Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Mengenali Orang Bermental Kuat tapi Baik Hati dari 7 Kalimat yang Sering Diucapkan

Elia Amaliana   |   HaiBunda

Senin, 17 Aug 2026 22:00 WIB

Business groups congratulate each other and shake hands to show their success in their careers.
Ilustrasai cara mengenali orang bermental kuat tapi baik hati / Foto: Getty Images/AEKACHAI LUNGMIN
Daftar Isi

Setiap orang pasti memiliki kekuatan mental yang berbeda satu sama lain. Mental yang kuat sering dikaitkan dengan karakter yang keras, bijak, dan berani dalam menjalani hidup. Namun, seseorang dengan mental yang kuat juga memiliki sisi yang hangat dan peduli terhadap sesama. Mental merupakan sesuatu yang merujuk pada kondisi emosional, psikologis, dan kondisi sosial seseorang.

Menjadi pribadi yang baik bukan berarti menjadi seseorang yang selalu mengalah.  Mereka seringkali memiliki batasan yang kuat untuk diri sendiri maupun orang lain. Mereka tahu kapan mereka harus berkata tidak, namun di saat yang bersamaan mereka tetap memperlakukan orang dengan rendah hati. Hal tersebut biasanya tercermin dari cara mereka berkomunikasi di kehidupan sehari-hari.

Setiap kalimat yang terucap menggambarkan pola pikir yang dewasa, penuh percaya diri, keyakinan diri, dan penuh empati. Dari hal tersebut bisa terlihat bagaimana mereka menghadapi tantangan tanpa kehilangan hati yang murni dan tulus. Mereka cenderung menciptakan kedamaian sehingga mereka sering terhindar dari konflik yang tidak perlu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Lantas, bagaimana cara mengenali orang bermental kuat yang baik hati? Simak penjelasan berikut, Bunda.

Cara mengenali orang bermental kuat tapi baik hati

Berikut cara mengenali orang bermental kuat tapi baik hati.

1. “Apakah kamu bersedia untuk..”

Ungkapan ini dapat menyelamatkan berbagai hubungan dan sering diucapkan oleh orang yang yang tangguh sekaligus baik hati. Hasil penelitian dari Universitas Cabridge, perselisihan yang terjadi di lingkungan keluarga biasa terjadi karena ego yang lebih mencari siapa yang berkuasa dan tidak.

Tapi pada kenyataannya tidak ada kekuasaan dalam keluarga, semua saling membutuhkan dan peduli satu sama lain. Ungkapan ini dirasa lebih pas dan efektif karena ungkapan ini merupakan penawaran sebuah pilihan, bukan sebuah tuntutan atau perintah. 

2. ‘Saya mengerti mengapa kamu merasa seperti itu..'

Seseorang dengan kondisi yang frustrasi atau sedang marah ketika mendapatkan respons yang empatik, mereka akan akan turut meredakan emosinya dan situasi tidak semakin memanas. Dengan begitu, seseorang dapat memahami perasaan dan lawan bicaranya merasa dipahami. Ketegangan sebelumnya dapat mereda dan seseorang dapat menggali penjelasan mengenai hal yang perlu diselesaikan. 

3. ‘Maaf, kamu benar..’

Ketika melakukan kesalahan seseorang dengan kesehatan mental kuat tidak malu untuk mengakui kesalahan dan berusaha memperbaikinya di masa depan daripada membela diri.

4. ‘Aku mengerti..’

Menghadapi orang yang keras kepala tentunya menjadi sebuah tantangan. Mereka akan berkata “Berhenti memberi tahu saya apa yang harus saya lakukan!” untuk menunjukkan diri bahwa mereka lebih tahu. Orang dengan mental kuat akan mengabaikan ini karena mereka tahu jika diteruskan tidak akan menyelesaikan masalah. Alih-alih berdebat, mereka cenderung berempati dengan perasaan lawan bicara.

Penelitian menunjukkan bahwa empati dapat memotivasi seseorang menjadi lebih baik dan bekerja sama secara emosional. Apapun tantangannya, kuncinya tetap pada komitmen untuk mempertahankan kekuatan emosional sekaligus hati yang baik.

Bunda sangat diperbolehkan untuk pergi ketika tidak dihargai, tetapi tetaplah berkomitmen untuk tetap bersikap baik hati dengan seseorang tersebut.

Itulah ciri mengenali orang bermental kuat tapi baik hati dari 7 kalimat yang sering diucap. Semoga membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda