MOM'S LIFE
Benarkah AI Makin Menyulitkan Fresh Graduate Cari Kerja? Ini Temuan Studi
Arina Yulistara | HaiBunda
Selasa, 14 Jul 2026 20:40 WIBPerkembangan AI sering dikaitkan dengan kendala di dunia kerja? Benarkah kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bisa menyulitkan para lulusan baru? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda.
Perkembangan AI semakin mengubah cara perusahaan bekerja. Di satu sisi, teknologi ini mampu meningkatkan produktivitas dan membantu menyelesaikan berbagai tugas lebih cepat. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa AI mulai mempersulit lulusan baru atau fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan.
Kekhawatiran tersebut bukan sekadar dugaan. Sebuah studi terbaru yang dipimpin ekonom Universitas Stanford, Erik Brynjolfsson, menemukan bahwa dampak AI terhadap pasar kerja ternyata paling terasa bagi pekerja yang baru memulai karier.
Temuan ini menunjukkan bahwa posisi entry-level menjadi kelompok yang paling rentan terdampak sejak teknologi AI generatif seperti ChatGPT digunakan secara luas.
Kata studi: ada penurunan peluang kerja bagi fresh graduate
Mengutip Yahoo Finance, pada Agustus tahun lalu, tim peneliti yang dipimpin Erik Brynjolfsson merilis analisis mengenai dampak AI terhadap dunia kerja menggunakan data administrasi berskala besar dari ADP, salah satu penyedia layanan penggajian terbesar di Amerika Serikat.
Meski sempat menuai kritik dari sejumlah ekonom yang menilai penurunan perekrutan dipicu oleh faktor lain, seperti suku bunga tinggi, kondisi ekonomi, hingga perubahan pola kerja pascapandemi, Brynjolfsson terus memperbarui data penelitiannya. Hasil terbaru justru menunjukkan pola yang semakin konsisten.
Data terbaru menunjukkan tren yang semakin kuat
Penelitian terbaru menggunakan Canaries Dashboard, hasil kolaborasi Stanford Digital Economy Lab dan ADP Research. Dashboard ini menganalisis data sekitar 4,6 juta pekerja dari lebih dari 730 jenis pekerjaan sehingga mampu memantau perubahan pasar kerja secara hampir real-time.
Menurut Brynjolfsson, data terbaru menjadi jawaban atas anggapan bahwa temuan sebelumnya hanya bersifat sementara.
Dampak AI pada industri kerja
Jika melihat keseluruhan tenaga kerja, perubahan yang terjadi memang tampak kecil. Hingga April 2026, pekerjaan yang paling banyak terpapar AI hanya mengalami penurunan sekitar 0,2% dibanding tahun sebelumnya, sementara pekerjaan dengan paparan AI rendah justru tumbuh sekitar 0,1%.
Hasilnya sangat berbeda ketika data dipisahkan berdasarkan usia dan tahap karier. Pada kelompok pekerja berusia 22 hingga 25 tahun, lapangan kerja di sektor yang paling terpapar AI menyusut hingga 3,8% setiap tahun.
Sebaliknya, pekerjaan dengan paparan AI rendah untuk kelompok usia yang sama justru meningkat sekitar 2% per tahun. Penurunan juga terlihat pada pekerja usia 31 hingga 34 tahun yang mencapai 1,7%.
Sementara itu, kelompok usia 35 hingga 40 tahun masih mencatat pertumbuhan lapangan kerja sekitar 2%.
Mengapa fresh graduate lebih rentan terdampak AI?
AI tidak langsung menggantikan seluruh pekerjaan. Sebaliknya, teknologi ini lebih dahulu mengambil alih tugas-tugas sederhana yang biasanya diberikan kepada karyawan baru.
Aktivitas seperti mencari informasi, membuat ringkasan, menyusun jadwal, memformat dokumen, hingga mengolah data kini dapat diselesaikan AI dalam waktu singkat. Padahal tugas-tugas tersebut selama ini menjadi pintu masuk bagi banyak lulusan baru untuk membangun pengalaman kerja.
Sebaliknya, pekerja yang sudah berpengalaman memiliki kemampuan lebih kompleks, seperti pengambilan keputusan, pemahaman konteks pekerjaan, hingga keahlian khusus yang belum mudah digantikan AI.
Sementara itu mengutip CNBCIndonesia, perkembangan adopsi AI makin membuat manusia kesulitan untuk bekerja. Tak terkecuali fresh graduate atau mereka yang baru lulus makin sulit untuk mendapatkan pekerjaan.
Di Swiss, fenomena tersebut banyak dijumpai. Adopsi AI yang masif membuat sejumlah perusahaan tidak banyak menawarkan posisi lowongan pekerjaan junior bagi mereka yang baru lulus kuliah.
Fenomena ini ditemukan dalam sebuah penelitian yang dilakukan portal pekerjaan Swiss, jobsch. Riset dilakukan pada 7,3 juta iklan lowongan pekerjaan dan survei kepada lebih dari 3.600 pekerja.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
"Great Stay" Bertahan di Pekerjaan Meski Tak Bahagia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Mengenali Pekerjaan yang Sulit Digantikan AI di Masa Depan, Cek Daftarnya!
PHK karena AI Ramai Terjadi, tapi Ada Fakta Lain di Baliknya
Pengangguran Muda di Sektor Teknologi Melonjak Akibat AI, Simak Dampaknya
8 Profesi yang Bisa dan Tidak Bisa Digantikan AI di Masa Depan
TERPOPULER
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
Diet Telur Rebus ala IU, Disebut Bisa Bikin Kenyang
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tanggapan Suami Kesha Ratuliu saat Ramai Disebut Sering Liburan padahal Rumahnya Kecil
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Membersihkan Nebulizer Setelah Dipakai Biar Aman untuk Penderita Asma dan ISPA
-
Beautynesia
5 Tipe Karakter Pasangan yang Cocok dengan Libra
-
Female Daily
L’Oréal Paris Infaillible Rilis 11 Shade Lipstik Baru, Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
7 Alasan Nonton Drakor Take Charge of My Heart: Kisah Cinta Unik CEO
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Dopamine Land hingga Synchronize Fest 2026