Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cut Off! 7 Ciri Kepribadian Orang yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Bikin Hidup Kacau

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 20 May 2026 22:00 WIB

Ciri Kepribadian Orang Harus Dihindari
Ciri Kepribadian Orang Harus Dihindari/ Foto: Getty Images/eakgrunge
Daftar Isi
Jakarta -

Dalam perjalanan hidup, Bunda mungkin akan bertemu dengan berbagai kepribadian. Ada yang membawa pengaruh baik, tetapi ada juga sosok dengan sikap negatif yang dapat memicu masalah dalam keseharian. Saatnya cut off dengan orang yang memiliki ciri kepribadian tersebut.

Perilaku toxic bisa muncul dalam banyak bentuk, mulai dari manipulasi halus hingga tindakan agresif yang dilakukan secara terang-terangan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental dan hubungan dengan orang sekitar.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak awal. Dengan begitu, Bunda dapat melindungi diri sekaligus menjaga hubungan tetap sehat dan nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


7 Ciri kepribadian orang yang sebaiknya dihindari

Untuk membantu Bunda mengenali orang-orang tersebut, berikut beberapa ciri kepribadian orang yang harus segera dihindari atau cut off agar tak mengacaukan hidup:

1. Hanya memberikan dukungan saat Bunda kesulitan

Dilansir laman The open book, saat keadaan buruk, mereka ada di sana. Menawarkan tisu, mengatakan semuanya akan baik-baik saja.

Mereka sangat mendukung, pengertian, dan teman yang sangat baik. Namun, ketika keadaan membaik, mereka tidak lagi muncul. Mungkin mereka ada di sana, tetapi kemungkinan merendahkan Bunda dan membuat masalah.

Sebuah studi menunjukkan bahwa sebagian orang merasa terancam oleh kesuksesan teman-temannya. Bukan karena mereka orang jahat, tetapi karena kesuksesan orang lain membuat mereka merasa lebih buruk tentang diri sendiri.

2. Tidak suka dengan batasan yang ditetapkan

Mereka mungkin akan memberikan tatapan tanpa kata, membuat komentar pasif agresif, membicarakan, dan menjadikan Bunda penjahat karena berani memiliki kebutuhan.

Sebuah studi tahun 2019 dalam Journal of Social and Personal Relationships, menemukan bahwa orang yang bereaksi buruk terhadap batasan lebih cenderung memiliki sifat narsistik. Mereka melihat batasan Bunda sebagai serangan pribadi.

3. Menghina dan mengatakan itu hanya lelucon

Mereka mungkin akan menghina dan mengatakan hanya bercanda. Mereka menghina, lalu bersembunyi di balik humor sehingga Bunda tidak bisa marah tanpa terlihat seperti pihak yang bermasalah.

Orang yang terus-menerus menjadikan Bunda bahan lelucon, mereka tidak menghormatimu. Mereka melihat Bunda sebagai sasaran empuk, seseorang yang tidak akan melawan balik.

4. Mereka datang dengan masalah, tetapi menghilang ketika dibutuhkan

Setiap percakapan selalu tentang mereka, masalah mereka, beserta dramanya. Bunda mungkin akan memberikan mereka nasihat dan mendengarkan ceritanya. Namun, mereka tidak hadir ketika Bunda membutuhkan.

Sebuah hubungan seharusnya bersifat timbal balik. Saling memberi dan menerima. Kedua belah pihak saling mendukung satu sama lain.

Namun, dengan parasit emosional, pemenangnya mengambil semua. Mereka memperlakukan Bunda mungkin seperti tempat pembuangan emosi, terapi gratis, dan layanan dukungan 24/7.

5. Membuat Bunda merasa bersalah karena berubah

Mereka mungkin tidak peduli dengan versi yang lebih baik. Mereka hanya menginginkan diri Bunda yang dulu kembali, sosok yang membuat mereka nyaman.

Orang menolak perubahan pada teman mereka karena hal itu mengancam kestabilan hubungan. Mereka mungkin takut akan kehilangan Bunda. Namun, mereka tidak ingin Bunda berada dalam versi terbaik.

Jika seseorang membuat merasa bersalah karena hal itu, mereka tidak menyayangi sepenuhnya. Mereka hanya suka dengan versi diri Bunda yang sesuai dengan keinginannya.

6. Pilihan mereka selalu dianggap benar

Bunda mungkin terus-menerus membenarkan pilihan mereka, sampai mungkin merasa kewalahan dengan hal ini. Jika seseorang ingin memahami Bunda, mereka akan memahaminya sejak pertama kali.

7. Menyangkal hal-hal yang Bunda ingat dengan jelas

Bunda mengingat sesuatu dengan jelas, sebuah percakapan, janji, dan sesuatu yang mereka katakan. Namun, mereka menatap seolah-olah semuanya tidak benar.

Perilaku ini dikenal juga dengan gaslighting, yaitu salah satu taktik paling umum yang digunakan perilaku kekerasan. Namun, Bunda tidak harus berada dalam hubungan yang penuh kekerasan untuk mengalaminya.

Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang sebaiknya dihindari karena bisa menimbulkan kekacauan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis! 

(asa/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda