MOM'S LIFE
Pajak E-Commerce Berlaku 1 Agustus, Begini Dampaknya Bagi Bunda yang Jualan Online
Arina Yulistara | HaiBunda
Jumat, 03 Jul 2026 17:10 WIBBunda jualan online? Yuk simak informasi terbaru mengenai pajak e-commerce yang berlaku mulai Agustus nanti.
Bunda yang memiliki usaha di marketplace seperti toko online kini perlu mengetahui aturan baru terkait perpajakan. Mulai 1 Agustus 2026, pemerintah akan menerapkan mekanisme pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) bagi Bunda yang berjualan melalui platform e-commerce atau Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).
Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan level playing field atau keadilan antara pedagang yang berjualan di mal/pasar dengan pedagang digital. Selama ini pedagang konvensional sudah lama menunaikan kewajiban pajaknya. Dengan beralihnya perilaku belanja masyarakat ke platform digital, mekanisme pemungutan pun harus menyesuaikan.
Mengutip CNBC Indonesia dan detikcom, berikut informasi mengenai perpajakan e-commerce.
Pajak e-commerce berlaku 1 Agustus
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan bahwa potensi pajak dari sektor perdagangan digital terus meningkat selama lima tahun terakhir. Sebelumnya, penerimaan dari sektor ini berkisar di angka Rp8 triliun hingga Rp12 triliun.
"Mudah-mudahan dengan pemungutan ini kepatuhan meningkat, akurasi pemungutan juga membuat akurasi perbandingan data di Coretax kami meningkat. Kami berharap setidaknya bisa katakanlah ya insyaallah bisa naik 100 persen lah. Jadi di angka mungkin Rp16 triliun sampai Rp24 triliun setahun," ujar Bimo dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026)
Mekanisme pemungutan pajak e-commerce
Bimo menjelaskan mekanisme ini justru akan mempermudah pedagang. Adapun beberapa langkah utama dalam mekanisme penerapan pemungutan pajak melalui e-commerce.
- Konsumen melakukan pembayaran melalui marketplace.
- Marketplace memungut PPh Pasal 22 atas penghasilan pedagang dalam negeri.
- Marketplace menerbitkan tagihan atau invoice atas transaksi tersebut yang di dalamnya berisi informasi besarnya PPh Pasal 22 yang dipungut.
- Dokumen tagihan atau invoice elektrik yang diterbitkan oleh marketplace ini merupakan dokumen yang dipersamakan dengan bukti pemungutan PPh Pasal 22. Jadi tidak perlu ada double effort dokumen tagihan invoice elektronik dipersamakan dengan bukti pemungutan.
- Marketplace menyetorkan pemungutan tersebut ke kas negara.
- Marketplace setelah menyetorkan pemungutan melaporkan pemungutan melalui SPT PPh Masa Unifikasi.
Apakah semua seller kena pajak?
Pemerintah memberikan sejumlah pengecualian sehingga tidak semua pedagang marketplace dikenai pemungutan PPh Pasal 22. Beberapa di antaranya adalah:
- Wajib pajak orang pribadi dengan omzet sampai Rp500 juta per tahun yang telah menyampaikan surat pernyataan.
- Mitra jasa pengiriman atau ekspedisi berbasis aplikasi.
- Pedagang yang memiliki surat keterangan bebas pemotongan atau pemungutan PPh.
- Penjualan pulsa dan kartu perdana.
- Transaksi emas dan batu permata dalam ketentuan tertentu.
- Pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
Kalau omzet masih kecil, apakah aman?
Kabar baiknya, iya. Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), pelaku usaha orang pribadi dengan omzet masih di bawah Rp500 juta per tahun tidak dikenai PPh final UMKM. Namun, jika omzet telah melampaui angka tersebut, seluruh omzet akan dikenakan tarif PPh Final 0,5% hanya atas kelebihannya.
Misalnya saja, omzet usaha Bunda selama setahun mencapai Rp600 juta. Contoh perhitungannya sebagai berikut:
Omzet setahun: Rp600 juta
Bagian yang tidak dikenai pajak: Rp500 juta
Omzet yang dikenai PPh: Rp100 juta
PPh final: 0,5% × Rp100 juta = Rp500.000
Tetap wajib punya NPWP dan lapor pajak
Meski omzet usaha belum mencapai Rp500 juta dan belum dikenai PPh final, kewajiban perpajakan tetap perlu diperhatikan. Pedagang online tetap dianjurkan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta melaksanakan pelaporan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain menggunakan skema PPh final UMKM, wajib pajak juga masih memiliki pilihan menggunakan skema perpajakan umum, baik melalui Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) maupun pembukuan. Dalam skema tersebut, pajak yang telah dipungut marketplace dapat menjadi kredit pajak saat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Rintis Usaha Bersama Suami, Simak Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Resmi Cerai, Andhara Early Kini Jualan Basreng hingga Sibuk Jadi MC
5 Sumber Cuan Raisa Selain dari Menyanyi, Ada Bisnis Kecantikan hingga Coffee Shop
11 Peluang Bisnis 2025 untuk Raih Cuan, Ini Tips Mengawalinya
Inspiratif Bun! Cerita Pramugari Kena PHK, Kini Raup Omzet Puluhan Juta dari Jamu
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang Bermental Kuat tapi Baik Hati dari 7 Kalimat yang Sering Diucapkan
Deretan Anak Artis Rayakan Hari Kemerdekaan RI, Pakai Baju Adat hingga Ikut Lomba
Potret Kebersamaan Lesti Kejora & Rizky Billar Bareng Tiga Anak, Didoakan Bahagia selalu
Kontraksi Braxton Hicks: Penyebab dan Cara Membedakannya dengan Kontraksi Asli
Sekolah di Jakarta Diizinkan PJJ 18 Agustus 2026, Simak Ketentuan Lengkapnya Bun!
REKOMENDASI PRODUK
[TIPS RUMAH SENIN] 7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus & Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang Bermental Kuat tapi Baik Hati dari 7 Kalimat yang Sering Diucapkan
Kontraksi Braxton Hicks: Penyebab dan Cara Membedakannya dengan Kontraksi Asli
Deretan Anak Artis Rayakan Hari Kemerdekaan RI, Pakai Baju Adat hingga Ikut Lomba
[TIPS RUMAH SENIN] 7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus & Berkualitas
Potret Kebersamaan Lesti Kejora & Rizky Billar Bareng Tiga Anak, Didoakan Bahagia selalu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bikin Konten Rame-Rame? Mic Wireless 4 Channel Ini Jawab Masalah Audio Grup
-
Beautynesia
5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Bikin Orang Tidak Betah Ngobrol Denganmu
-
Female Daily
POP TOY SHOW Singapore 2026 Hadir dengan Koleksi Eksklusif dan Mainan yang Wajib Diburu Kolektor!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sosok Miss Peru 2026 yang Gelarnya Mendadak Dicopot, Batal ke Miss Universe
-
Mommies Daily
Jangan Langsung Marah! 7 Cara Menegur Anak Remaja Tanpa Memicu Pertengkaran di Rumah