MOM'S LIFE
Mengapa Cicak Sering Muncul saat Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Arina Yulistara | HaiBunda
Selasa, 12 May 2026 12:40 WIBBunda merasa lebih banyak cicak di rumah saat sedang musim panas? Yuk simak alasan ilmiahnya di sini.
Saat musim kemarau mulai tiba, banyak orang merasa cicak di rumah tampak lebih sering muncul. Reptil kecil ini terlihat merayap di dinding, plafon, hingga berkumpul di sekitar lampu pada malam hari.
Kondisi tersebut sering menimbulkan pertanyaan, apakah cicak memang lebih aktif saat cuaca panas? Secara ilmiah, jawabannya adalah iya.
Meningkatnya kemunculan cicak pada musim kemarau berkaitan erat dengan perubahan suhu, ketersediaan makanan, serta kondisi rumah yang menawarkan lingkungan ideal bagi mereka. Kehadiran cicak bukan pertanda mistis, melainkan respon alami terhadap perubahan lingkungan.
Mengutip Times of India, mari bahas alasan cicak sering muncul selama musim kemarau.
Cicak sering muncul saat musim kemarau
Jenis cicak yang paling sering dijumpai di rumah adalah house gecko atau cicak rumah. Hewan ini telah beradaptasi sangat baik dengan lingkungan perkotaan dan permukiman manusia.
Dinding, langit-langit, celah tembok, hingga sudut ruangan menyerupai habitat alami mereka di alam liar, seperti kulit pohon, celah batu, dan gua kecil. Untuk itu, rumah bukanlah tempat asing bagi cicak, melainkan bagian dari area hidup dan berburu mereka.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Urban Ecology menunjukkan bahwa reptil yang hidup di kawasan perkotaan mengalami perubahan perilaku yang membuat mereka semakin nyaman tinggal di sekitar bangunan buatan manusia.
Rumah menawarkan suhu stabil
Salah satu alasan utama cicak masuk ke rumah adalah kondisi suhu yang lebih stabil. Cicak merupakan hewan ektotermik, yaitu tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Mereka bergantung pada suhu lingkungan untuk tetap aktif dan bertahan hidup.
Saat musim kemarau, suhu di luar rumah bisa sangat panas pada siang hari. Sementara suhu di dalam rumah cenderung lebih sejuk dan konstan.
Rumah juga memberikan perlindungan dari hujan, angin, dan paparan sinar matahari langsung. Kondisi ini membuat cicak merasa lebih aman dan nyaman.
Banyak serangga, banyak cicak
Cicak datang ke rumah terutama untuk mencari makan. Makanan utama mereka adalah serangga kecil seperti nyamuk, lalat, ngengat, semut, dan serangga kecil lainnya. Rumah sering menjadi tempat favorit serangga karena adanya aroma makanan, tempat sampah, kelembapan, dan cahaya lampu. Ketika populasi serangga meningkat, cicak pun ikut berdatangan.
Lampu menjadi tempat berburu favorit cicak
Lampu rumah, baik LED, neon, maupun lampu dekoratif, sangat menarik bagi berbagai jenis serangga pada malam hari. Cicak dengan cepat belajar bahwa area di sekitar lampu merupakan lokasi terbaik untuk berburu. Itu sebabnya cicak paling sering terlihat di dekat lampu dinding, plafon sekitar bohlam, serta area jendela dan balkon yang terang. Semakin banyak pencahayaan pada malam hari, semakin besar kemungkinan cicak berkumpul di sekitarnya.
Celah dan sudut rumah menjadi tempat persembunyian cicak
Cicak membutuhkan tempat aman untuk bersembunyi dari predator. Rumah menyediakan banyak lokasi yang sesuai, seperti retakan dinding, sudut plafon, belakang lemari, celah keramik kamar mandi, gudang dan area penyimpanan. Tempat-tempat tersebut sangat mirip dengan lokasi persembunyian alami mereka di alam.
Kelembapan rumah menarik cicak
Meski musim kemarau identik dengan cuaca kering, beberapa bagian rumah tetap lembap, terutama dapur dan kamar mandi. Cicak mendapatkan kebutuhan air dari udara lembap, embun, dan permukaan basah.
Ada beberapa kondisi yang cenderung lebih menarik bagi cicak, antara lain:
- Keran bocor
- Dinding lembap
- Saluran air terbuka
- Ventilasi buruk
Kelembapan ini juga mendukung kehadiran serangga yang pada akhirnya menjadi sumber makanan cicak.
Musim kemarau bikin cicak lebih aktif
Perubahan musim memengaruhi aktivitas cicak. Saat memasuki musim kemarau, suhu yang lebih hangat meningkatkan metabolisme mereka sehingga gerakan menjadi lebih aktif.
Selain itu, populasi serangga biasanya meningkat pada kondisi hangat sehingga cicak lebih sering berburu dan lebih mudah terlihat oleh penghuni rumah. Dengan kata lain, bukan berarti cicak baru datang saat musim kemarau. Mereka mungkin sudah berada di sekitar rumah, namun aktivitasnya menjadi lebih intens sehingga kehadirannya mencolok.
Mitos cicak pertanda buruk
Di tengah masyarakat, cicak sering dikaitkan dengan berbagai kepercayaan, mulai dari pertanda keberuntungan hingga kabar buruk. Namun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut. Kehadiran cicak sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor biologis dan lingkungan, seperti makanan, suhu, tempat berlindung, dan kelembapan.
Cara mengurangi cicak di rumah
Jika ingin mengurangi jumlah cicak, langkah terbaik adalah menghilangkan hal-hal yang menarik perhatian mereka. Berikut beberapa hal yang bisa Bunda lakukan di rumah.
- Kurangi jumlah serangga di dalam rumah.
- Tutup retakan dan celah tembok.
- Keringkan area lembap.
- Bersihkan dapur dan kamar mandi secara rutin.
- Atur penggunaan lampu pada malam hari.
Cara-cara di atas efektif karena menghilangkan sumber makanan dan tempat persembunyian yang disukai cicak.
Jadi, jika Bunda merasa cicak semakin banyak muncul ketika kemarau tiba, hal tersebut merupakan fenomena alam yang sepenuhnya normal. Bagi cicak, rumah manusia merupakan habitat yang nyaman dan strategi untuk bertahan hidup.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Wajib Punya! 5 Panci Stainless Steel yang Bagus dan Tahan Lama
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tips Miliki Rumah Asri dan Nyaman Meski Lahan Kecil
4 Hal Penting Saat Mendesain Taman agar Tampilannya Indah & Asri
Jangan Terlambat, Kenali 4 Tanda Kayu di Rumah Dimakan Rayap
Mudah! 10 Tips Membuat Rumah Sejuk Tanpa AC
TERPOPULER
5 Potret Xavier Young Min Ha, Anak Semata Wayang Rini Yulianti yang Keturunan Korea
11 Ciri Kepribadian Karyawan dengan Performa Tinggi di Tempat Kerja, Jarang Dimiliki
Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra Raih Juara 2 Piala Wali Kota Jakpus, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
Benarkah Kipas Angin Gantung Bisa "Membunuh" Energi Positif? Ini Kata Feng Shui
Ciri Orang yang Tidak Haus Validasi dalam Hubungan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Xavier Young Min Ha, Anak Semata Wayang Rini Yulianti yang Keturunan Korea
11 Ciri Kepribadian Karyawan dengan Performa Tinggi di Tempat Kerja, Jarang Dimiliki
Al Ghazali Ultah ke-29, Rayakan Bareng Keluarga hingga Dapat Ucapan Manis dari Bunda Maia
Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra Raih Juara 2 Piala Wali Kota Jakpus, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
Omelette hingga Sunny Side Up, Mana Olahan Telur yang Aman & Tidak untuk Ibu Hamil?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Celana Kulot Jumbo yang Beneran Pas di Badan Besar, Bikin Kamu Tampil Lebih Pede!
-
Beautynesia
3 Ciri Kepribadian Orang yang Menolak Teknologi AI dan ChatGPT
-
Female Daily
Intip Gaya Han So Hee dengan Tas Dior, Simple tapi Tetap Elegan!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Baru 13 Tahun, Putri Kim Jong Un Mulai Naik Takhta
-
Mommies Daily
Bandung-Malang Naik Apa? Ini Perbandingan Sleeper Bus, Kereta, dan Pesawat: Cek Harga dan Durasi