moms-life
10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian
HaiBunda
Rabu, 13 May 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
-
10 Ciri kepribadian orang yang tidur dengan hewan peliharaan
- 1. Merasa nyaman menunjukkan diri yang apa adanya
- 2. Tidak mudah risih dengan kedekatan fisik
- 3. Memiliki empati yang tinggi
- 4. Menghargai hubungan yang dekat dan tulus
- 5. Lebih dekat dengan hewan peliharaan daripada orang lain
- 6. Merasa kesepian
- 7. Mudah stres atau cemas di malam hari
- 8. Terlalu protektif
- 9. Lebih fleksibel soal kebiasaan tidur
- 10. Mudah menyesuaikan diri dalam berbagai situasi
Bagi pencinta hewan, tidur ditemani anabul mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Rasanya kamar jadi lebih nyaman dan suasana hati juga lebih tenang.
Namun ternyata, kebiasaan tidur bersama hewan peliharaan bukan sekadar soal kenyamanan. Ada sisi psikologis yang disebut bisa terlihat dari kebiasaan sederhana ini, Bunda.
Psikolog klinis asal Amerika Serikat, Dr. Leah Kaylor, Ph.D., menjelaskan bahwa kebiasaan tidur bersama hewan peliharaan dapat berkaitan dengan karakter dan kebutuhan emosional seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidur bersama hewan peliharaan adalah kebiasaan umum yang tidak hanya mencerminkan kenyamanan dan persahabatan, tetapi juga sifat psikologis yang lebih dalam," ujar Kaylor, dikutip dari laman Parade.
"Orang mungkin mengizinkan hewan peliharaan mereka berbagi tempat tidur untuk dukungan emosional, rutinitas, kehangatan, atau rasa aman. Tetapi di luar logistik atau kasih sayang, pilihan ini dapat memberikan wawasan tentang kepribadian, gaya keterikatan, dan bahkan perilaku tidur," tambahnya.
Menariknya lagi, para psikolog menilai kebiasaan ini dapat menggambarkan sisi kepribadian dari seseorang. Nah, seperti apa penjelasannya? Yuk, kita simak!
10 Ciri kepribadian orang yang tidur dengan hewan peliharaan
Berikut beberapa ciri kepribadian orang yang terbiasa tidur bersama hewan peliharaan, seperti dilansir dari Parade.
1. Merasa nyaman menunjukkan diri yang apa adanya
Tidak semua orang mudah merasa nyaman saat berada di posisi yang rentan, Bunda. Namun, orang yang terbiasa tidur bersama hewan peliharaan biasanya lebih bisa menerima sisi emosional dalam dirinya.
Psikolog dan penasihat media Hope for Depression Research Foundation, Dr. Michele Goldman, Ph.D., mengatakan tidur merupakan kondisi saat seseorang berada dalam keadaan paling rentan.
Karena itu, tidur bersama hewan menunjukkan adanya rasa percaya dalam hubungan tersebut.
"Tidur bersama orang lain, baik itu manusia atau hewan peliharaan, berarti kita memiliki kepercayaan dalam hubungan tersebut dan kita dapat berada dalam kondisi paling rentan namun tetap aman dan terlindungi," ungkap Goldman.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh psikolog Kaylor. Menurutnya, hewan peliharaan memberikan rasa nyaman, sehingga pemiliknya lebih mudah merasa aman secara emosional.
"Bagi banyak orang, hewan peliharaan memberikan kehadiran tanpa penghakiman, menciptakan rasa aman secara psikologis yang memudahkan keterbukaan emosional, terutama saat beristirahat," katanya.
2. Tidak mudah risih dengan kedekatan fisik
Hewan peliharaan suka sekali tidur dekat dengan pemiliknya, Bunda. Ada yang tidur di samping, memeluk kaki, bahkan mengambil sebagian tempat di kasur.
Orang yang terbiasa tidur bersama hewan peliharaan tidak mudah merasa terganggu dengan sentuhan fisik seperti ini. Mereka justru merasa terbiasa dengan kehadiran anabul yang selalu ingin dekat.
Psikolog Goldman menjelaskan bahwa kebiasaan ini menunjukkan seseorang cukup bisa menerima kontak fisik dalam kesehariannya. Ia menuturkan bahwa pemilik hewan peliharaan biasanya menikmati kedekatan tersebut.
"Tidur bersama hewan peliharaan memastikan akan ada peningkatan kontak fisik. Hewan peliharaan memiliki kesadaran yang sangat buruk tentang ruang pribadi, dan pemilik hewan peliharaan umumnya menyukai hal ini pada hewan peliharaan mereka," kata Goldman.
"Namun, disentuh secara fisik di siang hari dan kemudian terus disentuh secara fisik di malam hari menunjukkan toleransi yang kuat terhadap kontak fisik," lanjutnya.
3. Memiliki empati yang tinggi
Bagi sebagian orang, tidur bersama hewan peliharaan bukan hanya karena ingin ditemani. Ada juga yang melakukannya karena merasa anabul mereka akan lebih tenang saat tidur dekat pemiliknya.
Kebiasaan ini dinilai bisa menunjukkan seseorang memiliki rasa empati yang cukup tinggi. Mereka memikirkan kenyamanan makhluk lain, termasuk hewan peliharaan di rumah.
Psikolog Kaylor menjelaskan bahwa banyak pemilik hewan mengizinkan anabul tidur bersama karena percaya hewan tersebut merasa lebih aman, Bunda.
"Mengizinkan hewan peliharaan tidur di tempat tidur sering kali berakar dari keyakinan bahwa hewan peliharaan tersebut juga merasa lebih aman atau lebih bahagia di sana," kata Kaylor.
"Ini mencerminkan pola pikir yang empatik, pola pikir yang mempertimbangkan kebutuhan emosional orang lain, termasuk hewan, dan berupaya untuk memenuhinya," sambungnya.
4. Menghargai hubungan yang dekat dan tulus
Selanjutnya, tidur bareng hewan peliharaan juga bisa menunjukkan adanya ikatan emosional yang kuat. Kedekatan seperti tidur bersama kerap membuat hubungan dengan anabul terasa semakin spesial.
Perasaan empati, rasa percaya, dan kenyamanan dari kebiasaan ini membuat seseorang lebih menghargai hubungan dengan orang lain, Bunda.
5. Lebih dekat dengan hewan peliharaan daripada orang lain
Ternyata, ada lho orang yang merasa lebih nyaman menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan dibandingkan dengan banyak orang. Kehadiran hewan dianggap mampu memberi rasa tenang.
Psikolog berlisensi sekaligus pembawa acara Mind Matters with Dr. Michele menjelaskan bahwa sebagian pencinta hewan merasa anabul lebih bisa dipercaya dan lebih menarik daripada manusia.
"Para pencinta hewan peliharaan mungkin menganggap hewan peliharaan mereka lebih dapat dipercaya atau lebih menarik daripada manusia. Mereka ingin hewan peliharaan mereka hadir saat mereka tertidur karena mereka dapat menceritakan kembali hari mereka tanpa dihakimi," ujarnya.
6. Merasa kesepian
Bagi sebagian orang, tidur bersama hewan peliharaan bisa membuat malam terasa lebih hangat. Kehadiran anabul di dekat tempat tidur membantu mengurangi rasa sepi saat sedang sendiri.
Meski begitu, kita tetap perlu membangun hubungan dengan orang lain di sekitar. Jika rasa kesepian terasa cukup mengganggu, tidak ada salahnya Bunda mencoba bertemu dengan orang baru.
7. Mudah stres atau cemas di malam hari
Saat malam hari, sebagian orang justru lebih sering memikirkan banyak hal. Mulai dari pekerjaan, masalah pribadi, hingga hal kecil yang membuat pikiran sulit untuk beristirahat.
Psikolog Kaylor mengatakan bahwa bagi sebagian orang, hewan peliharaan dapat memberi rasa tenang saat sedang cemas atau sulit tidur.
"Bagi sebagian orang, hewan peliharaan berfungsi sebagai selimut pengaman hidup yang mengurangi kewaspadaan berlebihan, terutama bagi orang-orang dengan riwayat trauma atau kesulitan tidur," kata Kaylor.
"Kehadiran mereka dapat membantu mengurangi rangsangan fisiologis dan psikologis yang terkait dengan insomnia atau mimpi buruk, yang umum terjadi pada individu dengan sensitivitas stres yang tinggi," lanjutnya.
8. Terlalu protektif
Ada orang yang merasa lebih tenang saat hewan peliharaannya tidur dekat dengan mereka. Dengan begitu, mereka bisa memastikan anabul tetap aman dan baik-baik saja sepanjang malam.
Kebiasaan ini juga bisa menunjukkan sifat yang cukup protektif terhadap hewan peliharaan. Sebagian orang mudah merasa khawatir dan memikirkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi pada hewan peliharaan mereka.
9. Lebih fleksibel soal kebiasaan tidur
Orang yang tidur bersama hewan peliharaan cenderung lebih fleksibel soal aturan tidur, Bunda. Mereka tidak mempermasalahkan jika hewan peliharaan bergerak, membuat suara, atau tidur dengan posisi yang berubah-ubah.
Kaylor menjelaskan bahwa kebiasaan ini menunjukkan seseorang memiliki pendekatan yang cukup terbuka dan fleksibel terhadap rutinitas tidur.
"Banyak orang yang tidur bersama hewan peliharaan mereka menunjukkan pendekatan yang santai terhadap struktur dan kebersihan tidur," ungkap Kaylor.
"Meskipun mereka mungkin menyadari bahwa tidur bersama hewan peliharaan dapat mengganggu tidur, karena gerakan, kebisingan, atau waktu tidur yang tidak konsisten, mereka rela mengorbankan tidur optimal demi kenyamanan emosional atau hubungan," jelasnya.
10. Mudah menyesuaikan diri dalam berbagai situasi
Berikutnya, orang yang tidur bersama hewan peliharaan biasanya tidak hanya fleksibel saat malam hari saja. Mereka juga lebih mudah menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dalam kesehariannya.
Kebiasaan berbagi tempat tidur dengan anabul membuat mereka jadi terbiasa menghadapi perubahan saat beristirahat. Mulai dari posisi tidur yang berubah hingga jadwal tidur hewan peliharaan yang tidak selalu sama.
Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang terbiasa tidur bersama hewan peliharaan. Apakah Bunda termasuk salah satunya?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Apakah Kucing Bisa Menangis? Ini Kata Pakar
Mom's Life
Pelihara Kucing Disebut Bisa Redakan Stres hingga Bantu Interaksi Anak Autisme
Mom's Life
Ciri-Ciri Kucing yang Dapat Menularkan Rabies, Waspada Bun
Mom's Life
Tips Memberi Nama Hewan Peliharaan Kucing & 5 Rekomendasinya untuk Keluarga Bunda
Mom's Life
3 Tanda Anjing Peliharaan Stres Ketika Dipeluk
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Cara Tertawa, Ungkap Sifat Asli
Ciri Kepribadian Orang yang Merasa Nyaman Sendirian di Rumah
9 Ciri Kepribadian Orang Pendiam dan Tertutup