HaiBunda

MOM'S LIFE

Hati-hati! Kebiasaan Langsung Masuk Ruangan AC saat Gerah Bisa Berakibat Buruk bagi Jantung

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 04 May 2026 12:20 WIB
Ilustrasi Kebiasaan Langsung Masuk Ruangan AC saat Gerah Bisa Berakibat Buruk bagi Jantung / Foto: Getty Images/Naypong
Jakarta -

Saat cuaca panas, Bunda pastinya tergoda untuk langsung masuk ruangan AC. Namun, kebiasaan ini justru sangat tidak disarankan karena dapat membahayakan tubuh.

Dilansir dari laman Times of India, para ahli mengatakan penurunan suhu yang tiba-tiba dari panas ke dingin dapat berbahaya bagi tubuh manusia, terutama bagi orang yang memiliki masalah flu kronis.

Perubahan suhu tiba-tiba tidak baik untuk kesehatan

Perubahan suhu yang tiba-tiba dan ekstrem antara dalam dan luar ruangan membahayakan tubuh. Hal ini membuat tubuh stres karena dipaksa untuk menyesuaikan diri dari lingkungan yang panas ke lingkungan ber-AC.


Selain itu, perubahan suhu ini juga dapat mengeringkan kulit, selaput lendir, dan mata. Banyak orang mengeluh mata gagal dan bersin begitu sampai di kantor, kemungkinan penyebabnya adalah perubahan suhu antara dalam dan luar ruangan. Hal ini bahkan dapat menyebabkan infeksi mata, pernapasan, dan kejang otot.

Masalah lain yang dapat terjadi akibat penurunan atau kenaikan suhu secara tiba-tiba adalah pilek, serangan asma, nyeri otot, sinusitis, flu, pilek, sakit tenggorokan, nyeri hebat, dan sakit otot.

Suhu ideal di dalam mal, kantor, rumah sakit, dan organisasi tertutup lainnya sebaiknya antara 23 – 25 derajat untuk memastikan kesehatan dan menguangi risiko penyakit, demikian saran para ahli.

Suhu yang sangat rendah dapat memperburuk kondisi kesehatan seseorang, terutama pada orang lanjut usia.

Kondisi orang dengan masalah pernapasan mungkin akan semakin memburuk. Ketika suhu di luar terlalu panas, disarankan untuk mematikan AC sejenak sebelum langsung keluar ke bawah sinar matahari.

Rumah sakit khususnya harus berhati-hati terhadap suhu dalam ruangan karena suhu yang sangat rendah dapat membuat pasien semakin sakit. Oleh karena itu, suhu di rumah sakit harus dipantau dengan cermat.

Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi

Spesialis penyakit dalam, Dr. Suranjit Chatterjee, mengatakan tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dari suhu panas ekstrem ke dingin atau dingin ekstrem ke panas. Ketika seseorang mengalami perubahan suhu yang ekstrem, pembuluh darah akan terpengaruh.

Selalu disarankan untuk mengubah suhu secara perlahan untuk mencegahnya memengaruhi sistem tubuh.

Setiap kali terjadi perubahan suhu, kekebalan tubuh akan terganggu, dan itulah mengapa banyak orang sering jatuh sakit atau terkena infeksi virus ketika cuaca berubah secara tiba-tiba.

Ia menambah bahwa suhu ideal untuk ruang tertutup seperti mal, kantor, sekolah, dan rumah sakit harus suhu yang sesuai dan membuat orang merasa nyaman. Meskipun suhu ideal bisa sekitar 20 hingga 22 derajat, tidak ada aturan baku.

Spesialis penyakit dalam, Romil Tikku, mengatakan perubahan suhu mendadak dapat memengaruhi kesehatan. Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang ekstrem bagi orang-orang dengan masalah pernapasan.

Penderita asma, sinusitis, dan masalah pernapasan lainnya dapat mengalami kondisi akut. Serangan jantung juga dapat terjadi pada pasien dengan masalah jantung yang sudah ada.

Dampak lama berada di ruangan ber-AC

Menghabiskan waktu berjam-jam di ruangan ber-AC baik di rumah maupun di tempat kerja dapat membuat Bunda tidak tahan panas ketika berada di luar.

Ini dapat membuat Bunda merasa kelelahan ketika terpapar panas di luar. Pusing, kelelahan, sakit kepala, kesulitan bernapas, bahkan serangan panas dapat terjadi pada orang-orang seperti itu.

Jika menderita alergi, menghabiskan waktu lama di ruangan ber-AC dapat memperburuk gejala, terutama jika jamur beredar di udara.

Studi mengatakan jika udara di ruangan ber-AC bersirkulasi buruk dan mengandung alergen, seseorang dapat menderita alergi, mata gatal, pusing, sakit kepala, dan kesulitan bernapas. Pengeringan selaput lendir dapat meningkatkan kejadian penyakit pernapasan.

Oleh karena itu, hindari perubahan suhu yang ekstrem. Jika berada di ruangan ber-AC dan harus keluar, matikan AC untuk sementara agar panas di luar tidak terasa menyengat bagi tubuh.

Selain itu, ketika Bunda kembali dari luar, jangan langsung menyalakan AC, tetapi beralihlah ke kipas angin atau pendingin udara.

Nah, itulah kebiasaan langsung masuk ruangan AC saat gerah yang bisa berakibat buruk bagi jantung. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kebiasaan Tidur Turunkan Risiko Stroke & Jantung

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Romantisnya Syifa Hadju & El Rumi di Resepsi Bali, Berkonsep Fairy Tale dengan View Pantai

Mom's Life Amira Salsabila

Ibunda Annisa Rahma Nekat Masuk Rumah saat Kebakaran, Hampir Jadi Korban Tabung Gas Meledak

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Makin Banyak Ibu Melahirkan di Usia Lanjut, Bagaimana Peluang Dapatkan Kehamilan Sehat?

Kehamilan Annisa Karnesyia

Arti Nama 3 Anak Ayu Dewi & Regi Datau, Aesthetic dan Penuh Makna

Nama Bayi Indah Ramadhani

Resep Ikan Kembung Suwir Sambal Matah, Pedas Segar Bikin Nagih

Mom's Life Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Hati-hati! Kebiasaan Langsung Masuk Ruangan AC saat Gerah Bisa Berakibat Buruk bagi Jantung

Romantisnya Syifa Hadju & El Rumi di Resepsi Bali, Berkonsep Fairy Tale dengan View Pantai

Makin Banyak Ibu Melahirkan di Usia Lanjut, Bagaimana Peluang Dapatkan Kehamilan Sehat?

Dorong Penulis Cilik Masa Depan, Gramedia Fasilitasi Anak Terbitkan Karya Melalui CERIA

Ibunda Annisa Rahma Nekat Masuk Rumah saat Kebakaran, Hampir Jadi Korban Tabung Gas Meledak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK