kepribadian seseorang lho, Bunda.

Sarapan berperan penting dalam memastikan tubuh mendapatkan energi yang cukup sebelum memulai aktivitas. Asupan di awal hari membantu Bunda menjaga fokus sekaligus menunjang performa tubuh.

Meski begitu, tidak sedikit orang yang lebih suka melewatkan waktu makan pagi tersebut karena berbagai alasan, mulai dari kesibukan hingga kebiasaan yang telah terbentuk sejak lama.


Menariknya, pilihan untuk tidak sarapan bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan dapat menunjukkan beberapa ciri kepribadian tertentu yang dimiliki oleh seseorang.

7 Ciri kepribadian orang yang suka melewatkan sarapan

Dilansir dari laman the Kitchn, psikoterapis, Barbara Sparacino MD, dan Israa Nasir, berikut beberapa ciri kepribadian orang yang sering melewatkan sarapan:

1. Mereka cenderung suka begadang

Nasir mengatakan orang yang melewatkan sarapan cenderung memiliki kronotipe malam, artinya ritme tidur dan nafsu makan mereka berjalan lebih lambat.

Ia menjelaskan bahwa orang yang tidak lapar di pagi hari merasa seperti itu karena waktu, bukan kemauan. Orang dengan kronotipe yang lebih lambat cenderung menunda makan pertama dan makan lebih lambat secara keseluruhan.

2. Pekerja keras

Sparacino mengatakan orang yang sering melewatkan sarapan sering kali adalah mereka dengan ciri kepribadian memulai hari dengan kecepatan penuh, Bunda.

Dia menambahkan bahwa begitu banyak hal yang menyita perhatian mereka di pagi hari, seperti email, anak-anak, perjalanan, tugas, dan lain-lain, dan kemudian mereka menyadari waktu sudah menunjukkan pukul 2 atau 3 sore, yang artinya mereka hampir tidak makan sepanjang hari itu.

Kopi atau minuman berenergi mungkin menjadi penyelamatnya untuk menjalani hari. Lantaran tidak cukup makan di pagi atau sepanjang hari, kemungkinan mereka punya pola makan tidak sehat di malam hari.

Sparacino menjelaskan bahwa mereka mungkin akan makan lebih banyak, banyak camilan, dan lebih banyak gula karena tubuh mencoba menutupi kekurangan tersebut.

3. Menganggap kopi sebagai makanan

Sparacina mengatakan banyak orang melewatkan waktu sarapan dan menggunakan kafein sebagai pengganti makanan.

Namun, orang-orang tersebut mungkin akan mengalami penurunan energi, mudah tersinggung, atau gemetar sepanjang hari.

Kalau Bunda tertarik memahami lebih jauh tentang kebiasaan sehari-hari dan kaitannya dengan kepribadian seseorang, ada juga bacaan psikologi menarik yang bisa menambah insight baru. Bunda bisa cek selengkapnya, klik di sini.

4. Makan sedikit di siang hari

Orang yang sering melewatkan sarapan bukan berarti melewatkan kalori, mereka hanya menggesernya, Bunda.

Artinya, orang-orang tersebut mungkin akan ‘ngemil’ atau makan camilan sepanjang siang dan malam. Sparacino mengatakan beberapa orang cenderung makan sedikit-sedikit tanpa sadar, terutama di depan layar, yang menurutnya dapat menyulitkan rasa kenyang.

5. Terlalu sibuk dan kurang gizi

Berdasarkan pengalamannya bekerja dengan orang-orang yang jarang sarapan, Sparacino juga mengatakan mereka sering kali adalah orang yang sibuk dan terburu-buru dalam kehidupan sehari-harinya.

Ia pun mengatakan orang-orang tersebut sering merasa tidak punya waktu untuk diri sendiri di pagi hari. Biasanya, mereka adalah pengasuh atau pekerja dengan tekanan kerja yang cukup tinggi.

6. Mengabaikan sinyal lapar

Jika seseorang melewatkan sarapan setiap hari, mereka memiliki ciri kepribadian sudah terbiasa mengabaikan sinyal lapar.

Hal ini berarti mereka akan makan ketika merasa nyaman, bukan karena lapar. Sparacino mengatakan seiring waktu mereka kesulitan membedakan antara rasa lapar yang sebenarnya, stres, dan kelelahan.

7. Cenderung lebih suka mencari solusi cepat

Sparacino juga mengatakan jika seseorang menunda makan cukup lama, mereka cenderung akan memilih karbohidrat olahan, makanan manis, atau cepat saji.

Dia menjelaskan keputusan ini sebagai isyarat dari otak yang mengatakan, “Bahan bakar kita menipis, beri aku sesuatu yang cepat dn mudah.”

Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang suka melewatkan waktu sarapan. Bunda juga termasuk?

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil

Parenting Annisa Karnesyia

Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya

Mom's Life Amira Salsabila

7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna

Mom's Life Elia Amaliana

11 Ciri Pasangan Suportif yang Membuatmu Merasa Didengar, Dihargai, dan Dicintai

Mom's Life Amira Salsabila

Sosok Orang Terkaya Baru di Asia, Hartanya Tembus Rp1.600 Triliun

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna

Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil

11 Ciri Pasangan Suportif yang Membuatmu Merasa Didengar, Dihargai, dan Dicintai

Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya

Resep Minuman Jahe untuk Bantu Jaga Kesehatan Paru-paru, Bikin Buat Keluarga di Rumah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK