MOM'S LIFE
11 Kalimat yang Digunakan Orang dengan EQ Tinggi saat Hadapi Lawan Bicara yang Kekanak-kanakan
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 18 May 2026 06:50 WIBKalimat yang sering digunakan orang dengan kecerdasan emosional (EQ) tinggi saat menghadapi lawan bicara yang kekanak-kanakan biasanya terdengar tenang dan penuh kendali. Sikap tersebut membantu percakapan tetap nyaman, meski situasi mulai memanas.
Mereka biasanya mampu memahami perasaan orang lain tanpa terpancing emosi. Kemampuan ini membuatnya lebih mudah menjaga hubungan tetap harmonis.
Melalui pilihan kalimat yang tepat, komunikasi pun terasa lebih dewasa dan efektif. Lantas, kalimat apa saja yang sering mereka gunakan?
11 Kalimat yang digunakan orang dengan EQ tinggi
Berikut kumpulan kalimat yang sering digunakan orang-orang dengan EQ tinggi ketika menghadapi lawan bicara yang kekanak-kanakan:
1. “Aku mengerti maksud kamu”
Dilansir dari laman Your Tango, orang dengan EQ tinggi sering memahami sudut pandang orang lain ketika menghadapi emosi yang kuat.
Bahkan, jika tidak dapat merasakannya secara langsung, mereka mungkin menggunakan ungkapan ini untuk membantu orang tersebut merasa nyaman.
Terkadang, suasana hati seseorang dapat berubah ketika mereka merasa dipahami. Bahkan, jika percakapan berlangsung panas, perasaan yang diperhatikan membuat perbedaan besar, Bunda.
2. “Mari kita diskusikan ini”
Orang yang belum dewasa secara emosional dapat mudah marah dalam sekejap. Namun, orang dengan EQ tinggi akan melihat perilaku ini sebagai seruan minta tolong.
Mereka mungkin mencoba meredakan situasi dengan mendorong lawan bicara untuk membicarakan masalahnya. Tidak selalu mudah, tetapi mereka dapat mengendalikan amarahnya.
Menganalisis dan memahami perasaan di balik situasi tertentu adalah sesuatu yang secara alami dilakukan oleh seseorang dengan EQ tinggi.
3. “Mundurlah sejenak”
Orang yang cerdas secara emosional mungkin menggunakan kalimat ini untuk membantu lawan bicara memproses perasaannya.
Mereka mungkin ingin orang tersebut memikirkan semuanya terlebih dahulu sebelum memperburuk situasi. Mereka tahu bahwa berhenti sejenak sebelum berbicara adalah cara yang ampuh untuk memulai percakapan tanpa mengatakan sesuatu yang tidak mereka maksudkan.
4. “Aku tidak nyaman membicarakan hal ini sekarang”
Terkadang, memberi tahu seseorang bahwa Bunda sedang tidak dalam kondisi mental yang tepat untuk membicarakan sesuatu dapat mengubah segalanya. Hal itu mencegah terjadinya perdebatan.
Orang yang cerdas secara emosional tahu bahwa mungkin lebih baik untuk menghindari topik-topik ini sepenuhnya dan memberi tahu mereka bahwa Bunda lebih suka tidak membahasnya.
5. “Aku mendengarmu”
Orang dengan EQ tinggi mungkin akan menggunakan kalimat ini untuk membantu mereka menenangkan diri, sebab nada atau emosi yang keluar belum tentu beralasan. Mereka ingin orang tersebut tahu bahwa mereka didengarkan.
6. “Apa hasil terbaiknya?”
Seseorang dengan EQ tinggi mungkin menggunakan kalimat ini untuk memahami dari mana mereka berasal. Apa yang mereka inginkan? Apa skenario terbaiknya? Ini dapat membantu orang yang kekanak-kanakan untuk fokus pada solusi daripada masalah.
7. “Yang saya dengar adalah…”
Tidak selalu mudah untuk menghentikan pertengkaran yang penuh dengan emosi. Terkadang, mereka berakhir dalam pertengkaran hebat.
Dengan mengatakan, “Yang saya dengar adalah…” mereka mencoba merumuskan kembali apa yang mereka dengar. Mereka mungkin mendorong orang tersebut untuk membangun kecerdasan emosionalnya sendiri.
8. “Aku bisa melihat kamu sedang kesal”
Orang yang belum dewasa secara emosional dapat melampiaskan masalah mereka kepada orang lain. Dengan mengucapkan kalimat ini, seseorang dengan EQ yang tinggi mungkin akan mencoba meredakan situasi, atau setidaknya berusaha untuk berempati dengan mereka.
Momen-momen ini bisa sangat menegangkan, dan seseorang dengan kecerdasan emosional akan melakukan segala yang mereka bisa untuk membantu.
9. “Mari kita kecilkan suara kita”
Kebiasaan berteriak terus-menerus merusak semua hubungan. Seseorang dengan EQ tinggi mungkin akan mencoba menjaga hubungan tetap baik dengan orang yang belum dewasa secara emosional dan meminta mereka untuk menurunkan volume suara.
10. “Ini terasa tidak benar bagiku”
Orang yang kekanak-kanakan mungkin mengatakan apa yang mereka pikirkan tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain.
“Ini terasa tidak benar bagiku” adalah cara yang baik untuk memberi tahu seseorang bagaimana perilakunya memengaruhi mereka.
Mengucapkan kalimat ini mungkin akan memperburuk keadaan dengan beberapa orang yang belum dewasa, tetapi mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk meredakan ketegangan.
11. “Mungkin saja”
Seseorang dengan EQ tinggi mungkin akan mengatakan, “Mungkin saja” untuk memberi lawan bicara sedikit validasi.
Mereka mungkin menggunakan kalimat ini sebagai mekanisme pertahanan. Mereka tidak ingin memperpanjang argumen lebih dari yang seharusnya.
Orang yang belum dewasa selalu ingin benar. Lebih mudah untuk mengikuti apa yang mereka katakan daripada mencoba membujuk mereka agar berpikir logis.
Nah, itulah beberapa kalimat yang sering digunakan orang dengan EQ tinggi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
15 Kalimat yang Sering Digunakan Orang dengan EQ Rendah
3 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan EQ Tinggi saat Kondisi Sulit
Psikolog Harvard Ungkap 7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan EQ Rendah
15 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi, Cocok Jadi Pemimpin
TERPOPULER
11 Kalimat yang Digunakan Orang dengan EQ Tinggi saat Hadapi Lawan Bicara yang Kekanak-kanakan
Sering Bertengkar dengan Pasangan di Mobil? Bunda dan Ayah Mungkin Miliki Perasaan Ini
Perbedaan Tes TORCH dan NIPT yang Sering Bikin Bingung
5 Potret Xavier Anak Rini Yulianti Berwajah Korea Seperti Sang Ayah
Kenali Parentification, Saat Anak Dipaksa Dewasa & Memikul Peran Orang Tua
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vacuum Cleaner Wet and Dry, Sedot Debu Sekaligus Mengepel Lantai
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Perbedaan Tes TORCH dan NIPT yang Sering Bikin Bingung
5 Potret Kedekatan Gong Seung Yeon & Jeongyeon TWICE, Kakak Adik yang Sama-sama Sukses
11 Kalimat yang Digunakan Orang dengan EQ Tinggi saat Hadapi Lawan Bicara yang Kekanak-kanakan
Sering Bertengkar dengan Pasangan di Mobil? Bunda dan Ayah Mungkin Miliki Perasaan Ini
5 Potret Xavier Anak Rini Yulianti Berwajah Korea Seperti Sang Ayah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Penyebab Bisnis Travel Umrah Bobby Tince Bangkrut, Sampai Rugi Rp2 Miliar
-
Beautynesia
3 Idol K-Pop yang Comeback Bintangi Drakor Baru pada Mei 2026
-
Female Daily
LIEBESKIND Berlin Comeback ke Indonesia, Hadirkan Tas Kulit Premium dengan Desain Timeless!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Penampilan Nyentrik Aktris Nadine Bhabha, Pakai Gaun dari 500 Gigi
-
Mommies Daily
Dewi Yullyanti: Single Mom Bukan Harus Kuat Terus