MOM'S LIFE
Mengenal Albuminuria, Tanda Ginjal Bocor atau Rusak
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 15 May 2026 13:20 WIBAlbuminuria terjadi ketika jumlah protein albumin hilang melalui urine abnormal. Kondisi ini biasanya menunjukkan bahwa ginjal tidak menyaring darah dengan benar karena masalah seperti diabetes atau hipertensi.
Albumin adalah protein vital yang biasanya ditemukan beredar di dalam aliran darah. Dalam kondisi sehat, ginjal mencegah protein ini keluar dari tubuh, tetapi gangguan fungsi ginjal dapat memungkinkan protein ini bocor ke dalam urine.
Mengidentifikasi penyebab yang mendasarinya sangat penting untuk menentukan rencana pengobatan yang paling efektif guna melindungi kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
Penyebab albuminuria
Dilansir dari laman healthline, albuminuria biasanya disebabkan oleh masalah pada ginjal. Ginjal menyaring darah, menghilangkan partikel limbah dan mengubahnya menjadi urine, sehingga nutrisi berharga tetap berada dalam darah agar dapat didistribusikan dengan benar ke seluruh tubuh.
Ketika sistem penyaringan di ginjal tidak berfungsi dengan baik, terlalu banyak protein dapat masuk ke dalam urine.
Penyakit ginjal kronis adalah salah satu masalah utama yang dapat menyebabkan proteinuria atau albuminuria. Mereka berisiko terkena penyakit ginjal kronis meliputi diabetes, tekanan darah tinggi, dan riwayat keluarga dengan penyakit ginjal kronis.
Selain itu, ada juga beberapa penyebab paling umum dari albuminuria sementara (jangka pendek) meliputi:
- Dehidrasi atau kurang minum air
- Latihan intensitas tinggi
- Demam dan/atau infeksi
- Eksaserbasi (kambuh) gagal jantung
Adanya albuminuria tidak selalu berarti Bunda mengalami kerusakan ginjal yang sebenarnya. Inilah mengapa pengujian berulang sangat penting, untuk membantu membedakan antara kerusakan ginjal kronis dan stres sementara (jangka pendek) pada ginjal.
Gejala albuminuria
Sebagian besar penderita albuminuria mungkin tidak menyadari gejala apa pun. Inilah mengapa sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur, terutama jika memiliki faktor risiko albuminuria atau penyakit ginjal.
Dilansir dari laman National Kidney Foundation, jika gejala muncul, Bunda mungkin akan melihat satu atau lebih hal berikut ini:
- Urine berbusa
- Bengkak di sekitar mata, terutama di pagi hari
- Sering buang air kecil dari biasanya
- Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, area perut, atau wajah
Cara mengurangi jumlah albumin dalam urine
Jika memiliki kadar albumin yang tinggi dalam urine, tetapi belum didiagnosis menderita penyakit ginjal kronis, Bunda dapat mencoba beberapa kiat gaya hidup sehat berikut ini untuk mengatasi albuminuria dan meningkatkan kesehatan ginjal:
- Konsumsi makanan bergizi dan seimbang.
- Pertahankan berat badan dalam kisaran moderat.
- Pantau asupan garam dan natrium Bunda secara teratur.
- Tetap aktif dan berolahraga secara rutin
- Perhatikan berapa banyak dan jenis protein apa yang dikonsumsi.
- Diskusikan dengan dokter terkait obat-obatan lain yang dikonsumsi secara teratur.
Jika didiagnosis menderita penyakit ginjal kronis, dokter spesialis ginjal akan membahas perubahan pola makan dan gaya hidup yang mungkin perlu Bunda lakukan, serta obat-obatan dan perawatan lainnya.
Perawatan awal untuk mengurangi albuminuria dapat mencakup obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah.
Pada stadium penyakit ginjal yang lebih lanjut, Bunda mungkin perlu mengikuti diet khusus, seperti membatasi asupan cairan, atau menjalani perawatan dialisis atau transplantasi ginjal.
Nah, itulah beberapa hal yang dapat diketahui tentang albuminuria hingga cara mengurangi jumlah albumin dalam urine. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tanda Awal Kerusakan Ginjal yang Muncul Pagi Hari, Perhatikan Sinyal Tubuh Ini!
Hati-Hati, 5 Jenis Minuman Ini Bisa Merusak Ginjal Bun
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
TERPOPULER
Mengenal Fibroadenoma, Benjolan Payudara yang Umum Dialami Perempuan Muda
Respons Elegan Alyssa Daguise Disebut Gendutan 2 Bulan Pasca Melahirkan
Potret Melly Mono Bersama Putrinya yang Baru Lulus SMA, Dipuji Seperti Adik Kakak
Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Tinggi tapi Nirempati dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Hari Pertama Anak Sekolah: Kenali Ciri-Ciri Separation Anxiety Sesuai Usia
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Exhaust Fan Hemat Listrik untuk Mengurangi Panas di Dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah untuk Anak TK, Awet & Nyaman Digunakan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Dandang Ukuran Besar Stainless Steel yang Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Hari Pertama Anak Sekolah: Kenali Ciri-Ciri Separation Anxiety Sesuai Usia
Mengenal Fibroadenoma, Benjolan Payudara yang Umum Dialami Perempuan Muda
Respons Elegan Alyssa Daguise Disebut Gendutan 2 Bulan Pasca Melahirkan
5 Potret Tampan He Yu Pemeran Putra Mahkota Xiao Hua Yong di Drama China 'Blossoms of Power'
Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Tinggi tapi Nirempati dari Kalimat yang Sering Diucapkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Lirabica Kecam Usulan Eliminasi Anjing Tak Bertuan di Bali, Siap Danai Sterilisasi Gratis
-
Beautynesia
Ramalan Zodiak Minggu Ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 13 - 19 Juli 2026
-
Female Daily
Perlukah Double Cleansing Dilakukan Meski Hanya Pakai Sunscreen?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Dokter Bedah Plastik Ungkap 5 Makanan yang Bikin Wajah Kurang Atraktif
-
Mommies Daily
7 Tanda Anak Mengalami Masalah Pertemanan di Sekolah yang Sering Tidak Disadari Orang Tua