HaiBunda

MOM'S LIFE

Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Suka Keramaian Menurut Psikolog

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 11 May 2026 22:00 WIB
Ilustrasi ciri kepribadian orang yang tidak suka keramaian menurut psikolog / Foto: Getty Images/TrixiePhoto
Jakarta -

Bunda termasuk orang introvert? Jika iya, kepribadian ini sering membuat seseorang merasa lebih nyaman berada di suasana yang tenang dibandingkan keramaian. Terlalu banyak interaksi sosial juga bisa membuat Bunda merasa cepat lelah atau cemas.

Menurut psikolog, orang yang tidak terlalu menyukai keramaian biasanya memiliki ciri lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar, seperti mudah merasa kewalahan, dan membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi ulang energi.

Lantas, bagaimana ciri kepribadian orang yang tidak suka berada di tengah keramaian? Simak selengkapnya berikut ini.


Ciri kepribadian orang yang tidak suka keramaian

Jika merasa lelah setelah interaksi sosial atau lebih suka lingkungan yang lebih tenang, ini bisa menjadi indikasi sifat introvert. Berikut beberapa ciri kepribadian yang mungkin mereka miliki:

1. Merasa lelah setelah banyak bersosialisasi

Dilansir dari laman Verywell Mind, setelah seharian berinteraksi, apakah Bunda perlu mencari tempat yang tenang untuk mengisi ulang energi?

Ciri utama seorang introvert adalah mereka mengeluarkan energi dalam situasi sosial, tidak seperti ekstrovert yang mendapatkan energi dari interaksi tersebut.

2. Mendambakan waktu tenang untuk mengisi ulang energi

Orang yang tidak suka keramaian sering kali membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi ulang energi. Biasanya mereka menikmati hobi, membaca buku, berjalan-jalan santai, atau menonton tayangan favorit.

3. Memiliki lingkaran teman dekat

Salah satu kesalahpahaman umum tentang orang yang tidak suka berada di tengah keramaian adalah mereka tidak suka berinteraksi dengan orang.

Meskipun orang introvert biasanya tidak menikmati banyak bersosialisasi, mereka tetap menikmati memiliki kelompok kecil teman yang sangat dekat dengan mereka.

4. Merasa kewalahan karena terlalu banyak suara atau aktivitas

Ketika mereka menghabiskan waktu dalam aktivitas atau lingkungan yang ramai, mereka dapat merasa kehilangan fokus dan kewalahan.

Sebaliknya, ekstrovert cenderung berkembang dalam situasi di mana terdapat banyak aktivitas dan sedikit peluang untuk merasa bosan.

5. Mengamati orang lain dengan baik

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang ini harus mengeluarkan lebih banyak energi saat berpartisipasi dalam pembelajaran, itulah sebabnya mereka mungkin lebih suka mengamati terlebih dahulu sebelum mencoba terlibat dalam tugas.

Orang yang tidak suka keramaian juga akan cukup terganggu sisi emosi psikologisnya ketika di tempat ramai. Jika Bunda penasaran dengan psikologis emosi lainnya pada seseorang, klik di sini.

Ketakutan terhadap keramaian

Bukan hanya menggambarkan sosok introvert, ternyata tidak suka keramaian juga dikaitkan dengan fobia yang disebut enochlophobia.

Enochlophobia sering menyebabkan gejala yang menyusahkan dan perilaku menghindar, sehingga sulit untuk berfungsi dalam lingkungan sosial. Memahami fobia ini dan gejalanya adalah langkah pertama dalam menemukan cara efektif untuk mengelola dan mengatasinya.

Tidak ada satu penyebab tunggal yang diketahui terkait fobia ini. Sebaliknya, mungkin terkait dengan trauma yang berhubungan dengan keramaian, kecenderungan untuk khawatir, atau bahkan genetika.

Gejala fisiknya berupa pingsan, pupil melebar, pusing, sakit kepala, jantung berdebar-debar, peningkatan detak jantung, ketegangan otot, mual, serangan panik, sensasi sesak napas, hingga berkeringat.

Sementara itu, gejala kognitifnya meliputi kabut otak, depersonalisasi, merasa marah, merasa putus asa, hingga berpikiran negatif.

Jika memilih untuk mengatasi rasa takut terhadap keramaian sendiri, salah satu cara yang paling membantu adalah mengunjungi profesional kesehatan mental untuk mendapatkan diagnosis dan mempelajari pengobatan yang tepat.

Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang tidak suka keramaian. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Cinta Laura Kunjungi Pengungsi Gempa NTT, Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak

Mom's Life Amira Salsabila

7 Resep Nasi Tim untuk Bayi 8 Bulan ke Atas, Mudah Dibuat & Tinggi Kalori

Parenting Kinan

Kisah Dokter yang Dipaksa Pensiun, Justru Dirikan Klinik Cikal Bakal Bayi Tabung Pertama AS

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Kandungan Lemak dalam ASI Ternyata Tak cuma Dipengaruhi oleh Makanan yang Dikonsumsi Ibu

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Dari Americano sampai Latte, Ternyata Jenis Kopi Favorit Bisa Bongkar Kepribadian Asli Seseorang

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh

5 Potret Cinta Laura Kunjungi Pengungsi Gempa NTT, Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak

7 Resep Nasi Tim untuk Bayi 8 Bulan ke Atas, Mudah Dibuat & Tinggi Kalori

Kandungan Lemak dalam ASI Ternyata Tak cuma Dipengaruhi oleh Makanan yang Dikonsumsi Ibu

Perbedaan The Batman 2 dari Film Pertama, Ini Bocoran yang Diungkap Robert Pattinson

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK