moms-life
Tahun Baru Islam 1448 H/2026: Tanggal, Jadwal, Amalan, dan Keutamaannya
HaiBunda
Rabu, 10 Jun 2026 15:00 WIB
Daftar Isi
Setiap tahun, umat muslim memperingati Tahun Baru Islam yang jatuh pada 1 Muharram. Momen ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam kalender Hijriah karena termasuk empat bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Mengutip buku Mengenal Hari-hari Besar Islam karya Marfu’ah, S.Ag, Tahun Baru Hijriah berkaitan dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah. Peristiwa tersebut kemudian dijadikan sebagai awal penanggalan dalam kalender Hijriah.
Secara umum, hijrah berarti berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Lalu, kapan malam 1 Muharram 1448 H dalam penanggalan Masehi tahun 2026?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal 1 Muharram 1448/2026
Dilansir detikcom, berdasarkan kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharram 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026.
Pergantian hari dalam perhitungan penanggalan Hijriah terjadi di waktu Maghrib. Maka, malam 1 Muharram 1448 H jatuh pada 15 Juni 2026 setelah waktu Maghrib, Bunda.
Amalan & keutamaan malam 1 Muharram
Satu hal penting yang dapat Bunda lakukan untuk memperingati malam 1 Muharram yaitu dengan cara berintrospeksi diri dan lebih giat mengamalkan ajaran agama Islam secara murni. Berikut beberapa amalannya:
1. Bersedekah
Sedekah yang diniatkan karena Allah SWT, pahalanya sama seperti bersedekah selama setahun. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis Abdullah bin Amru bin Al-Ash berikut ini:
“Barangsiapa berpuasa di hari Asyura, maka seakan-akan berpuasa selama setahun, dan barangsiapa bersedekah di hari ini, maka seakan-akan bersedekah selama satu tahun.”
2. Mengerjakan salat
Tentu saja, salat fardhu lima waktu menjadi kewajiban setiap muslim. Namun tidak hanya itu, Bunda juga dianjurkan untuk melaksanakan salat sunnah lainnya seperti qobliyah dan ba’diyah, atau sebelum dan sesudah salat wajib.
3. Menyiapkan diri untuk berpuasa sunnah
Puasa sunnah boleh dilakukan satu hari pada 1 Muharram saja, tetapi lebih utama jika dikerjakan selama 10 hari, yaitu tanggal 1-10 Muharram dengan puasa Asyura.
4. Muhasabah
Setiap muslim juga dianjurkan untuk mengevaluasi diri atas segala perbuatan di tahun lalu dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
5. Membaca doa akhir tahun
Menjelang pergantian tahun, ada bacaan doa akhir tahun yang dapat Bunda amalkan untuk memohon pengampunan dari Allah SWT.
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَائِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ يَاكَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Wa shallallaahu alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma ma 'amiltu fi haadzihis sanati mimmaa nahaitani 'an-hu falam atub min-hu walam tardhahu walam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'ala uquubatii wa da'autanii ilattaubati min-hu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa innii astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaba fas'alukallahumma yaa karimu yaa dzal jalaali wal ikraam, an tataqabbalahu minnii wa la taqtha' rajai minka yaa karim, wa sallallaahu 'ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'ala aalihii wa sahbihii wa sallam
Artinya:
“Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw., beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah aku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untukku, dan Engkau telah mengajakku untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu, ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amalku dan semoga Engkau tidak memutuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan, semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami, Muhammad, serta keluarga dan sahabatnya.”
6. Membaca doa awal tahun
Sebagian ulama menyebutkan barang siapa yang membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali setelah salat rawatib bakdiyah Maghrib pada 1 Muharram, maka Allah SWT memerintahkan dua malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan selama setahun mendatang.
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمَعْوُلِ. وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ إِلَيْنَا، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ،
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wasallam.
Allaahumma antal abadiyul qadiimul awwalu wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa juudikal mu-awwal. Wa haadzaa 'aamun jadiidun qad akbala ilainaa. Nas-alukal 'ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa-ihi wajunuudihii wal 'auni 'alaa hadzihin nafsil ammaarati bissuu-i wal ishtighaali bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa arhamar raahimiin.
Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'aala aalihi wa shahbihii wasallam.
Artinya:
“Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, serta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Engkau-lah Yang Maha Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan, hanya kepada anugerah-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang menjadi tempat bergantung. Dan, inilah tahun baru yang benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, pembantu-pembantunya, dan bala tentaranya. Dan, kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, dan agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara mereka yang mengasihi. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, serta keluarga dan sahabatnya.”
Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui terkait Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H/2026. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
50 Contoh Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1447 H/2025 M yang Menyentuh Hati
Mom's Life
Tahun Baru Islam 1447/2025: Sejarah, Tanggal, Amalan, Makna, dan Keutamaannya
Mom's Life
Doa Akhir dan Awal Tahun Islam Beserta Tata Cara & Waktu Membacanya
Mom's Life
Anjuran Minum Susu pada 1 Muharram dan Bacaan Doa sesuai Sunnah
Mom's Life
Makna Tahun Baru Islam, Sejarah 1 Muharram, dan Bedanya dengan Masehi
5 Foto
Mom's Life
5 Artis Korea yang Aktif Mendukung Hak dan Pemberdayaan Perempuan, Ada Bae Suzy hingga Kim Yo Jung
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Doa Akhir dan Awal Tahun Islam Lengkap dengan Amalan dan Waktu Membacanya
Doa Akhir dan Awal Tahun Islam Beserta Tata Cara & Waktu Membacanya
Amalan Sunnah Tahun Baru Islam 1 Muharram