HaiBunda

MOM'S LIFE

5 Warna Cat Pembawa Sial Menurut Pakar, Sebaiknya Dihindari untuk Kamar Tidur

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 23 Jun 2026 20:40 WIB
Ilustrasi warna cat pembawa sial menurut pakar / Foto: Getty Images/iStockphoto/IgnacioSalaverria

Mau ganti warna cat untuk kamar tidur? Mungkin Bunda perlu menghindari beberapa warna cat pembawa sial menurut pakar.

Pemilihan warna cat kamar tidur biasanya didasarkan pada selera pribadi, tren dekorasi, atau pertimbangan kenyamanan. Namun belakangan ini semakin banyak orang yang tertarik pada psikologi warna dan pengaruhnya terhadap suasana hati, kualitas tidur, hingga kesejahteraan secara keseluruhan.

Tak hanya berdampak pada emosi, sejumlah pakar spiritual dan kesehatan tidur meyakini bahwa warna tertentu juga dapat memengaruhi keberuntungan seseorang. Beberapa warna yang populer digunakan di kamar tidur bahkan disebut memiliki energi negatif yang berpotensi menghambat datangnya keberuntungan dalam kehidupan sehari-hari.


Warna cat pembawa sial menurut pakar

Berikut lima warna cat yang dianggap membawa sial menurut para ahli.

1. Hitam

Warna hitam sering dipilih untuk menciptakan suasana kamar yang elegan, dramatis, dan terasa lebih intim. Meski tampilannya terlihat mewah, warna ini ternyata termasuk salah satu warna yang paling tidak direkomendasikan untuk kamar tidur menurut pakar spiritual.

“Hitam, terlepas dari undertone-nya, membawa perasaan berat ke dalam kamar tidur, mengaburkan spiritualitas dan menghalangi energi positif, ujar Tara Bennet seorang astrolog sekaligus pelatih spiritual di Mediumchat, dilansir dari Homes and Gardens.

Ia juga menambahkan bahwa warna hitam sering dikaitkan dengan kematian sehingga dapat menghadirkan rasa suram yang menghentikan keberuntungan sebelum kesempatan datang. Spesialis konten kesehatan tidur dari Sleepopolis, Vanessa Osorio, juga menilai warna hitam bisa memicu perasaan sedih, marah, dan takut yang berpotensi memperburuk gejala depresi.

2. Ungu

Ungu selama ini identik dengan kemewahan, kemakmuran, dan status sosial tinggi. Tak heran jika warna ini sering menjadi pilihan untuk menghadirkan nuansa berkelas di kamar tidur. Namun menurut Bennet, warna ungu memiliki sisi lain yang kurang menguntungkan.

“Meskipun ungu melambangkan kerajaan dan kemewahan, seperti hitam, warna ini juga diasosiasikan dengan kematian,” ujarnya.

Ia memperingatkan bahwa terlalu banyak energi negatif dari warna tersebut dapat menghalangi keberuntungan masuk, baik melalui mimpi maupun kehidupan sehari-hari.

3. Putih

Warna putih dikenal sebagai simbol kebersihan, kesucian, dan kesan ruangan yang lebih luas. Karena sifatnya netral, putih menjadi salah satu warna favorit untuk kamar tidur diberbagai gaya interior.

Meski demikian, Bennet menyarankan agar warna putih tidak dijadikan warna dominan di kamar tidur. Menurut dia, warna putih melambangkan sterilitas sehingga dianggap kurang baik bagi pasangan yang sedang merencanakan keturunan.

“Putih adalah warna paling bersih dan melambangkan kemurnian. Biasanya warna ini meningkatkan energi positif di dalam rumah, tapi tak disarankan untuk kamar tidur,” jelasnya.

4. Cokelat

Warna cokelat sering digunakan untuk menciptakan kesan hangat dan alami dalam ruangan. Namun penggunaan warna ini secara berlebihan di kamar tidur dinilai dapat memberikan dampak psikologis yang kurang baik.

Osorio menjelaskan bahwa warna cokelat memiliki efek serupa dengan hitam sehingga dapat memunculkan perasaan murung dan membuat ruangan terasa kusam. Oleh sebab itu, warna cokelat tua sebaiknya digunakan secara terbatas atau hanya aksen saja.

“Menggunakan warna-warna seperti ini di kamar tidur dapat meningkatkan risiko munculnya perasaan sedih atau depresi yang berkepanjangan serta menurunkan kualitas tidur secara keseluruhan.”

5. Abu-abu gelap

Abu-abu merupakan warna yang sangat populer dalam desain interior modern karena dianggap elegan dan mudah dipadukan dengan berbagai elemen dekorasi. Namun para ahli mengingatkan agar tidak memilih nuansa abu-abu yang terlalu gelap untuk kamar tidur.

Menurut Osorio, warna abu-abu gelap dapat membuat ruangan terasa sempit dan menimbulkan kelelahan secara fisik maupun emosional. Abu-abu gelap dapat membuat kamar terasa membatasi dan sangat menguras energi secara fisik serta emosional.

Vanessa pun menambahkan bahwa menghindari warna-warna yang memicu reaksi emosional negatif merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan mental dan kualitas istirahat.

Saat memilih warna kamar tidur, tidak ada salahnya mempertimbangkan aspek psikologis dan kenyamanan selain tren dekorasi. Warna-warna yang menenangkan seperti biru lembut, hijau sage, atau krem sering dianggap lebih mendukung kualitas tidur sekaligus menciptakan suasana yang nyaman dan positif di dalam ruangan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bunda Wajib Punya! 5 Panci Stainless Steel yang Bagus dan Tahan Lama

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Amaira Anak Farah Quinn Selalu Curi Perhatian, Terbaru Ikut Kompetisi Golf

Parenting Nadhifa Fitrina

Cara Mengenali Orang yang Diam-diam Mengagumi Kamu Tapi Takut Mengungkapkan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ahli Meteorologi Dipecat Setelah Ambil Cuti saat Istri Melahirkan dan Bantu Urus Bayi

Kehamilan Indah Ramadhani

5 Warna Cat Pembawa Sial Menurut Pakar, Sebaiknya Dihindari untuk Kamar Tidur

Mom's Life Arina Yulistara

Mengenal Hero Child Syndrome saat Anak Merasa Harus Selalu Kuat

Parenting Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang yang Diam-diam Mengagumi Kamu Tapi Takut Mengungkapkan

5 Potret Amaira Anak Farah Quinn Selalu Curi Perhatian, Terbaru Ikut Kompetisi Golf

5 Warna Cat Pembawa Sial Menurut Pakar, Sebaiknya Dihindari untuk Kamar Tidur

Mengenal Hero Child Syndrome saat Anak Merasa Harus Selalu Kuat

Ahli Meteorologi Dipecat Setelah Ambil Cuti saat Istri Melahirkan dan Bantu Urus Bayi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK